<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wakil Menlu Korut Dipecat, Dikirim Bekerja di Tambang</title><description>Seorang sumber mengatakan, selain Han, lima pejabat tingkat direktur lain juga dipecat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/18/2011437/wakil-menlu-korut-dipecat-dikirim-bekerja-di-tambang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/30/18/2011437/wakil-menlu-korut-dipecat-dikirim-bekerja-di-tambang"/><item><title>Wakil Menlu Korut Dipecat, Dikirim Bekerja di Tambang</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/18/2011437/wakil-menlu-korut-dipecat-dikirim-bekerja-di-tambang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/30/18/2011437/wakil-menlu-korut-dipecat-dikirim-bekerja-di-tambang</guid><pubDate>Rabu 30 Januari 2019 15:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/30/18/2011437/wakil-menlu-korut-dipecat-dikirim-bekerja-di-tambang-bmf357t2Ya.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Han Song-ryol. (Foto: BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/30/18/2011437/wakil-menlu-korut-dipecat-dikirim-bekerja-di-tambang-bmf357t2Ya.jpg</image><title>Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Han Song-ryol. (Foto: BBC)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Han Song-ryol yang telah lama terlibat dalam diplomasi Pyongyang dengan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah dipecat dan dikirim ke kamp pendidikan ulang. Nama Han juga disebut telah dicoret dari daftar tujuh pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Korea Utara dalam informasi pejabat penting di Korea Utara 2019 yang diterbitkan Kementerian Unifikasi.
&quot;Kami menerima informasi dari agensi pada paruh kedua tahun lalu bahwa ada perubahan signifikan dalam status Han Song-ryol dan terlihat dalam perkembangannya,&quot; demikian disampaikan seorang sumber pemerintah Korea Selatan yang dilansir Chosun Ilbo, Rabu (30/1/2019).
BACA JUGA: Korut Buru Pelaku Percobaan Pembunuhan Kim Jong-un
Sumber lain mengatakan Han dan lima pejabat tingkat direktur lainnya telah dikirim ke tambang Komdok di Provinsi Hamgyong Selatan untuk menerima pendidikan ulang.
&quot;Tampaknya proposal untuk perundingan AS-Korea Utara yang ia serahkan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikritik karena melanggar doktrin,&quot; tambah sumber itu.
Mereka yang dikirim untuk dididik ulang akan melakukan kerja berat di tambang, pertanian atau peternakan. Menurut seorang pembelot yang pernah menjabat sebagai pejabat senior di Korea Utara, &quot;dikirim ke tambang Komdok adalah hukuman pendidikan ulang yang paling keras&amp;rdquo;.
&quot;Pemecatan Han Song-ryol terkait dengan pekerjaan jangka panjangnya di Utara yang berurusan dengan AS. Dia mungkin dicap mata-mata karena bertahun-tahun bertugas sebagai ' titik kontak utama AS di Utara,&quot; kata seorang sumber pemerintah.
BACA JUGA: Teringat Pengkhianat Negara, Jong-un Hancurkan Taman Hiburan
Han lahir pada 1954 dan lulus dari Universitas Kim Il-sung sebelum bergabung dengan Kementerian Luar Negeri pada 1980. Ia menjabat sebagai wakil kepala misi Korea Utara di PBB dari 2002 sampai 2006 dan diangkat sebagai direktur jenderal departemen urusan AS di Kementerian Luar Negeri pada 2015.
Beberapa pengamat menilai pemecatan Han terkait pembersihan orang-orang yang setia pada Jang Song-thaek, tokoh berpengaruh Korea Utara yang dihukum mati oleh Kim Jong-un pada 2013. Sementara ada juga yang menduga Han dianggap bersalah karena dekat dengan Thae Yong-ho, wakil duta besar Korea Utara untuk Inggris yang membelot ke Korea Selatan pada 2016.
</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara, Han Song-ryol yang telah lama terlibat dalam diplomasi Pyongyang dengan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah dipecat dan dikirim ke kamp pendidikan ulang. Nama Han juga disebut telah dicoret dari daftar tujuh pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Korea Utara dalam informasi pejabat penting di Korea Utara 2019 yang diterbitkan Kementerian Unifikasi.
&quot;Kami menerima informasi dari agensi pada paruh kedua tahun lalu bahwa ada perubahan signifikan dalam status Han Song-ryol dan terlihat dalam perkembangannya,&quot; demikian disampaikan seorang sumber pemerintah Korea Selatan yang dilansir Chosun Ilbo, Rabu (30/1/2019).
BACA JUGA: Korut Buru Pelaku Percobaan Pembunuhan Kim Jong-un
Sumber lain mengatakan Han dan lima pejabat tingkat direktur lainnya telah dikirim ke tambang Komdok di Provinsi Hamgyong Selatan untuk menerima pendidikan ulang.
&quot;Tampaknya proposal untuk perundingan AS-Korea Utara yang ia serahkan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikritik karena melanggar doktrin,&quot; tambah sumber itu.
Mereka yang dikirim untuk dididik ulang akan melakukan kerja berat di tambang, pertanian atau peternakan. Menurut seorang pembelot yang pernah menjabat sebagai pejabat senior di Korea Utara, &quot;dikirim ke tambang Komdok adalah hukuman pendidikan ulang yang paling keras&amp;rdquo;.
&quot;Pemecatan Han Song-ryol terkait dengan pekerjaan jangka panjangnya di Utara yang berurusan dengan AS. Dia mungkin dicap mata-mata karena bertahun-tahun bertugas sebagai ' titik kontak utama AS di Utara,&quot; kata seorang sumber pemerintah.
BACA JUGA: Teringat Pengkhianat Negara, Jong-un Hancurkan Taman Hiburan
Han lahir pada 1954 dan lulus dari Universitas Kim Il-sung sebelum bergabung dengan Kementerian Luar Negeri pada 1980. Ia menjabat sebagai wakil kepala misi Korea Utara di PBB dari 2002 sampai 2006 dan diangkat sebagai direktur jenderal departemen urusan AS di Kementerian Luar Negeri pada 2015.
Beberapa pengamat menilai pemecatan Han terkait pembersihan orang-orang yang setia pada Jang Song-thaek, tokoh berpengaruh Korea Utara yang dihukum mati oleh Kim Jong-un pada 2013. Sementara ada juga yang menduga Han dianggap bersalah karena dekat dengan Thae Yong-ho, wakil duta besar Korea Utara untuk Inggris yang membelot ke Korea Selatan pada 2016.
</content:encoded></item></channel></rss>
