<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP: Kubu Prabowo Kebakaran Jenggot soal Tabloid Indonesia Barokah</title><description>Menurut Hasto, ketika diserang fitnah dan hoaks, Jokowi tetap tersenyum sementara Prabowo langsung kebakaran jenggot.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/26/605/2009816/pdip-kubu-prabowo-kebakaran-jenggot-soal-tabloid-indonesia-barokah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/26/605/2009816/pdip-kubu-prabowo-kebakaran-jenggot-soal-tabloid-indonesia-barokah"/><item><title>PDIP: Kubu Prabowo Kebakaran Jenggot soal Tabloid Indonesia Barokah</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/26/605/2009816/pdip-kubu-prabowo-kebakaran-jenggot-soal-tabloid-indonesia-barokah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/26/605/2009816/pdip-kubu-prabowo-kebakaran-jenggot-soal-tabloid-indonesia-barokah</guid><pubDate>Sabtu 26 Januari 2019 22:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/26/605/2009816/pdip-kubu-prabowo-kebakaran-jenggot-soal-tabloid-indonesia-barokah-TcT0Z0KxJp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tabloid Indonesia Barokah. (Kuntadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/26/605/2009816/pdip-kubu-prabowo-kebakaran-jenggot-soal-tabloid-indonesia-barokah-TcT0Z0KxJp.jpg</image><title>Tabloid Indonesia Barokah. (Kuntadi)</title></images><description>PROBOLINGGO &amp;ndash; Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto melihat kubu Prabowo-Sandi &quot;kebakaran jenggot&quot; atas tersebarnya tabloid Indonesia Barokah. Tabloid tersebut dianggap menyudutkan pasangan calon nomor urut 02 itu.
Hasto berkata, perbedaan Prabowo-Sandi dengan Jokowi-Ma'ruf terletak pada gaya bersikap yang ditunjukkan masing-masing paslon ketika dirundung isu tak sedap.
&quot;Bedanya Pak Jokowi-Ma'ruf Amin dengan banyak (serangan) selebaran (hoaks) tetap tersenyum. Sementara di sana belum-belum sudah kebakaran jenggot. Itu yang membedakan. Pak Jokowi difitnah, Kiai Ma'ruf difitnah tetap tersenyum,&quot; ujar Hasto saat menghadiri konsolidasi PDIP Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (26/1/2019).



Kendati demikian, Hasto menegaskan tabloid Indonesia Barokah tersebut bukan berasal dari timses Jokowi-Ma'ruf. Karena itu, ia meminta kasus tersebut tidak disangkutpautkan dengan tim pemenangan paslon nomor urut 01.
&quot;Jangan kotori rakyat kita dengan hal-hal yang bisa memecah belah bangsa. Harus disampaikan secara objektif,&quot; tegas Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf itu.

(Baca Juga : Tabloid Indonesia Barokah Timbulkan Keresahan, TKN Minta Serahkan ke Polisi)

Sebagaimana diketahui, kubu Prabowo-Sandi menganggap isi pemberitaan Tabloid Indonesia Barokah yang beredar secara masif di Jawa Tengah dan Jawa Barat tersebut berpotensi memecah belah masyarakat karena menyebarkan kampanye hitam.

(Baca Juga : Dewan Pers Targetkan Investigasi Tabloid Indonesia Barokah Selesai Pekan Depan)
</description><content:encoded>PROBOLINGGO &amp;ndash; Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto melihat kubu Prabowo-Sandi &quot;kebakaran jenggot&quot; atas tersebarnya tabloid Indonesia Barokah. Tabloid tersebut dianggap menyudutkan pasangan calon nomor urut 02 itu.
Hasto berkata, perbedaan Prabowo-Sandi dengan Jokowi-Ma'ruf terletak pada gaya bersikap yang ditunjukkan masing-masing paslon ketika dirundung isu tak sedap.
&quot;Bedanya Pak Jokowi-Ma'ruf Amin dengan banyak (serangan) selebaran (hoaks) tetap tersenyum. Sementara di sana belum-belum sudah kebakaran jenggot. Itu yang membedakan. Pak Jokowi difitnah, Kiai Ma'ruf difitnah tetap tersenyum,&quot; ujar Hasto saat menghadiri konsolidasi PDIP Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (26/1/2019).



Kendati demikian, Hasto menegaskan tabloid Indonesia Barokah tersebut bukan berasal dari timses Jokowi-Ma'ruf. Karena itu, ia meminta kasus tersebut tidak disangkutpautkan dengan tim pemenangan paslon nomor urut 01.
&quot;Jangan kotori rakyat kita dengan hal-hal yang bisa memecah belah bangsa. Harus disampaikan secara objektif,&quot; tegas Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf itu.

(Baca Juga : Tabloid Indonesia Barokah Timbulkan Keresahan, TKN Minta Serahkan ke Polisi)

Sebagaimana diketahui, kubu Prabowo-Sandi menganggap isi pemberitaan Tabloid Indonesia Barokah yang beredar secara masif di Jawa Tengah dan Jawa Barat tersebut berpotensi memecah belah masyarakat karena menyebarkan kampanye hitam.

(Baca Juga : Dewan Pers Targetkan Investigasi Tabloid Indonesia Barokah Selesai Pekan Depan)
</content:encoded></item></channel></rss>
