<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta TNI-Polri Respons Cepat Revolusi Industri 4.0</title><description>Jokowi mengatakan, para prajurit harus lebih menggiatkan kembali kegiatan riset teknologi kemiliteran untuk meningkatkan alutsista.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/337/2010856/jokowi-minta-tni-polri-respons-cepat-revolusi-industri-4-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/29/337/2010856/jokowi-minta-tni-polri-respons-cepat-revolusi-industri-4-0"/><item><title>Jokowi Minta TNI-Polri Respons Cepat Revolusi Industri 4.0</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/337/2010856/jokowi-minta-tni-polri-respons-cepat-revolusi-industri-4-0</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/29/337/2010856/jokowi-minta-tni-polri-respons-cepat-revolusi-industri-4-0</guid><pubDate>Selasa 29 Januari 2019 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/29/337/2010856/jokowi-minta-tni-polri-respons-cepat-revolusi-industri-4-0-jbzJDps3C7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi didamping Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto : Fakhrizal Fakhri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/29/337/2010856/jokowi-minta-tni-polri-respons-cepat-revolusi-industri-4-0-jbzJDps3C7.jpg</image><title>Presiden Jokowi didamping Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto : Fakhrizal Fakhri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta TNI-Polri merespons kemajuan teknologi dalam revolusi industri 4.0 secara cepat, sehingga Indonesia dapat bersaing dengan negara lainnya di dunia.

&quot;Saya ingatkan saja bahwa sekarang ini dengan adanya revolusi industri 4.0 betul-betul harus kita respons, terutama TNI-Polri perlu respons secara cepat,&quot; ujar Jokowi saat menggelar rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Jokowi mengatakan, para prajurit harus lebih menggiatkan kembali kegiatan riset teknologi kemiliteran untuk meningkatkan alat utama sistem pertahanan (alutsista).

&quot;Mungkin dengan lebih menggiatkan lagi riset untuk alutsista kita,&quot; jelasnya.



Kepala Negara secara spesifik meminta TNI-Polri untuk menggunakan teknologi virtual reality, hingga teknologi 3D printing seperti negara lain yang telah mengembangkannya dari sisi kemiliteran.

&quot;Misalnya penggunaan virtual reality dan 3D printing yang di negara lain sudah dikembangkan di sisi kemiliteran,&quot; tandasnya.

(Baca Juga : Jokowi Berbagi Kisah Ibu Penjual Jamu Keliling hingga Bisa Buka Kios)

Dalam kesempatan itu, Jokowi memberikan pengarahannya kepada sekira 300-an perwira tinggi (pati) TNI-Polri. Dia didampingi Menko Polhukam Wiranto, Seskab Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jendral Tito Karnavian.

(Baca Juga : 4 Juta Orang Terima KUR di Era Jokowi)

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta TNI-Polri merespons kemajuan teknologi dalam revolusi industri 4.0 secara cepat, sehingga Indonesia dapat bersaing dengan negara lainnya di dunia.

&quot;Saya ingatkan saja bahwa sekarang ini dengan adanya revolusi industri 4.0 betul-betul harus kita respons, terutama TNI-Polri perlu respons secara cepat,&quot; ujar Jokowi saat menggelar rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Jokowi mengatakan, para prajurit harus lebih menggiatkan kembali kegiatan riset teknologi kemiliteran untuk meningkatkan alat utama sistem pertahanan (alutsista).

&quot;Mungkin dengan lebih menggiatkan lagi riset untuk alutsista kita,&quot; jelasnya.



Kepala Negara secara spesifik meminta TNI-Polri untuk menggunakan teknologi virtual reality, hingga teknologi 3D printing seperti negara lain yang telah mengembangkannya dari sisi kemiliteran.

&quot;Misalnya penggunaan virtual reality dan 3D printing yang di negara lain sudah dikembangkan di sisi kemiliteran,&quot; tandasnya.

(Baca Juga : Jokowi Berbagi Kisah Ibu Penjual Jamu Keliling hingga Bisa Buka Kios)

Dalam kesempatan itu, Jokowi memberikan pengarahannya kepada sekira 300-an perwira tinggi (pati) TNI-Polri. Dia didampingi Menko Polhukam Wiranto, Seskab Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jendral Tito Karnavian.

(Baca Juga : 4 Juta Orang Terima KUR di Era Jokowi)

</content:encoded></item></channel></rss>
