<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Debat Perdana Pilpres</title><description>Dalam debat kemarin, sebanyak 50% responden memilih Jokowi-Ma'ruf, sedangkan Prabowo-Sandi 35,4%.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011421/survei-lsi-jokowi-ma-ruf-ungguli-prabowo-sandi-di-debat-perdana-pilpres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011421/survei-lsi-jokowi-ma-ruf-ungguli-prabowo-sandi-di-debat-perdana-pilpres"/><item><title>Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Debat Perdana Pilpres</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011421/survei-lsi-jokowi-ma-ruf-ungguli-prabowo-sandi-di-debat-perdana-pilpres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011421/survei-lsi-jokowi-ma-ruf-ungguli-prabowo-sandi-di-debat-perdana-pilpres</guid><pubDate>Rabu 30 Januari 2019 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/30/605/2011421/survei-lsi-jokowi-ma-ruf-ungguli-prabowo-sandi-di-debat-perdana-pilpres-7ANCzoTSXt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi saat Debat Pilpres 2019. (Foto : Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/30/605/2011421/survei-lsi-jokowi-ma-ruf-ungguli-prabowo-sandi-di-debat-perdana-pilpres-7ANCzoTSXt.jpg</image><title>Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi saat Debat Pilpres 2019. (Foto : Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei mengenai pasangan calon yang lebih unggul pada debat perdana Pilpres 2019. Hasilnya, 50% responden memilih pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin lebih unggul dibandingkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang memperoleh suara 35,4%.

Keunggulan Jokowi-Ma'ruf itu terlihat dari enam dimensi, salah satunya dalam kemampuan komunikasi, yang membuat paslon nomor urut 01 itu memperoleh dukungan 39,4%. Sementara dari segi kemampuan komunikasi pada debat perdana kemarin, Prabowo-Sandi memperoleh 33,7% suara.

&quot;Kedua dimensi penguasaan materi. Dalam dimensi ini Jokowi-Ma'ruf unggul sebesar 37,7 persen, sementara yang menilai Prabowo-Sandiaga hanya 31,2 persen,&quot; kata peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019).

Ketiga, lanjut Adjie, Jokowi-Ma'ruf juga dinilai unggul telak dalam dimensi program kerja. Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf 45,2%, sedangkan Prabowo-Sandiaga 26,2%. Begitu juga dalam dimensi penguasaan permasalahan, Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf unggul 38,0 persen berbanding Prabowo-Sandi 31,6%.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC8xLzExODMwNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Kelima, dimensi kekompakan dan saling melengkapi. Dalam dimensi ini Prabowo-Sandiaga justru dinilai lebih unggul dibanding Jokowi-Ma'ruf. Yang menilai Prabowo-Sandiaga unggul di dimensi ini sebesar 46,0%, sementara Jokowi-Ma'ruf 30,1%,&quot; tuturnya.

Keenam, dari dimensi persepsi kepemimpinan yang kuat, Jokowi-Ma'ruf unggul tipis 39,4% sementara Prabowo-Sandiaga 34,9%.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55404/280571_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Jokowi-Prabowo Salaman Usai Debat Capres Putaran Pertama&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Jika dihitung totalnya dari enam dimensi yang diukur Jokowi-Ma'ruf unggul lima dimensi, sementara Prabowo-Sandiaga unggul dalam satu dimensi,&quot; katanya.

Namun kata Adjie dari angka itu mayoritas pemilih memang sudah menentukan pilihan, sehingga para pemilih cenderung mengikuti elektabilitas dari para calon.

(Baca Juga : Sedang Sakit, Prabowo Batal Hadiri Konsolidasi Nasional PKS)

&quot;Siapa yang menang dalam debat separuh dari populasi pemilih itu mayoritas sudah punya pilihan. Jadi, debat itu hanya dijadikan sarana lebih mendalami sejauh mana pemaparan visi-misi capres,&quot; ungkapnya.

Adapun data tersebut diperoleh dari survei pada 18-25 Januari 2019 dengan 1.200 responden di 34 provinsi yang diwawancarai tatap muka, dengan  metode multistage random sampling, dan margin of error kurang lebih 2,8 persen.

(Baca Juga : TKN soal Debat Kedua Pilpres: Jokowi Paparkan Prestasi, Prabowo Belum Punya Apa-Apa)


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei mengenai pasangan calon yang lebih unggul pada debat perdana Pilpres 2019. Hasilnya, 50% responden memilih pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin lebih unggul dibandingkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang memperoleh suara 35,4%.

Keunggulan Jokowi-Ma'ruf itu terlihat dari enam dimensi, salah satunya dalam kemampuan komunikasi, yang membuat paslon nomor urut 01 itu memperoleh dukungan 39,4%. Sementara dari segi kemampuan komunikasi pada debat perdana kemarin, Prabowo-Sandi memperoleh 33,7% suara.

&quot;Kedua dimensi penguasaan materi. Dalam dimensi ini Jokowi-Ma'ruf unggul sebesar 37,7 persen, sementara yang menilai Prabowo-Sandiaga hanya 31,2 persen,&quot; kata peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019).

Ketiga, lanjut Adjie, Jokowi-Ma'ruf juga dinilai unggul telak dalam dimensi program kerja. Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf 45,2%, sedangkan Prabowo-Sandiaga 26,2%. Begitu juga dalam dimensi penguasaan permasalahan, Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf unggul 38,0 persen berbanding Prabowo-Sandi 31,6%.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC8xLzExODMwNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Kelima, dimensi kekompakan dan saling melengkapi. Dalam dimensi ini Prabowo-Sandiaga justru dinilai lebih unggul dibanding Jokowi-Ma'ruf. Yang menilai Prabowo-Sandiaga unggul di dimensi ini sebesar 46,0%, sementara Jokowi-Ma'ruf 30,1%,&quot; tuturnya.

Keenam, dari dimensi persepsi kepemimpinan yang kuat, Jokowi-Ma'ruf unggul tipis 39,4% sementara Prabowo-Sandiaga 34,9%.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55404/280571_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Jokowi-Prabowo Salaman Usai Debat Capres Putaran Pertama&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Jika dihitung totalnya dari enam dimensi yang diukur Jokowi-Ma'ruf unggul lima dimensi, sementara Prabowo-Sandiaga unggul dalam satu dimensi,&quot; katanya.

Namun kata Adjie dari angka itu mayoritas pemilih memang sudah menentukan pilihan, sehingga para pemilih cenderung mengikuti elektabilitas dari para calon.

(Baca Juga : Sedang Sakit, Prabowo Batal Hadiri Konsolidasi Nasional PKS)

&quot;Siapa yang menang dalam debat separuh dari populasi pemilih itu mayoritas sudah punya pilihan. Jadi, debat itu hanya dijadikan sarana lebih mendalami sejauh mana pemaparan visi-misi capres,&quot; ungkapnya.

Adapun data tersebut diperoleh dari survei pada 18-25 Januari 2019 dengan 1.200 responden di 34 provinsi yang diwawancarai tatap muka, dengan  metode multistage random sampling, dan margin of error kurang lebih 2,8 persen.

(Baca Juga : TKN soal Debat Kedua Pilpres: Jokowi Paparkan Prestasi, Prabowo Belum Punya Apa-Apa)


</content:encoded></item></channel></rss>
