<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dampak Gempa 6 SR dan 52 Kali Gempa Susulan di Mentawai</title><description>Gempa bumi berkekuatan 6 SR mengguncang Kepulauan Mentawai pada 2 Februari 2019 sekira pukul 17.59 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/04/340/2013589/dampak-gempa-6-sr-dan-52-kali-gempa-susulan-di-mentawai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/04/340/2013589/dampak-gempa-6-sr-dan-52-kali-gempa-susulan-di-mentawai"/><item><title> Dampak Gempa 6 SR dan 52 Kali Gempa Susulan di Mentawai</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/04/340/2013589/dampak-gempa-6-sr-dan-52-kali-gempa-susulan-di-mentawai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/04/340/2013589/dampak-gempa-6-sr-dan-52-kali-gempa-susulan-di-mentawai</guid><pubDate>Senin 04 Februari 2019 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/04/340/2013589/dampak-gempa-6-sr-dan-52-kali-gempa-susulan-di-mentawai-N9XP4KZR41.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dampak kerusakan akibat gempa Mentawai (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/04/340/2013589/dampak-gempa-6-sr-dan-52-kali-gempa-susulan-di-mentawai-N9XP4KZR41.jpg</image><title>Dampak kerusakan akibat gempa Mentawai (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 6 SR mengguncang Kepulauan Mentawai pada 2 Februari 2019 sekira pukul 17.59 WIB. Pusat gempa di laut dengan kedalaman 18 km.&amp;nbsp;
Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa diikuti gempa susulan sebanyak 52 kali. Gempa terasa kuat sekira 3-4 detik di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
&quot;Sebagian masyarakat panik. Masyarakat merespons keluar dari rumah dan mencari tempat aman. Gempa ini tidak berpotensi tsunami,&quot; kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Senin  (4/2/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;15 Rumah, Gereja, dan Sekolah Rusak Akibat Gempa Mentawai)

Pengamatan TRC BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, sambung Sutopo, tidak ada gelombang pasang atau surut di pantai. Gempa juga tidak menimbulkan korban meninggal maupun luka.
&quot;Kerusakan fisik meliputi 1 unit puskesmas rusak di Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan, 1 unit mercusuar yang sudah tidak terpakai roboh, 11 unit rumah rusak ringan, dan 1 unit gereja rusak sedang,&quot; ujarnya.

Sebagian masyarakat memilih tinggal di luar rumah karena takut adanya gempa susulan yang lebih besar. Namun, saat ini, kondisi masyarakat kondusif dan aman dan tetap melakukan aktivitas secara normal.&amp;nbsp;
(Baca Juga: Akibat Gempa Mentawai, Menara Gereja Roboh hingga Jemaat Beribadat di Tenda)</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 6 SR mengguncang Kepulauan Mentawai pada 2 Februari 2019 sekira pukul 17.59 WIB. Pusat gempa di laut dengan kedalaman 18 km.&amp;nbsp;
Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa diikuti gempa susulan sebanyak 52 kali. Gempa terasa kuat sekira 3-4 detik di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
&quot;Sebagian masyarakat panik. Masyarakat merespons keluar dari rumah dan mencari tempat aman. Gempa ini tidak berpotensi tsunami,&quot; kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Senin  (4/2/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;15 Rumah, Gereja, dan Sekolah Rusak Akibat Gempa Mentawai)

Pengamatan TRC BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, sambung Sutopo, tidak ada gelombang pasang atau surut di pantai. Gempa juga tidak menimbulkan korban meninggal maupun luka.
&quot;Kerusakan fisik meliputi 1 unit puskesmas rusak di Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan, 1 unit mercusuar yang sudah tidak terpakai roboh, 11 unit rumah rusak ringan, dan 1 unit gereja rusak sedang,&quot; ujarnya.

Sebagian masyarakat memilih tinggal di luar rumah karena takut adanya gempa susulan yang lebih besar. Namun, saat ini, kondisi masyarakat kondusif dan aman dan tetap melakukan aktivitas secara normal.&amp;nbsp;
(Baca Juga: Akibat Gempa Mentawai, Menara Gereja Roboh hingga Jemaat Beribadat di Tenda)</content:encoded></item></channel></rss>
