<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Basmi Nyamuk DBD, Rescue Perindo Fogging 800 Rumah di Kampung Poncol Serpong</title><description>Fogging dilakukan menyusul adanya permintaan warga yang khawatir dengan ancaman DBD.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/02/338/2012919/basmi-nyamuk-dbd-rescue-perindo-fogging-800-rumah-di-kampung-poncol-serpong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/02/338/2012919/basmi-nyamuk-dbd-rescue-perindo-fogging-800-rumah-di-kampung-poncol-serpong"/><item><title>Basmi Nyamuk DBD, Rescue Perindo Fogging 800 Rumah di Kampung Poncol Serpong</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/02/338/2012919/basmi-nyamuk-dbd-rescue-perindo-fogging-800-rumah-di-kampung-poncol-serpong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/02/338/2012919/basmi-nyamuk-dbd-rescue-perindo-fogging-800-rumah-di-kampung-poncol-serpong</guid><pubDate>Sabtu 02 Februari 2019 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/02/338/2012919/basmi-nyamuk-dbd-rescue-perindo-fogging-800-rumah-di-kampung-poncol-serpong-gQAu06FxvG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rescue Perindo fogging permukiman di Kampung Poncol, Serpong. (Foto : Hambali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/02/338/2012919/basmi-nyamuk-dbd-rescue-perindo-fogging-800-rumah-di-kampung-poncol-serpong-gQAu06FxvG.jpg</image><title>Rescue Perindo fogging permukiman di Kampung Poncol, Serpong. (Foto : Hambali/Okezone)</title></images><description>TANGERANG SELATAN &amp;ndash; Sekira 800 rumah yang ada di lingkungan Kampung Poncol, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), mendapat fogging dari Rescue Perindo, Sabtu (2/2/2019). Langkah itu dilakukan menyusul adanya permintaan warga yang khawatir mewabahnya nyamuk Aedes aegypti penyebab virus demam berdarah dengue (DBD).

Sekjen DPP Rescue Perindo, Yudhistira Ikhsan Pramana menuturkan, kondisi musim pancaroba tahun ini membuat perkembangbiakan nyamuk DBD meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi demikian, menambah potensi jatuhnya korban jika terkena gigitan nyamuk tersebut.
&quot;Kita tahu jika secara merata beberapa wilayah di Indonesia sedang dilanda masalah nyamuk DBD. Oleh karenanya, sesuai instruksi Ketua Umum Pak Hary Tanoe, kami Tim Rescue bergerak cepat memberikan fogging di lingkungan warga,&quot; ucap Yudhistira kepada Okezone di sela-sela aktivitas fogging.
 
Diketahui, asap fogging dapat membasmi peredaran nyamuk DBD dewasa yang bersarang di tempat-tempat lembab dan berair, seperti pot bunga, kandang unggas, saluran air, lahan kebun, ataupun taman.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/19/55427/280728_medium.jpg&quot; alt=&quot;Antisipasi DBD, Caleg Perindo Dapil Jabar V Lakukan Fogging di Desa Tajurhalang Bogor&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Meski fogging dilakukan, dikatakan Yudhis, upaya pencegahan perkembangbiakannya juga harus diantisipasi oleh warga, yakni dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dengan 4 M.
&quot;Yang terpenting masyarakat harus terus diedukasi, bahwa kebersihan lingkungan itu adalah syarat utama mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk DBD. Caranya dengan menerapkan pola 4 M,&quot; sambung Caleg DPR RI Nomor Urut 3  Daerah Pemilihan Banten 3 (Tangerang Raya) itu.

(Baca Juga : Perindo Minta Pemkot Serdang Perkuat Jaringan Infrastruktur)

Pola 4 M itu adalah dengan Menguras tempat penampungan air, Mengubur barang-barang bekas, Menutup tempat penampungan air, serta Memantau kebersihan lingkungan.
Sementara, Ketua RW 011, Amin Bondan (50), mengungkapkan sudah ada 2 orang di wilayahnya yang terkena DBD. Satu di antaranya telah pulih, sedangkan seorang lagi tengah dirawat di Rumah Indonesia Sehat (RIS) Serpong.
&quot;Warga kita sudah dua orang yang kena, satu orang sudah pulang, satunya masih dirawat di RIS. Usianya masih anak-anak. Disini sudah sejak 4 tahun lalu belum pernah ada fogging. Jadi, kita bersyukur ada bantuan fogging gratis dari Perindo,&quot; tuturnya.

(Baca Juga : Rescue Perindo Selamatkan Warga Palembang dari Ancaman DBD)



</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN &amp;ndash; Sekira 800 rumah yang ada di lingkungan Kampung Poncol, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), mendapat fogging dari Rescue Perindo, Sabtu (2/2/2019). Langkah itu dilakukan menyusul adanya permintaan warga yang khawatir mewabahnya nyamuk Aedes aegypti penyebab virus demam berdarah dengue (DBD).

Sekjen DPP Rescue Perindo, Yudhistira Ikhsan Pramana menuturkan, kondisi musim pancaroba tahun ini membuat perkembangbiakan nyamuk DBD meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi demikian, menambah potensi jatuhnya korban jika terkena gigitan nyamuk tersebut.
&quot;Kita tahu jika secara merata beberapa wilayah di Indonesia sedang dilanda masalah nyamuk DBD. Oleh karenanya, sesuai instruksi Ketua Umum Pak Hary Tanoe, kami Tim Rescue bergerak cepat memberikan fogging di lingkungan warga,&quot; ucap Yudhistira kepada Okezone di sela-sela aktivitas fogging.
 
Diketahui, asap fogging dapat membasmi peredaran nyamuk DBD dewasa yang bersarang di tempat-tempat lembab dan berair, seperti pot bunga, kandang unggas, saluran air, lahan kebun, ataupun taman.

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/19/55427/280728_medium.jpg&quot; alt=&quot;Antisipasi DBD, Caleg Perindo Dapil Jabar V Lakukan Fogging di Desa Tajurhalang Bogor&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Meski fogging dilakukan, dikatakan Yudhis, upaya pencegahan perkembangbiakannya juga harus diantisipasi oleh warga, yakni dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dengan 4 M.
&quot;Yang terpenting masyarakat harus terus diedukasi, bahwa kebersihan lingkungan itu adalah syarat utama mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk DBD. Caranya dengan menerapkan pola 4 M,&quot; sambung Caleg DPR RI Nomor Urut 3  Daerah Pemilihan Banten 3 (Tangerang Raya) itu.

(Baca Juga : Perindo Minta Pemkot Serdang Perkuat Jaringan Infrastruktur)

Pola 4 M itu adalah dengan Menguras tempat penampungan air, Mengubur barang-barang bekas, Menutup tempat penampungan air, serta Memantau kebersihan lingkungan.
Sementara, Ketua RW 011, Amin Bondan (50), mengungkapkan sudah ada 2 orang di wilayahnya yang terkena DBD. Satu di antaranya telah pulih, sedangkan seorang lagi tengah dirawat di Rumah Indonesia Sehat (RIS) Serpong.
&quot;Warga kita sudah dua orang yang kena, satu orang sudah pulang, satunya masih dirawat di RIS. Usianya masih anak-anak. Disini sudah sejak 4 tahun lalu belum pernah ada fogging. Jadi, kita bersyukur ada bantuan fogging gratis dari Perindo,&quot; tuturnya.

(Baca Juga : Rescue Perindo Selamatkan Warga Palembang dari Ancaman DBD)



</content:encoded></item></channel></rss>
