<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN: Debat Kedua Jokowi Unggul, Problemnya Hanya Gimmick</title><description>Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengungkapkan Jokowi lebih diunggulkan dalam debat kedua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2010697/tkn-debat-kedua-jokowi-unggul-problemnya-hanya-gimmick</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2010697/tkn-debat-kedua-jokowi-unggul-problemnya-hanya-gimmick"/><item><title>TKN: Debat Kedua Jokowi Unggul, Problemnya Hanya Gimmick</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2010697/tkn-debat-kedua-jokowi-unggul-problemnya-hanya-gimmick</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2010697/tkn-debat-kedua-jokowi-unggul-problemnya-hanya-gimmick</guid><pubDate>Selasa 29 Januari 2019 08:57 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/29/605/2010697/tkn-debat-kedua-jokowi-unggul-problemnya-hanya-gimmick-eXGpD4lhNm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Debat Capres Putaran pertama (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/29/605/2010697/tkn-debat-kedua-jokowi-unggul-problemnya-hanya-gimmick-eXGpD4lhNm.jpg</image><title>Debat Capres Putaran pertama (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengungkapkan Jokowi lebih diunggulkan dalam debat kedua. Hal itu dikarenakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sudah mengenal seluk beluk pemerintah.

&quot;Kalau Prabowo dan pak Jokowi dihadapkan, saya kira pak Jokowi jauh lebih unggul,&quot; kata Karding saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (29/1/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Pro-Kontra PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf: Akan Diikuti Kader hingga Tidak Ada Dampak Besar
Menurutnya, Jokowi sebagai incumben tentu lebih diunggulkan dengan pengalaman kurang lebih 5 tahun menjabat sebagai presiden. Dengan bekal itu, Jokowi lebih memahami persoalan negara yang tengah dihadapi.
&amp;nbsp;
&quot;Pengalamannya jauh lebih besar lebih banyak penguasaannya terhadap pemerintahan dan program-program yang sifatnya kenegaraan jauh lebih kuat jadi menurut saya sepanjang orang bicara konten dan sebagainya pasti lebih unggul,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi Prabowo Hadapi Jokowi di Debat Kedua Pilpres 2019
Sayangnya, tambah Karding, yang menjadi persoalan baik atau tidaknya penampilan para calon dalam debat nantinya kerap tidak ditentukan oleh kemampuan para calon melainkan bagaimana gimmick yang ada di media sosial kerap dianggap memenangi perdebatan.

Padahal tambahnya, apa yang disampaikan belum tentu sesuai atau relevan dengan topik yang tengah menjadi pembahasan.

&quot;Problemnya kan orang main gimmick aja di medsos, jadi debat tidak nyambung tidak punya data narasi lemah, (ngomong) putar-putar juga tetap dianggap baik, jadi kan repot karena ini menyangkut persepsi aja,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengungkapkan Jokowi lebih diunggulkan dalam debat kedua. Hal itu dikarenakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu sudah mengenal seluk beluk pemerintah.

&quot;Kalau Prabowo dan pak Jokowi dihadapkan, saya kira pak Jokowi jauh lebih unggul,&quot; kata Karding saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (29/1/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Pro-Kontra PBB Dukung Jokowi-Ma'ruf: Akan Diikuti Kader hingga Tidak Ada Dampak Besar
Menurutnya, Jokowi sebagai incumben tentu lebih diunggulkan dengan pengalaman kurang lebih 5 tahun menjabat sebagai presiden. Dengan bekal itu, Jokowi lebih memahami persoalan negara yang tengah dihadapi.
&amp;nbsp;
&quot;Pengalamannya jauh lebih besar lebih banyak penguasaannya terhadap pemerintahan dan program-program yang sifatnya kenegaraan jauh lebih kuat jadi menurut saya sepanjang orang bicara konten dan sebagainya pasti lebih unggul,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Strategi Prabowo Hadapi Jokowi di Debat Kedua Pilpres 2019
Sayangnya, tambah Karding, yang menjadi persoalan baik atau tidaknya penampilan para calon dalam debat nantinya kerap tidak ditentukan oleh kemampuan para calon melainkan bagaimana gimmick yang ada di media sosial kerap dianggap memenangi perdebatan.

Padahal tambahnya, apa yang disampaikan belum tentu sesuai atau relevan dengan topik yang tengah menjadi pembahasan.

&quot;Problemnya kan orang main gimmick aja di medsos, jadi debat tidak nyambung tidak punya data narasi lemah, (ngomong) putar-putar juga tetap dianggap baik, jadi kan repot karena ini menyangkut persepsi aja,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
