<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Kepung Kabupaten Bangka</title><description>Kawasan terparah terjadi di Kabupaten Bangka. Puluhan rumah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/06/340/2014163/banjir-kepung-kabupaten-bangka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/06/340/2014163/banjir-kepung-kabupaten-bangka"/><item><title>Banjir Kepung Kabupaten Bangka</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/06/340/2014163/banjir-kepung-kabupaten-bangka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/06/340/2014163/banjir-kepung-kabupaten-bangka</guid><pubDate>Rabu 06 Februari 2019 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Arsan Mailanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/06/340/2014163/banjir-kepung-kabupaten-bangka-kC32gKWWjV.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/06/340/2014163/banjir-kepung-kabupaten-bangka-kC32gKWWjV.jpg</image><title></title></images><description>PANGKALPINANG - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sejak Senin siang 5 Februari mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir.

Kawasan terparah terjadi di Kabupaten Bangka. Puluhan rumah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

&quot;Total sementara terdata ada 32 rumah terdampak, satu korban jiwa terluka,&quot; ucap Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa kepada awak media di Pangkalpinang, Selasa (5/2/2019).

Ia menjelaskan, terdapat lima titik genangan banjir, di mana kawasan terparah terjadi di kawasan Kecamatan Sungailiat.



&quot;Lima titik tersebut di RSS, Parit Padang, Kenanga, Dwi Makmur dan Riding Panjang. Di Riding Panjang ada 6 rumah, Dwi Makmur 2 rumah, di Kenanga 17 rumah, di Kompi Senapan B 7 rumah,&quot; terang Mikron.

Menurutnya, banjir yang terjadi sejak pukul 12.30 WIB disebabkan saluran air dangkal, akibat sedimentasi lumpur tambang inkonvensional, ditambah dengan curah hujan tinggi dan air laut yang pasang.

&quot;Hujan juga disertai angin dan petir mengakibatkan satu orang korban jiwa lelaki usia kurang lebih 36 tahun di Kenanga tersambar petir,&quot; ungkapnya.

Petugas gabungan lanjut Mikron sudah diterjunkan kelokasi untuk membantu para korban.

&quot;Petugas yang turun dari BPBD Provinsi, satpol PP Bangka, Tagana, Dinkes, PMI, Pramuka, TNI, dan Polri,&quot; tukas Mikron.</description><content:encoded>PANGKALPINANG - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sejak Senin siang 5 Februari mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir.

Kawasan terparah terjadi di Kabupaten Bangka. Puluhan rumah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

&quot;Total sementara terdata ada 32 rumah terdampak, satu korban jiwa terluka,&quot; ucap Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa kepada awak media di Pangkalpinang, Selasa (5/2/2019).

Ia menjelaskan, terdapat lima titik genangan banjir, di mana kawasan terparah terjadi di kawasan Kecamatan Sungailiat.



&quot;Lima titik tersebut di RSS, Parit Padang, Kenanga, Dwi Makmur dan Riding Panjang. Di Riding Panjang ada 6 rumah, Dwi Makmur 2 rumah, di Kenanga 17 rumah, di Kompi Senapan B 7 rumah,&quot; terang Mikron.

Menurutnya, banjir yang terjadi sejak pukul 12.30 WIB disebabkan saluran air dangkal, akibat sedimentasi lumpur tambang inkonvensional, ditambah dengan curah hujan tinggi dan air laut yang pasang.

&quot;Hujan juga disertai angin dan petir mengakibatkan satu orang korban jiwa lelaki usia kurang lebih 36 tahun di Kenanga tersambar petir,&quot; ungkapnya.

Petugas gabungan lanjut Mikron sudah diterjunkan kelokasi untuk membantu para korban.

&quot;Petugas yang turun dari BPBD Provinsi, satpol PP Bangka, Tagana, Dinkes, PMI, Pramuka, TNI, dan Polri,&quot; tukas Mikron.</content:encoded></item></channel></rss>
