<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN: Pujian Jokowi ke Ratna Sarumpaet Bukti Kematangan Politik dan Kebesaran Hati</title><description>Capres nomor urut 01, Joko Widodo, memberikan pujian kepada tersangka kasus hoaks Ratna Sarumpaet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/03/605/2013253/tkn-pujian-jokowi-ke-ratna-sarumpaet-bukti-kematangan-politik-dan-kebesaran-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/03/605/2013253/tkn-pujian-jokowi-ke-ratna-sarumpaet-bukti-kematangan-politik-dan-kebesaran-hati"/><item><title>TKN: Pujian Jokowi ke Ratna Sarumpaet Bukti Kematangan Politik dan Kebesaran Hati</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/03/605/2013253/tkn-pujian-jokowi-ke-ratna-sarumpaet-bukti-kematangan-politik-dan-kebesaran-hati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/03/605/2013253/tkn-pujian-jokowi-ke-ratna-sarumpaet-bukti-kematangan-politik-dan-kebesaran-hati</guid><pubDate>Minggu 03 Februari 2019 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/03/605/2013253/tkn-pujian-jokowi-ke-ratna-sarumpaet-bukti-kematangan-politik-dan-kebesaran-hati-0o23FNgw23.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/03/605/2013253/tkn-pujian-jokowi-ke-ratna-sarumpaet-bukti-kematangan-politik-dan-kebesaran-hati-0o23FNgw23.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Abdul Kadir Karding, wakil ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengatakan pujian Jokowi kepada Ratna Sarumpaet menunjukkan kematangan politik sebagai pemimpin maupun pribadi. Ia mengatakan, Jokowi bisa membedakan mana urusan politik dan persahabatan.
Intinya, kata dia, Jokowi mengatakan Ratna tidak terlalu bersalah dalam kasus yang dihadapi, tetapi mereka yang menyebarkan hoaks itu yang membuat kasus ini semakin menjadi-jadi.
(Baca juga: Jokowi Tahu Hoaks Ratna Sarumpaet, tapi Tak Terlalu Memerhatikan)
 
&quot;Dalam kasus hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet, Pak Jokowi adalah korban sebenarnya. Ia dipojokkan, difitnah, dituding sebagai pihak yang bukan saja mesti bertanggung jawab atas isu penganiayaan yang dialami Ratna, tapi juga diopinikan sebagai orang yang menganiaya Ratna. Tapi, pujian Pak Jokowi kepada Ratna menunjukkan kebesaran hatinya,&quot; kata Karding, Minggu (3/2/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC8xLzExODMwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia mengatakan, Jokowi sebagai pemimpin maupun pribadi masih bisa melihat sisi positif seseorang, termasuk Ratna Sarumpaet, orang yang paling berperan dalam mendiskreditkan dirinya.
(Baca juga: DPR: Ratna Sarumpaet Rusak Demokrasi, Harus Diproses Hukum!)
 
Karding menuturkan, sikap Jokowi adalah anomali dari respons kubu Prabowo-Sandi. Alih-alih memuji Ratna, mereka justru memojokkan dan menghabisi karakter Ratna. Seolah-olah tidak pernah ada hal baik yang dilakukan Ratna untuk mereka.
&quot;Saya kira pujian Pak Jokowi kepada Ratna semakin mendewasakan masyarakat dan kehidupan politik kita bahwa kontestasi politik tidak mesti diwarnai kebencian, caci maki, apalagi memutus persahabatan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Abdul Kadir Karding, wakil ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengatakan pujian Jokowi kepada Ratna Sarumpaet menunjukkan kematangan politik sebagai pemimpin maupun pribadi. Ia mengatakan, Jokowi bisa membedakan mana urusan politik dan persahabatan.
Intinya, kata dia, Jokowi mengatakan Ratna tidak terlalu bersalah dalam kasus yang dihadapi, tetapi mereka yang menyebarkan hoaks itu yang membuat kasus ini semakin menjadi-jadi.
(Baca juga: Jokowi Tahu Hoaks Ratna Sarumpaet, tapi Tak Terlalu Memerhatikan)
 
&quot;Dalam kasus hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet, Pak Jokowi adalah korban sebenarnya. Ia dipojokkan, difitnah, dituding sebagai pihak yang bukan saja mesti bertanggung jawab atas isu penganiayaan yang dialami Ratna, tapi juga diopinikan sebagai orang yang menganiaya Ratna. Tapi, pujian Pak Jokowi kepada Ratna menunjukkan kebesaran hatinya,&quot; kata Karding, Minggu (3/2/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8xOC8xLzExODMwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Ia mengatakan, Jokowi sebagai pemimpin maupun pribadi masih bisa melihat sisi positif seseorang, termasuk Ratna Sarumpaet, orang yang paling berperan dalam mendiskreditkan dirinya.
(Baca juga: DPR: Ratna Sarumpaet Rusak Demokrasi, Harus Diproses Hukum!)
 
Karding menuturkan, sikap Jokowi adalah anomali dari respons kubu Prabowo-Sandi. Alih-alih memuji Ratna, mereka justru memojokkan dan menghabisi karakter Ratna. Seolah-olah tidak pernah ada hal baik yang dilakukan Ratna untuk mereka.
&quot;Saya kira pujian Pak Jokowi kepada Ratna semakin mendewasakan masyarakat dan kehidupan politik kita bahwa kontestasi politik tidak mesti diwarnai kebencian, caci maki, apalagi memutus persahabatan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
