<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Deras dan Luapan Kali Cipinang, Komplek Depsos Kebanjiran</title><description>hujan yang melanda sore tadi membuat sejumlah pemukiman di Jakarta Timur terendam banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/12/338/2016615/hujan-deras-dan-luapan-kali-cipinang-komplek-depsos-kebanjiran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/12/338/2016615/hujan-deras-dan-luapan-kali-cipinang-komplek-depsos-kebanjiran"/><item><title>Hujan Deras dan Luapan Kali Cipinang, Komplek Depsos Kebanjiran</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/12/338/2016615/hujan-deras-dan-luapan-kali-cipinang-komplek-depsos-kebanjiran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/12/338/2016615/hujan-deras-dan-luapan-kali-cipinang-komplek-depsos-kebanjiran</guid><pubDate>Selasa 12 Februari 2019 00:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/12/338/2016615/hujan-deras-dan-luapan-kali-cipinang-komplek-depsos-kebanjiran-h8Z56JNltd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Komplek Depsos (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/12/338/2016615/hujan-deras-dan-luapan-kali-cipinang-komplek-depsos-kebanjiran-h8Z56JNltd.jpg</image><title>Banjir di Komplek Depsos (foto: ist)</title></images><description>
JAKARTA - hujan yang melanda sore tadi membuat sejumlah pemukiman di Jakarta Timur terendam banjir. Salah satunya di kawasan Komplek Depsos, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, banjir merendam pemukiman ini hingga mencapai 50 centimeter dan kedalam satu meter berada di dekat Kali Cipinang.
Banjir mengganggu aktifitas warga di pemukiman ini, sejumlah warga pun terpaksa beraktifitas di tengah banjir. Sejumlah kendaraan milik warga juga mengalami mati mesin, akibat terendam banjir. Banjir sendiri terjadi akibat hujan deras sejak sore tadi dan luapan Kali Cipinang yang terjadi sejak sore.
&amp;ldquo;Dari jam 5 sore banjirnya, kiriman dari Depok dan Bogor. Ini belum surut, biasanya banjir dari jam 5 dan jam 7 malam sudah surut,&amp;rdquo; kata Petugas PSU, Iwan, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, hingga saat ini banyak warga masih di dalam rumahnya masing-masing karena berlantai dua, mereka enggan mengungsi di tempat yang aman.
Sementara itu, warga sekitar Ahmad Zailani mengatakan, perumahan tersebut kerap mengalami banjir dan lama untuk surut hingga berhari-hari.
&amp;ldquo;Kalau hujam sering banjir, bisa 2 hari baru surut. Di 2019 ini sudah ada 10 kali banjir,&amp;rdquo; kata Zailani.
Ia pun berharap pemerintah bisa memperhatikan pemukiman merika yang kerap banjir bila hujan tiba dan luapan dari aliran Kali Cipinang meluap.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>
JAKARTA - hujan yang melanda sore tadi membuat sejumlah pemukiman di Jakarta Timur terendam banjir. Salah satunya di kawasan Komplek Depsos, Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, banjir merendam pemukiman ini hingga mencapai 50 centimeter dan kedalam satu meter berada di dekat Kali Cipinang.
Banjir mengganggu aktifitas warga di pemukiman ini, sejumlah warga pun terpaksa beraktifitas di tengah banjir. Sejumlah kendaraan milik warga juga mengalami mati mesin, akibat terendam banjir. Banjir sendiri terjadi akibat hujan deras sejak sore tadi dan luapan Kali Cipinang yang terjadi sejak sore.
&amp;ldquo;Dari jam 5 sore banjirnya, kiriman dari Depok dan Bogor. Ini belum surut, biasanya banjir dari jam 5 dan jam 7 malam sudah surut,&amp;rdquo; kata Petugas PSU, Iwan, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, hingga saat ini banyak warga masih di dalam rumahnya masing-masing karena berlantai dua, mereka enggan mengungsi di tempat yang aman.
Sementara itu, warga sekitar Ahmad Zailani mengatakan, perumahan tersebut kerap mengalami banjir dan lama untuk surut hingga berhari-hari.
&amp;ldquo;Kalau hujam sering banjir, bisa 2 hari baru surut. Di 2019 ini sudah ada 10 kali banjir,&amp;rdquo; kata Zailani.
Ia pun berharap pemerintah bisa memperhatikan pemukiman merika yang kerap banjir bila hujan tiba dan luapan dari aliran Kali Cipinang meluap.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
