<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Kasus Naik 5 Kali Lipat, Jawa Barat Waspada DBD</title><description>Wilayah Jawa Barat saat ini berstatus waspada Demam Berdarah Dengue (DBD).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/525/2010767/jumlah-kasus-naik-5-kali-lipat-jawa-barat-waspada-dbd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/29/525/2010767/jumlah-kasus-naik-5-kali-lipat-jawa-barat-waspada-dbd"/><item><title>Jumlah Kasus Naik 5 Kali Lipat, Jawa Barat Waspada DBD</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/525/2010767/jumlah-kasus-naik-5-kali-lipat-jawa-barat-waspada-dbd</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/29/525/2010767/jumlah-kasus-naik-5-kali-lipat-jawa-barat-waspada-dbd</guid><pubDate>Selasa 29 Januari 2019 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/29/525/2010767/jumlah-kasus-naik-5-kali-lipat-jawa-barat-waspada-dbd-PEjRK3TAOK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi penderita DBD dirawat di RS (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/29/525/2010767/jumlah-kasus-naik-5-kali-lipat-jawa-barat-waspada-dbd-PEjRK3TAOK.jpg</image><title>ilustrasi penderita DBD dirawat di RS (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Wilayah Jawa Barat saat ini berstatus waspada Demam Berdarah Dengue (DBD). Berdasarkan data layanan kesehatan daerah pemerintah di Rumah Sakit Hasan Sadiki&amp;lrm;n, Bandung, peningkatan kasus DBD mencapai lima kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan DBD dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, di antaranya kelembaban udara, tingginya curah hujan dan perilaku masyarakat.
&quot;Ada peningkatan dibanding 2018 dan 2017. Itu ada peningkatan di 2019 ini. Peningkatan DBD ini karena kelembaban tingkat tinggi dan perilaku, serta curah hujan tinggi,&quot; ujar Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Widyawati, Selasa (29/1/2019).
Dengan meningkatnya kasus penyakit DBD ini lanjut Widya, pihaknya telah meningkatkan kembali sosialisasi ke wilayah-wilayah dan gencar melakukan fogging (pengasapan) guna penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti itu.

&quot;Namun, untuk diketahui fogging ini hanya untuk nyamuk dewasa, sedangkan telur nyamuk itu bisa produksi 100 dalam sehari. Maka itulah dilakukan sosialisasi untuk pencegahannya, seperti pemeriksaan sarang nyamuk,&quot; tuturnya.
Ia juga memastikan bahwa saat ini layanan kesehatan di wilayahnya masih mampu menangani penyakit DBD yang jumlahnya kemungkinan masih akan meningkat.
&quot;Untuk DBD mereka teman-teman di wilayah miliki kemampuan. Namun jika kondisi pasiennya ada keterlambatan penanganan, kita miliki jaringan untuk rujukan,&quot; kata Widya.</description><content:encoded>BANDUNG - Wilayah Jawa Barat saat ini berstatus waspada Demam Berdarah Dengue (DBD). Berdasarkan data layanan kesehatan daerah pemerintah di Rumah Sakit Hasan Sadiki&amp;lrm;n, Bandung, peningkatan kasus DBD mencapai lima kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan DBD dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, di antaranya kelembaban udara, tingginya curah hujan dan perilaku masyarakat.
&quot;Ada peningkatan dibanding 2018 dan 2017. Itu ada peningkatan di 2019 ini. Peningkatan DBD ini karena kelembaban tingkat tinggi dan perilaku, serta curah hujan tinggi,&quot; ujar Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Widyawati, Selasa (29/1/2019).
Dengan meningkatnya kasus penyakit DBD ini lanjut Widya, pihaknya telah meningkatkan kembali sosialisasi ke wilayah-wilayah dan gencar melakukan fogging (pengasapan) guna penanggulangan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti itu.

&quot;Namun, untuk diketahui fogging ini hanya untuk nyamuk dewasa, sedangkan telur nyamuk itu bisa produksi 100 dalam sehari. Maka itulah dilakukan sosialisasi untuk pencegahannya, seperti pemeriksaan sarang nyamuk,&quot; tuturnya.
Ia juga memastikan bahwa saat ini layanan kesehatan di wilayahnya masih mampu menangani penyakit DBD yang jumlahnya kemungkinan masih akan meningkat.
&quot;Untuk DBD mereka teman-teman di wilayah miliki kemampuan. Namun jika kondisi pasiennya ada keterlambatan penanganan, kita miliki jaringan untuk rujukan,&quot; kata Widya.</content:encoded></item></channel></rss>
