<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekretaris Kemenpora Diperiksa Polisi Terkait Kasus Pengaturan Skor Bola</title><description>Polisi memeriksa Sekretaris Kemenpora terkait pengaturan skor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/07/337/2014776/sekretaris-kemenpora-diperiksa-polisi-terkait-kasus-pengaturan-skor-bola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/07/337/2014776/sekretaris-kemenpora-diperiksa-polisi-terkait-kasus-pengaturan-skor-bola"/><item><title>Sekretaris Kemenpora Diperiksa Polisi Terkait Kasus Pengaturan Skor Bola</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/07/337/2014776/sekretaris-kemenpora-diperiksa-polisi-terkait-kasus-pengaturan-skor-bola</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/07/337/2014776/sekretaris-kemenpora-diperiksa-polisi-terkait-kasus-pengaturan-skor-bola</guid><pubDate>Kamis 07 Februari 2019 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/07/337/2014776/sekretaris-kemenpora-diperiksa-polisi-terkait-kasus-pengaturan-skor-bola-WkE7wzLJBd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kombes Argo Yuwono.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/07/337/2014776/sekretaris-kemenpora-diperiksa-polisi-terkait-kasus-pengaturan-skor-bola-WkE7wzLJBd.jpg</image><title>Kombes Argo Yuwono.</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot Sulistiantoro Dewa Broto diperiksa penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri. Gatot dipanggil untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola di Indonesia.
Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono menjelaskan, pemeriksaan Gatot untuk mendalami pengaturan skor pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC pada Liga 2 Indonesia.
&quot;Iya, bener (dipanggil),&quot; kata Argo, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, hari ini. Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam perkara match fixing persepakbolaan Indonesia.
(Baca juga: Ruangan Joko Driyono Ikut Digeledah Satgas Antimafia Bola)
Kendati begitu, Argo belum bisa merinci detail pemeriksaan pejabat Kemenpora tersebut. Pasalnya, informasi lebih lanjut akan disampaikan usai proses pemeriksaan.
Polisi telah menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih; anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng; mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal; dan manajer PS Mojokerto Vigit Waluyo.
Sedangkan identitas lima tersangka lainnya belum diungkap polisi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot Sulistiantoro Dewa Broto diperiksa penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri. Gatot dipanggil untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola di Indonesia.
Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono menjelaskan, pemeriksaan Gatot untuk mendalami pengaturan skor pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC pada Liga 2 Indonesia.
&quot;Iya, bener (dipanggil),&quot; kata Argo, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Pemeriksaan dilakukan di Kantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, hari ini. Dia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam perkara match fixing persepakbolaan Indonesia.
(Baca juga: Ruangan Joko Driyono Ikut Digeledah Satgas Antimafia Bola)
Kendati begitu, Argo belum bisa merinci detail pemeriksaan pejabat Kemenpora tersebut. Pasalnya, informasi lebih lanjut akan disampaikan usai proses pemeriksaan.
Polisi telah menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih; anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng; mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal; dan manajer PS Mojokerto Vigit Waluyo.
Sedangkan identitas lima tersangka lainnya belum diungkap polisi.
</content:encoded></item></channel></rss>
