<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cicit Mbah Priok Minta Umat Islam Tetap Bersaudara Meski Beda Pilihan di Pilpres</title><description>Pihaknya juga menyampaikan, bahwa tugas Habib adalah menjaga persatuan dan kesatuan umat secara keseluruhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/12/605/2016973/cicit-mbah-priok-minta-umat-islam-tetap-bersaudara-meski-beda-pilihan-di-pilpres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/12/605/2016973/cicit-mbah-priok-minta-umat-islam-tetap-bersaudara-meski-beda-pilihan-di-pilpres"/><item><title>Cicit Mbah Priok Minta Umat Islam Tetap Bersaudara Meski Beda Pilihan di Pilpres</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/12/605/2016973/cicit-mbah-priok-minta-umat-islam-tetap-bersaudara-meski-beda-pilihan-di-pilpres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/12/605/2016973/cicit-mbah-priok-minta-umat-islam-tetap-bersaudara-meski-beda-pilihan-di-pilpres</guid><pubDate>Selasa 12 Februari 2019 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/12/605/2016973/cicit-mbah-priok-minta-umat-islam-tetap-bersaudara-meski-beda-pilihan-di-pilpres-2IWXhhYY6g.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/12/605/2016973/cicit-mbah-priok-minta-umat-islam-tetap-bersaudara-meski-beda-pilihan-di-pilpres-2IWXhhYY6g.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Habib Ali Zainal Abidin yang merupakan cicit dari Syech Sayyid Mbah Priok mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan umat menjelang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut Habib Ali Zainal Abidin, dukung mendukung antar-kelompok tidak terhindarkan. Ironisnya, di antara mereka justru saling menghujat. Bila hal ini terus dibiarkan maka berpotensi terjadinya disharmonisasi antar masyarakat dan umat beragama.

&quot;Persoalan politik adalah hal keduniawian, untuk itu kita tidak boleh berpecah gara-gara berbeda pilihan. Kalau umat islam pecah belah, nanti ada yang 'tepuk tangan'. Jadi, jangan sampai pilpres ini menjadikan kita saling hujat satu sama lain,&quot; ujar Habib Ali saat ditemui di Majelis Tadzkir Alhabib Ahmad bin Zein Alhaddad atau Gubah Al Haddad (Maqom Mbah Priuk) di Jalan Keramat Situs Sejarah Tanjung Priuk, Koja, Jakarta Utara.

Pihaknya juga menyampaikan, bahwa tugas Habib adalah menjaga persatuan dan kesatuan umat secara keseluruhan. Bahkan, menjaga bangsa ini dari segala rongrongan akidah. Sesama islam bersaudara. Namun demikian, sudah menjadi sunnatullah. Dan nabi Muhammad juga pernah mengatakan bahwa Islam banyak cabang, satu sama lain saling membanggakan golongannya. Dan tanda-tanda datangnya akhir zaman adalah munculnya fitnah dan berita sesat.



&quot;Bahkan saya aja tinggal di sini bukan berarti nyaman. Banyak serangan dan fitnah yang datang. Tapi kita sikapi dengan santun dan memohon perlindungan dari Allah,&quot; ujar Habib Ali.

Pada kesempatan itu, Al Habib juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan adanya isu yang berkembang di media sosial. Seperti banyaknya kabar hoax atau berita bohong

&quot;Kita harus bertabayyun dulu bila menyikapi sebuah pemberitaan, selanjutnya kita kembalikan kepada Allah dan Rasulnya,&quot; imbau Habib.

Terkait dengan pemilihan umum, baik itu Pileg maupun Pilpres, ia mengajak masyarakat agar beristikharah. Kemudian memohon kepada Allah dan minta petunjuk pilihan yang terbaiknya.

&quot;Kita kembalikan kepada Allah, mana pemimpin yang baik. Namun dalam konteks ini, kami tetap netral,&quot; ucap Habib.

Habib pun kembali menekankan, agar umat Islam tetap bersaudara meski berbeda pilihan politiknya. &quot;Sudahilah berpolemik masalah berbeda pilihan. Jangan kita pecah belah gara-berbeda pilihan politik, urusan akhirat lebih penting daripada urusan duniawi,&quot; pungkas Habib Ali.</description><content:encoded>JAKARTA - Habib Ali Zainal Abidin yang merupakan cicit dari Syech Sayyid Mbah Priok mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan umat menjelang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut Habib Ali Zainal Abidin, dukung mendukung antar-kelompok tidak terhindarkan. Ironisnya, di antara mereka justru saling menghujat. Bila hal ini terus dibiarkan maka berpotensi terjadinya disharmonisasi antar masyarakat dan umat beragama.

&quot;Persoalan politik adalah hal keduniawian, untuk itu kita tidak boleh berpecah gara-gara berbeda pilihan. Kalau umat islam pecah belah, nanti ada yang 'tepuk tangan'. Jadi, jangan sampai pilpres ini menjadikan kita saling hujat satu sama lain,&quot; ujar Habib Ali saat ditemui di Majelis Tadzkir Alhabib Ahmad bin Zein Alhaddad atau Gubah Al Haddad (Maqom Mbah Priuk) di Jalan Keramat Situs Sejarah Tanjung Priuk, Koja, Jakarta Utara.

Pihaknya juga menyampaikan, bahwa tugas Habib adalah menjaga persatuan dan kesatuan umat secara keseluruhan. Bahkan, menjaga bangsa ini dari segala rongrongan akidah. Sesama islam bersaudara. Namun demikian, sudah menjadi sunnatullah. Dan nabi Muhammad juga pernah mengatakan bahwa Islam banyak cabang, satu sama lain saling membanggakan golongannya. Dan tanda-tanda datangnya akhir zaman adalah munculnya fitnah dan berita sesat.



&quot;Bahkan saya aja tinggal di sini bukan berarti nyaman. Banyak serangan dan fitnah yang datang. Tapi kita sikapi dengan santun dan memohon perlindungan dari Allah,&quot; ujar Habib Ali.

Pada kesempatan itu, Al Habib juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan adanya isu yang berkembang di media sosial. Seperti banyaknya kabar hoax atau berita bohong

&quot;Kita harus bertabayyun dulu bila menyikapi sebuah pemberitaan, selanjutnya kita kembalikan kepada Allah dan Rasulnya,&quot; imbau Habib.

Terkait dengan pemilihan umum, baik itu Pileg maupun Pilpres, ia mengajak masyarakat agar beristikharah. Kemudian memohon kepada Allah dan minta petunjuk pilihan yang terbaiknya.

&quot;Kita kembalikan kepada Allah, mana pemimpin yang baik. Namun dalam konteks ini, kami tetap netral,&quot; ucap Habib.

Habib pun kembali menekankan, agar umat Islam tetap bersaudara meski berbeda pilihan politiknya. &quot;Sudahilah berpolemik masalah berbeda pilihan. Jangan kita pecah belah gara-berbeda pilihan politik, urusan akhirat lebih penting daripada urusan duniawi,&quot; pungkas Habib Ali.</content:encoded></item></channel></rss>
