<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini 8 Nama Panelis Debat Kedua Pilpres 2019 </title><description>Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan delapan nama yang akan menjadi panelis debat kedua Pilpres 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/01/605/2012191/ini-8-nama-panelis-debat-kedua-pilpres-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/01/605/2012191/ini-8-nama-panelis-debat-kedua-pilpres-2019"/><item><title>Ini 8 Nama Panelis Debat Kedua Pilpres 2019 </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/01/605/2012191/ini-8-nama-panelis-debat-kedua-pilpres-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/01/605/2012191/ini-8-nama-panelis-debat-kedua-pilpres-2019</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2019 00:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/01/605/2012191/ini-nama-8-panelis-debat-kedua-pilpres-2019-rYm4Pvsudb.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/01/605/2012191/ini-nama-8-panelis-debat-kedua-pilpres-2019-rYm4Pvsudb.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan delapan nama yang akan menjadi panelis debat kedua Pilpres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga juga telah menyetujui keputusan tersebut.
&quot;Berdasarkan peraturan perundang-undangan menentukan panelis itu memang sepenuhnya kewenangan KPU. Tetapi, KPU tentu saja punya kewajiban memberi tahu pihak pasangan calon melalui TKN dan BPN juga kita menyampaikan kepada masyarakat,&quot; kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019).
Delapan panelis itu lanjut Wahyu, komposisinya yakni dari kalangan akademisi sejumlah enam orang dan kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) berjumlah dua orang dengan latar belakang yang relevan dengan tema debat kedua.
&quot;Jadi, (materi pertanyaan) di tingkatan teoritik dapat, tetapi di tingkatan praktikal juga pertanyaan itu akan muncul,&quot; ujarnya.
Panelis debat yang berlangsung pada Minggu, 17 Februari 2019  itu adalah Rektor ITS Mochamad Ashari, Rektor IPB, Arif Satria, pakar pertambangan ITB, Irwandy Arif, pakar energi UGM, Ahmad Agustiawan, pakar lingkungan Undip, Sudharto P Hadi dan pakar hukum lingkungan Unair, Suparto Wijoyo.
Sedangkan dua orang lainnya yang berasal dari LSM adalah Direktur Eksekutif WALHI, Nur Hidayati dan Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA), Dewi Kartika.

Wahyu mengaku, pihaknya telah melakukan pertimbangan yang sangat matang dalam menentukan nama panelis itu. Ia meyakini, mereka adalah para ahli di bidangnya masing-masing.
&quot;Sebelumnya kita melakukan identifikasi calon panelis. Itu jumlahnya ratusan. Ratusan tokoh ratusan akademisi. Kemudian sesuai dengan kebutuhan sesuai dengan tema maka kita kerucutkan menjadi delapan,&quot; kata dia.
Debat yang mengusung tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur ini nantinya akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan. Debat tersebut disiarkan oleh stasiun televisi RCTI, GTV, MNC TV dan Inews TV.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi menetapkan delapan nama yang akan menjadi panelis debat kedua Pilpres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga juga telah menyetujui keputusan tersebut.
&quot;Berdasarkan peraturan perundang-undangan menentukan panelis itu memang sepenuhnya kewenangan KPU. Tetapi, KPU tentu saja punya kewajiban memberi tahu pihak pasangan calon melalui TKN dan BPN juga kita menyampaikan kepada masyarakat,&quot; kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019).
Delapan panelis itu lanjut Wahyu, komposisinya yakni dari kalangan akademisi sejumlah enam orang dan kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) berjumlah dua orang dengan latar belakang yang relevan dengan tema debat kedua.
&quot;Jadi, (materi pertanyaan) di tingkatan teoritik dapat, tetapi di tingkatan praktikal juga pertanyaan itu akan muncul,&quot; ujarnya.
Panelis debat yang berlangsung pada Minggu, 17 Februari 2019  itu adalah Rektor ITS Mochamad Ashari, Rektor IPB, Arif Satria, pakar pertambangan ITB, Irwandy Arif, pakar energi UGM, Ahmad Agustiawan, pakar lingkungan Undip, Sudharto P Hadi dan pakar hukum lingkungan Unair, Suparto Wijoyo.
Sedangkan dua orang lainnya yang berasal dari LSM adalah Direktur Eksekutif WALHI, Nur Hidayati dan Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA), Dewi Kartika.

Wahyu mengaku, pihaknya telah melakukan pertimbangan yang sangat matang dalam menentukan nama panelis itu. Ia meyakini, mereka adalah para ahli di bidangnya masing-masing.
&quot;Sebelumnya kita melakukan identifikasi calon panelis. Itu jumlahnya ratusan. Ratusan tokoh ratusan akademisi. Kemudian sesuai dengan kebutuhan sesuai dengan tema maka kita kerucutkan menjadi delapan,&quot; kata dia.
Debat yang mengusung tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur ini nantinya akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan. Debat tersebut disiarkan oleh stasiun televisi RCTI, GTV, MNC TV dan Inews TV.</content:encoded></item></channel></rss>
