<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> ICW Minta Caleg Eks Napi Korupsi Dicoret di Pileg 2019   </title><description>Komisi Pemilihan Umum (KPU), terkait dengan 49 Calon Legislatif (Caleg) eks narapidana kasus korupsi yang ikut dalam kontestasi Pemilu 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/02/606/2012877/icw-minta-caleg-eks-napi-korupsi-dicoret-di-pileg-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/02/606/2012877/icw-minta-caleg-eks-napi-korupsi-dicoret-di-pileg-2019"/><item><title> ICW Minta Caleg Eks Napi Korupsi Dicoret di Pileg 2019   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/02/606/2012877/icw-minta-caleg-eks-napi-korupsi-dicoret-di-pileg-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/02/606/2012877/icw-minta-caleg-eks-napi-korupsi-dicoret-di-pileg-2019</guid><pubDate>Sabtu 02 Februari 2019 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/02/606/2012877/icw-minta-caleg-eks-napi-korupsi-dicoret-di-pileg-2019-qDbaNiaMjY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/02/606/2012877/icw-minta-caleg-eks-napi-korupsi-dicoret-di-pileg-2019-qDbaNiaMjY.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menanggapi pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), terkait dengan 49 Calon Legislatif (Caleg) eks narapidana kasus korupsi yang ikut dalam kontestasi Pemilu 2019.

Emerson menyebut, kembalinya mantan koruptor itu untuk ikut dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut, merupakan bukti bahwa integritas terhadap pemberantasan korupsi yang masih belum dapat dihilangkan para pejabat negara.

Oleh sebab itu, Emerson berharap kepada partai pengusung calon mantan koruptor untuk menarik dukungan. Meskipun sudah terdaftar dalam pemilihan tetap.

&quot;Paling tidak dideklarasikan orang ini dicabut, dicopot sebagai caleg pencalonannya,&quot; ujar Emerson dalam diskusi 'Menimbang Caleg Eks Koruptor di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).
&amp;nbsp;
Emerson cukup menyayangkan partai - partai tetap meloloskan para caleg yang maju sebagai eks koruptor. Walaupun KPU telah melakukan pembatalan caleg eks koruptor.

Padahal, disisi lain, para ketua umum partai politik sudah mendatangani pakta integritas mengenai komitmen terkait pemberantasan korupsi. Tetapi, kenyataannya, hal itu justru dilanggar oleh mereka sendiri.

&quot;Pakta integritas dilanggar oleh mereka sendiri,&quot; tutup Emerson.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menanggapi pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), terkait dengan 49 Calon Legislatif (Caleg) eks narapidana kasus korupsi yang ikut dalam kontestasi Pemilu 2019.

Emerson menyebut, kembalinya mantan koruptor itu untuk ikut dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut, merupakan bukti bahwa integritas terhadap pemberantasan korupsi yang masih belum dapat dihilangkan para pejabat negara.

Oleh sebab itu, Emerson berharap kepada partai pengusung calon mantan koruptor untuk menarik dukungan. Meskipun sudah terdaftar dalam pemilihan tetap.

&quot;Paling tidak dideklarasikan orang ini dicabut, dicopot sebagai caleg pencalonannya,&quot; ujar Emerson dalam diskusi 'Menimbang Caleg Eks Koruptor di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).
&amp;nbsp;
Emerson cukup menyayangkan partai - partai tetap meloloskan para caleg yang maju sebagai eks koruptor. Walaupun KPU telah melakukan pembatalan caleg eks koruptor.

Padahal, disisi lain, para ketua umum partai politik sudah mendatangani pakta integritas mengenai komitmen terkait pemberantasan korupsi. Tetapi, kenyataannya, hal itu justru dilanggar oleh mereka sendiri.

&quot;Pakta integritas dilanggar oleh mereka sendiri,&quot; tutup Emerson.

</content:encoded></item></channel></rss>
