<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Girang Nelayan Muara Gembong Akan Panen 5 Ton Udang</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat berbahagia saat berkunjung ke Desa Panai Bakti, Muara Gembong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/337/2011339/jokowi-girang-nelayan-muara-gembong-akan-panen-5-ton-udang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/30/337/2011339/jokowi-girang-nelayan-muara-gembong-akan-panen-5-ton-udang"/><item><title>Jokowi Girang Nelayan Muara Gembong Akan Panen 5 Ton Udang</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/337/2011339/jokowi-girang-nelayan-muara-gembong-akan-panen-5-ton-udang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/30/337/2011339/jokowi-girang-nelayan-muara-gembong-akan-panen-5-ton-udang</guid><pubDate>Rabu 30 Januari 2019 13:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/30/337/2011339/jokowi-girang-nelayan-muara-gembong-akan-panen-5-ton-udang-N5a8J7sNk2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Tambak Udang (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/30/337/2011339/jokowi-girang-nelayan-muara-gembong-akan-panen-5-ton-udang-N5a8J7sNk2.jpg</image><title>Jokowi Tambak Udang (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)</title></images><description>BEKASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat berbahagia saat berkunjung ke Desa Panai Bakti, Muara Gembong. Pasalnya, para nelayan tambak program perhutanan sosial di sana diperkirakan memanen udang jenis vaname sebanyak 5 ton.

Jokowi sempat berjanji, akan ikut memanen udang saat pembukaan tambak pada November 2017 silam. Kendati begitu, jalannya usaha tambak sempat gagal panen.
&amp;nbsp;Baca juga: Tangan Berdarah saat Panen Udang, Jokowi: Saya Kepatil!
&quot;Diulang lagi yang kedua berhasil tapi baru 50%. Ini proses pembelajaran untuk para petani memang memerlukan proses seperti ini. Yang kedua hanya dapat 2 ton, yang ketiga ini diperkirakan nanti akan dapat kira-kira 5 ton. Itu sudah pada posisi yang normal,&quot; kata Jokowi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (30/1/2019).
&amp;nbsp;
Jokowi berharap, keberhasilan petani tambak udang Muara Gembong dapat dipertahankan. Menurut dia, memelihara udang vaname juga tidak mudah karena butuh lingkungan, suhu, hingga oksigen  yang pengaturannya tidak mudah.
&amp;nbsp;Baca juga: UU Akan Direvisi, Jokowi Ingin Tamtama dan Bintara Pensiun di Usia 58 Tahun
&quot;Kebetulan di sini gagalnya pertama karena ada virus. Tapi sekarang sudah mulai bisa dilihat kapan dia keluar kapan dia enggak. Saya kira pembelajaran dari KKP, dari kelompok-kelompok petani di sini sudah mengerti apa yang harus dikerjakan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>BEKASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat berbahagia saat berkunjung ke Desa Panai Bakti, Muara Gembong. Pasalnya, para nelayan tambak program perhutanan sosial di sana diperkirakan memanen udang jenis vaname sebanyak 5 ton.

Jokowi sempat berjanji, akan ikut memanen udang saat pembukaan tambak pada November 2017 silam. Kendati begitu, jalannya usaha tambak sempat gagal panen.
&amp;nbsp;Baca juga: Tangan Berdarah saat Panen Udang, Jokowi: Saya Kepatil!
&quot;Diulang lagi yang kedua berhasil tapi baru 50%. Ini proses pembelajaran untuk para petani memang memerlukan proses seperti ini. Yang kedua hanya dapat 2 ton, yang ketiga ini diperkirakan nanti akan dapat kira-kira 5 ton. Itu sudah pada posisi yang normal,&quot; kata Jokowi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (30/1/2019).
&amp;nbsp;
Jokowi berharap, keberhasilan petani tambak udang Muara Gembong dapat dipertahankan. Menurut dia, memelihara udang vaname juga tidak mudah karena butuh lingkungan, suhu, hingga oksigen  yang pengaturannya tidak mudah.
&amp;nbsp;Baca juga: UU Akan Direvisi, Jokowi Ingin Tamtama dan Bintara Pensiun di Usia 58 Tahun
&quot;Kebetulan di sini gagalnya pertama karena ada virus. Tapi sekarang sudah mulai bisa dilihat kapan dia keluar kapan dia enggak. Saya kira pembelajaran dari KKP, dari kelompok-kelompok petani di sini sudah mengerti apa yang harus dikerjakan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
