<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Tersebar Seluruh Indonesia, DIY Terbanyak</title><description>Meski demikian, Bawaslu sudah melakukan kajian internal terkait konten Tabloid Indonesia Barokah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2011032/bawaslu-tabloid-indonesia-barokah-tersebar-seluruh-indonesia-diy-terbanyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2011032/bawaslu-tabloid-indonesia-barokah-tersebar-seluruh-indonesia-diy-terbanyak"/><item><title>Bawaslu: Tabloid Indonesia Barokah Tersebar Seluruh Indonesia, DIY Terbanyak</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2011032/bawaslu-tabloid-indonesia-barokah-tersebar-seluruh-indonesia-diy-terbanyak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/29/605/2011032/bawaslu-tabloid-indonesia-barokah-tersebar-seluruh-indonesia-diy-terbanyak</guid><pubDate>Selasa 29 Januari 2019 18:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/29/605/2011032/bawaslu-tabloid-indonesia-barokah-tersebar-seluruh-indonesia-diy-terbanyak-ISCvwIN05u.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Tabloid Indonesia Barokah (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/29/605/2011032/bawaslu-tabloid-indonesia-barokah-tersebar-seluruh-indonesia-diy-terbanyak-ISCvwIN05u.JPG</image><title>Tabloid Indonesia Barokah (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyebut penyebaran Tabloid Indonesia Barokah sudah tersebar di seluruh provinsi di Tanah Air. Dari setiap daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan sebaran tabloid terbanyak.
&quot;Penyebarannya hampir seluruh Indonesia. Hampir seluruhnya ada, baik itu di Jogja, Jateng, hampir semua. Paling banyak di daerah Jogja. Tapi sudah terdistribusi dihampir seluruh provinsi,&quot; kata anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar di Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Meski demikian, Bawaslu sudah melakukan kajian internal terkait konten Tabloid Indonesia Barokah, dan menyimpulkan tabloid tersebut tidak termasuk dalam pelanggaran pidana pemilu.
Fritz mengatakan, pihaknya telah meminta aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait Tabloid Indonesia Barokah. Ia meminta polisi bisa mencari aktor intelektual dari penyebaran artikel tersebut.

&quot;Bawaslu menyatakan bahwa dua itu belum memenuhi syarat atau belum memenuhi unsur,&quot; ujar Fritz.
Pihaknya lanjut dia, tetap akan melakukan pencegahan agar tabloid itu tak terus tersebar. Sebab itu, amat meresahkan masyarakat jelang Pemilu 2019.
&quot;Bawaslu tetap melakukan pencegahan karena ini adalah proses yang meresahkan masyarakat terkait hal seperti itu,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyebut penyebaran Tabloid Indonesia Barokah sudah tersebar di seluruh provinsi di Tanah Air. Dari setiap daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan sebaran tabloid terbanyak.
&quot;Penyebarannya hampir seluruh Indonesia. Hampir seluruhnya ada, baik itu di Jogja, Jateng, hampir semua. Paling banyak di daerah Jogja. Tapi sudah terdistribusi dihampir seluruh provinsi,&quot; kata anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar di Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Meski demikian, Bawaslu sudah melakukan kajian internal terkait konten Tabloid Indonesia Barokah, dan menyimpulkan tabloid tersebut tidak termasuk dalam pelanggaran pidana pemilu.
Fritz mengatakan, pihaknya telah meminta aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait Tabloid Indonesia Barokah. Ia meminta polisi bisa mencari aktor intelektual dari penyebaran artikel tersebut.

&quot;Bawaslu menyatakan bahwa dua itu belum memenuhi syarat atau belum memenuhi unsur,&quot; ujar Fritz.
Pihaknya lanjut dia, tetap akan melakukan pencegahan agar tabloid itu tak terus tersebar. Sebab itu, amat meresahkan masyarakat jelang Pemilu 2019.
&quot;Bawaslu tetap melakukan pencegahan karena ini adalah proses yang meresahkan masyarakat terkait hal seperti itu,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
