<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Berpotensi Hujan Abu</title><description>Gunung Merapi keluarkan awan panas dan guguran lava.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/18/512/2019544/gunung-merapi-keluarkan-awan-panas-dan-guguran-lava-berpotensi-hujan-abu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/18/512/2019544/gunung-merapi-keluarkan-awan-panas-dan-guguran-lava-berpotensi-hujan-abu"/><item><title>Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Berpotensi Hujan Abu</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/18/512/2019544/gunung-merapi-keluarkan-awan-panas-dan-guguran-lava-berpotensi-hujan-abu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/18/512/2019544/gunung-merapi-keluarkan-awan-panas-dan-guguran-lava-berpotensi-hujan-abu</guid><pubDate>Senin 18 Februari 2019 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/18/512/2019544/gunung-merapi-keluarkan-awan-panas-dan-guguran-lava-berpotensi-hujan-abu-1sxutxkOyM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Taufik Budi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/18/512/2019544/gunung-merapi-keluarkan-awan-panas-dan-guguran-lava-berpotensi-hujan-abu-1sxutxkOyM.jpg</image><title>(Foto: Taufik Budi/Okezone)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas hingga lima kali pagi ini. Jarak luncurnya cukup jauh, hingga satu kilometer menuju arah Kali Gendol. Warga diimbau tetap tenang dan mewaspadai potensi hujan abu.
&amp;ldquo;Telah terjadi lima kali awan panas guguran di Gunung Merapi Pukul 06.05 WIB, 06.13 WIB, 06.24 WIB, 06.25 WIB, dan 06.28 WIB dengan jarak luncur maksimum satu kilometer ke arah Kali Gendol,&amp;rdquo; tulis petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), dilansir dari akun Twitter @BPPTKG, Senin (18/2/2019).

&amp;ldquo;Awan panas guguran dan guguran lava berpotensi menimbulkan hujan abu, sehingga warga Merapi diharap tetap tenang serta selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik,&amp;rdquo; tulis akun tersebut.
Berdasarkan pengamatan petugas, guguran Gunung Merapi periode 00.00-06.00 WIB, terekam 31 kali gempa guguran dengan durasi 12-92 detik. Terpantau dari CCTV tiga kali guguran ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 700-900 meter.
&amp;ldquo;Periode 06.00-12.00 WIB, berdasarkan data seismik, terekam 18 kali gempa guguran dengan durasi 21-71 detik. Terpantau dari CCTV Sembilan kali guguran ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 200-900 meter,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas hingga lima kali pagi ini. Jarak luncurnya cukup jauh, hingga satu kilometer menuju arah Kali Gendol. Warga diimbau tetap tenang dan mewaspadai potensi hujan abu.
&amp;ldquo;Telah terjadi lima kali awan panas guguran di Gunung Merapi Pukul 06.05 WIB, 06.13 WIB, 06.24 WIB, 06.25 WIB, dan 06.28 WIB dengan jarak luncur maksimum satu kilometer ke arah Kali Gendol,&amp;rdquo; tulis petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), dilansir dari akun Twitter @BPPTKG, Senin (18/2/2019).

&amp;ldquo;Awan panas guguran dan guguran lava berpotensi menimbulkan hujan abu, sehingga warga Merapi diharap tetap tenang serta selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik,&amp;rdquo; tulis akun tersebut.
Berdasarkan pengamatan petugas, guguran Gunung Merapi periode 00.00-06.00 WIB, terekam 31 kali gempa guguran dengan durasi 12-92 detik. Terpantau dari CCTV tiga kali guguran ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 700-900 meter.
&amp;ldquo;Periode 06.00-12.00 WIB, berdasarkan data seismik, terekam 18 kali gempa guguran dengan durasi 21-71 detik. Terpantau dari CCTV Sembilan kali guguran ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 200-900 meter,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
