<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Politik Uang Diprediksi Melonjak Jelang Hari Pencoblosan</title><description>Burhanuddin turut menyebutkan jika adanya perubahan jumlah daerah pemilihan turut mempengaruhi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/08/605/2015310/politik-uang-diprediksi-melonjak-jelang-hari-pencoblosan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/08/605/2015310/politik-uang-diprediksi-melonjak-jelang-hari-pencoblosan"/><item><title>Politik Uang Diprediksi Melonjak Jelang Hari Pencoblosan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/08/605/2015310/politik-uang-diprediksi-melonjak-jelang-hari-pencoblosan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/08/605/2015310/politik-uang-diprediksi-melonjak-jelang-hari-pencoblosan</guid><pubDate>Jum'at 08 Februari 2019 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/08/605/2015310/politik-uang-diprediksi-melonjak-jelang-hari-pencoblosan-lwWdhjs8xi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi Potensi Politik Uang di Pemilu 2019 di Kemendagri (Foto: Harits Tryan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/08/605/2015310/politik-uang-diprediksi-melonjak-jelang-hari-pencoblosan-lwWdhjs8xi.jpg</image><title>Diskusi Potensi Politik Uang di Pemilu 2019 di Kemendagri (Foto: Harits Tryan)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi memprediksi adanya potensi naiknya jumlah politik uang dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019. Terutama mendekati hari pencoblosan, karena kurangnya pengawasan.

&quot;Karena monitor kurang, (jumlah politik uang) dugaan saya naik, dan umumnya semakin dekat dengan hari H semakin naik,&quot; kata dia dalam diskusi bertema Potensi Politik Uang di Pemilu 2019 di Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;PBNU: Ahmad Dhani Ahistoris dan Ilusif)

Tak hanya minimnya pengawasan, Burhanuddin turut menyebutkan jika adanya perubahan jumlah daerah pemilihan turut mempengaruhi. Bertambahnya jumlah kursi yang diperebutkan akan semakin membuat persaingan antar-caleg kian ketat.

&quot;Faktornya yang bertarung di pileg jauh lebih banyak dibandingkan 2014, karena dapil nambah kursi juga nambah,&quot; tuturnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Pengamat Nilai Serangan Jokowi ke Prabowo Bisa Berujung Blunder)
Padahal, kata Burhanuddin, target politik uang ini belum tentu efektif. Namun, justru uang tersebut banyak disalahgunakan kelompok-kelompok tertentu.

&amp;ldquo;Sudah pasti ada ketidakefektifan dalam politik uang. Potensi terjadinya uang disunat koordinator itu besar terjadi. Itu agency loss,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi memprediksi adanya potensi naiknya jumlah politik uang dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019. Terutama mendekati hari pencoblosan, karena kurangnya pengawasan.

&quot;Karena monitor kurang, (jumlah politik uang) dugaan saya naik, dan umumnya semakin dekat dengan hari H semakin naik,&quot; kata dia dalam diskusi bertema Potensi Politik Uang di Pemilu 2019 di Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;PBNU: Ahmad Dhani Ahistoris dan Ilusif)

Tak hanya minimnya pengawasan, Burhanuddin turut menyebutkan jika adanya perubahan jumlah daerah pemilihan turut mempengaruhi. Bertambahnya jumlah kursi yang diperebutkan akan semakin membuat persaingan antar-caleg kian ketat.

&quot;Faktornya yang bertarung di pileg jauh lebih banyak dibandingkan 2014, karena dapil nambah kursi juga nambah,&quot; tuturnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Pengamat Nilai Serangan Jokowi ke Prabowo Bisa Berujung Blunder)
Padahal, kata Burhanuddin, target politik uang ini belum tentu efektif. Namun, justru uang tersebut banyak disalahgunakan kelompok-kelompok tertentu.

&amp;ldquo;Sudah pasti ada ketidakefektifan dalam politik uang. Potensi terjadinya uang disunat koordinator itu besar terjadi. Itu agency loss,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
