<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LSI Sebut Debat Perdana Tak Terlalu Pengaruhi Elektabilitas Paslon</title><description>LSI Denny JA merilis hasil survei yang  menunjukkan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden  baik Joko Widodo-Ma'ruf Amin</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011447/lsi-sebut-debat-perdana-tak-terlalu-pengaruhi-elektabilitas-paslon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011447/lsi-sebut-debat-perdana-tak-terlalu-pengaruhi-elektabilitas-paslon"/><item><title>LSI Sebut Debat Perdana Tak Terlalu Pengaruhi Elektabilitas Paslon</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011447/lsi-sebut-debat-perdana-tak-terlalu-pengaruhi-elektabilitas-paslon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/01/30/605/2011447/lsi-sebut-debat-perdana-tak-terlalu-pengaruhi-elektabilitas-paslon</guid><pubDate>Rabu 30 Januari 2019 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/30/605/2011447/lsi-sebut-debat-perdana-tak-terlalu-pengaruhi-elektabilitas-paslon-oZJoT6uZSw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">LSI Denny AJ (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/30/605/2011447/lsi-sebut-debat-perdana-tak-terlalu-pengaruhi-elektabilitas-paslon-oZJoT6uZSw.jpg</image><title>LSI Denny AJ (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei yang menunjukkan, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden baik Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasca debat perdana pada 17 Januari 2019. Hasilnya, pengaruh dari debat tidak terlalu signifikan terhadap pasangan calon.

&quot;Pasca debat pertama kenaikan (elektabilitas) kedua pasangan tidak signifikan, Jokowi-Ma'ruf hanya 0,6% sementara Prabowo-Sandiaga hanya 0,4%,&quot; kata kata peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantornya, Rabu (30/1/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Debat Perdana Pilpres
Adjie mengatakan, elektabilitas keduanya tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan sebelum debat. Berdasarkan catatannya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf pada Desember 2018 sebesar 54,2% sementara Prabowo-Sandiaga 30,6%. Sisanya sebesar 15,2% masih rahasia atau belum menjawab.
&amp;nbsp;
&quot;(Sementara pasca debat) elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,8%, Prabowo-Sandi 31% dan 14,2% belum menjawab atau rahasia. Jadi debat enggak banyak pengaruh,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca juga: TKN soal Debat Kedua Pilpres: Jokowi Paparkan Prestasi, Prabowo Belum Punya Apa-Apa
Adjie menambahkan alasan kenapa para pemilih tidak mengubah pilihan karena sebagian responden yang menyaksikan debat perdana tersebut sudah menentukan pilihan. Adapun jumlah responden yang menonton debat sendiri sebanyak 50,6%, dan yang menyatakan tidak menonton sebanyak 46,7%.

&quot;Apakah debat punya efek untuk mengubah pilihan ini, kita tanyakan kepada mereka yang menonton debat, jawabannya tidak akan mengubah pilihan 82,1% karena umumnya mereka sudah menentukan pilihan sedangkan yang akan mengubah piliha  5,8%,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Hadiri Konsolidasi PKS, Anies Bicara soal Merajut Indonesia Adil Makmur
Diketahui data tersebut diperoleh dari survei pada 18-25 Januari 2019 dengan 1.200 responden di 34 provinsi yang diwawancarai tatap muka, dengan  metode multistage random sampling, dan margin of eror kurang lebih 2,8%.</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei yang menunjukkan, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden baik Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasca debat perdana pada 17 Januari 2019. Hasilnya, pengaruh dari debat tidak terlalu signifikan terhadap pasangan calon.

&quot;Pasca debat pertama kenaikan (elektabilitas) kedua pasangan tidak signifikan, Jokowi-Ma'ruf hanya 0,6% sementara Prabowo-Sandiaga hanya 0,4%,&quot; kata kata peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantornya, Rabu (30/1/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Ungguli Prabowo-Sandi di Debat Perdana Pilpres
Adjie mengatakan, elektabilitas keduanya tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan sebelum debat. Berdasarkan catatannya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf pada Desember 2018 sebesar 54,2% sementara Prabowo-Sandiaga 30,6%. Sisanya sebesar 15,2% masih rahasia atau belum menjawab.
&amp;nbsp;
&quot;(Sementara pasca debat) elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,8%, Prabowo-Sandi 31% dan 14,2% belum menjawab atau rahasia. Jadi debat enggak banyak pengaruh,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;Baca juga: TKN soal Debat Kedua Pilpres: Jokowi Paparkan Prestasi, Prabowo Belum Punya Apa-Apa
Adjie menambahkan alasan kenapa para pemilih tidak mengubah pilihan karena sebagian responden yang menyaksikan debat perdana tersebut sudah menentukan pilihan. Adapun jumlah responden yang menonton debat sendiri sebanyak 50,6%, dan yang menyatakan tidak menonton sebanyak 46,7%.

&quot;Apakah debat punya efek untuk mengubah pilihan ini, kita tanyakan kepada mereka yang menonton debat, jawabannya tidak akan mengubah pilihan 82,1% karena umumnya mereka sudah menentukan pilihan sedangkan yang akan mengubah piliha  5,8%,&quot; tukasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Hadiri Konsolidasi PKS, Anies Bicara soal Merajut Indonesia Adil Makmur
Diketahui data tersebut diperoleh dari survei pada 18-25 Januari 2019 dengan 1.200 responden di 34 provinsi yang diwawancarai tatap muka, dengan  metode multistage random sampling, dan margin of eror kurang lebih 2,8%.</content:encoded></item></channel></rss>
