<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Disebut Jelaskan Secara Data dan Fakta, Bukan Melakukan Serangan</title><description>Jokowi yang kerap dikenal tenang, kini sudah mulai melontarkan serangan-serangan ke kubu rivalnya di Pemilu 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/06/605/2014172/jokowi-disebut-jelaskan-secara-data-dan-fakta-bukan-melakukan-serangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/06/605/2014172/jokowi-disebut-jelaskan-secara-data-dan-fakta-bukan-melakukan-serangan"/><item><title>Jokowi Disebut Jelaskan Secara Data dan Fakta, Bukan Melakukan Serangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/06/605/2014172/jokowi-disebut-jelaskan-secara-data-dan-fakta-bukan-melakukan-serangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/06/605/2014172/jokowi-disebut-jelaskan-secara-data-dan-fakta-bukan-melakukan-serangan</guid><pubDate>Rabu 06 Februari 2019 06:40 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/06/605/2014172/jokowi-disebut-jelaskan-secara-data-dan-fakta-bukan-melakukan-serangan-KlyUSg5tqC.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/06/605/2014172/jokowi-disebut-jelaskan-secara-data-dan-fakta-bukan-melakukan-serangan-KlyUSg5tqC.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mulai angkat suara terkair dengan isu-isu yang dihembuskan oleh lawan politiknya. Bahkan, Jokowi yang kerap dikenal tenang, kini sudah mulai melontarkan serangan-serangan ke kubu rivalnya di Pemilu 2019.

&quot;Serangan itu adalah persepsi orang saja. Pak Jokowi tidak menyerang atau melakukan serangan balik.  Pak Jokowi hanya mendudukan semua yang telah dilakukan pada tempatnya dan tidak disalahmengertikan,&quot; kata Anggota Dewan Pakar DPP Nasdem Teuku Taufiqulhadi kepada Okezone, Jakarta, Selasa (5/2/2019).

Jika Jokowi tidak menjelaskan dengan lebih intensif, kata Taufiqulhadi, maka orang berpikir benar seperti sejumlah informasi yang diputarbalikkan selama ini. Mengingat, banyak informasi yang dipelintir untuk kepentingan politik.

&quot;Contohnya adalah ekonomi. Ekonomi Indonesia telah mendapatkan pujian dari para pemimpin negara tetangga. PM Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, untuk pertama kali ekonomi Indonesia lebih baik dari Malaysia,&quot; tutur dia.

Dengan adanya kenyataan itu, Taufiqulhadi menekankan, tidak banyak orang yang menyampaikan informasi tersebut dengan benar dan jujur. Seharusnya, seluruh pihak harus bisa memberikan informasi yang sesuai dengan fakta.

&quot;Maka Itu semua semua harus dijelaskan Jokowi dengan gamblang dan sesering mungkin,&quot; ucap Taufiqulhadi.

Dengan begitu, anggota Komisi III DPR RI itu menyatakan bahwa Jokowi bukanlah tipe orang yang senang menyerang. Pasalnya, dia lebih dominan menyampaikan segala informasi yang jujur.

&quot;Kalau tidak informasi dari yang telah putarbalikkan itulah yang diterima masyarakat. Apakah sudah saatnya menyerang balik? Tidak ada yang perlu diserang balik dan bukan cara Pak Jokowi untuk menyerang,&quot; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mulai angkat suara terkair dengan isu-isu yang dihembuskan oleh lawan politiknya. Bahkan, Jokowi yang kerap dikenal tenang, kini sudah mulai melontarkan serangan-serangan ke kubu rivalnya di Pemilu 2019.

&quot;Serangan itu adalah persepsi orang saja. Pak Jokowi tidak menyerang atau melakukan serangan balik.  Pak Jokowi hanya mendudukan semua yang telah dilakukan pada tempatnya dan tidak disalahmengertikan,&quot; kata Anggota Dewan Pakar DPP Nasdem Teuku Taufiqulhadi kepada Okezone, Jakarta, Selasa (5/2/2019).

Jika Jokowi tidak menjelaskan dengan lebih intensif, kata Taufiqulhadi, maka orang berpikir benar seperti sejumlah informasi yang diputarbalikkan selama ini. Mengingat, banyak informasi yang dipelintir untuk kepentingan politik.

&quot;Contohnya adalah ekonomi. Ekonomi Indonesia telah mendapatkan pujian dari para pemimpin negara tetangga. PM Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, untuk pertama kali ekonomi Indonesia lebih baik dari Malaysia,&quot; tutur dia.

Dengan adanya kenyataan itu, Taufiqulhadi menekankan, tidak banyak orang yang menyampaikan informasi tersebut dengan benar dan jujur. Seharusnya, seluruh pihak harus bisa memberikan informasi yang sesuai dengan fakta.

&quot;Maka Itu semua semua harus dijelaskan Jokowi dengan gamblang dan sesering mungkin,&quot; ucap Taufiqulhadi.

Dengan begitu, anggota Komisi III DPR RI itu menyatakan bahwa Jokowi bukanlah tipe orang yang senang menyerang. Pasalnya, dia lebih dominan menyampaikan segala informasi yang jujur.

&quot;Kalau tidak informasi dari yang telah putarbalikkan itulah yang diterima masyarakat. Apakah sudah saatnya menyerang balik? Tidak ada yang perlu diserang balik dan bukan cara Pak Jokowi untuk menyerang,&quot; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
