<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Debat, Jokowi: Jangan Sampai Beda Pilihan Kita Jadi Enggak Saling Ngomong</title><description>Jokowi berpesan agar masyarakat saling menghargai dan menghormati perbedaan pilihan dalam Pilpres 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019602/usai-debat-jokowi-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-jadi-enggak-saling-ngomong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019602/usai-debat-jokowi-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-jadi-enggak-saling-ngomong"/><item><title>Usai Debat, Jokowi: Jangan Sampai Beda Pilihan Kita Jadi Enggak Saling Ngomong</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019602/usai-debat-jokowi-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-jadi-enggak-saling-ngomong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019602/usai-debat-jokowi-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-jadi-enggak-saling-ngomong</guid><pubDate>Senin 18 Februari 2019 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Anggun Tifani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/18/605/2019602/usai-debat-jokowi-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-jadi-eggak-saling-ngomong-GcPu0Brq1y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Usai Membagikan 5.000 Sertifikat Tanah kepada Warga Kabupaten Tangerang (foto: Anggun T/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/18/605/2019602/usai-debat-jokowi-jangan-sampai-beda-pilihan-kita-jadi-eggak-saling-ngomong-GcPu0Brq1y.jpg</image><title>Presiden Jokowi Usai Membagikan 5.000 Sertifikat Tanah kepada Warga Kabupaten Tangerang (foto: Anggun T/Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Usai debat kedua capres yang digelar semalam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar masyarakat saling menghargai dan menghormati perbedaan pilihan dalam Pilpres 2019.
&quot;Jangan sampai karena pemilihan bupati, gubernur, presiden kita jadi enggak saling ngomong karena beda pilihan. Antar kampung enggak mau ngomong karena beda pilihan presiden, di majlis ta'lim karena beda pilihan enggak mau ngomong, jadi saya titip jangan begitu, karena beda pilihan presiden,&quot; kata Jokowi usai membagikan sertifikat tanah secara gratis di Halaman Pemerintah Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (18/2/2019).
(Baca Juga: Jokowi Luruskan Data soal Impor Jagung dalam Debat Kedua)&amp;nbsp;

Capres nomor urut 1 ini mengatakan, agar memilih pemimpin sesuai hati nurani. &quot;Memilih pemimpin itu pilih sesuai hati nurani kita. Programnya bagus enggak? Ide dan gagasannya bagus Enggak? Nah sudah lihat dari itunya saja,&quot; ucapnya.
Terkait isu dirinya seorang antek PKI, Jokowi mengaku geram bersabar atas isu-isu yang menimpa dirinya. &quot;Empat tahun dianggap PKI saya sabar. Akhirnya setelah empat tahun saya jawab. Saya ini lahir tahun 1961, ada PKI balita?&quot; imbuhnya.
Jokowi menegaskan, bahwa dirinya telah cukup lama bersabar namun tak lagi kuasa dengan isu-isu yang semakin menjadi-jadi. &quot;Saya empat tahun setengah diam, saya sabar tapi saya lama-lama nggak kuat juga, kan saya hanya manusia biasa. Saya nggak marah loh ini, hanya menjelaskan biar enggak kemakan isu-isu politik,&quot; tuturnya.
(Baca Juga: BPN Sebut Prabowo Tahu Istilah Unicorn, Ini Penjelasannya)



</description><content:encoded>TANGERANG - Usai debat kedua capres yang digelar semalam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar masyarakat saling menghargai dan menghormati perbedaan pilihan dalam Pilpres 2019.
&quot;Jangan sampai karena pemilihan bupati, gubernur, presiden kita jadi enggak saling ngomong karena beda pilihan. Antar kampung enggak mau ngomong karena beda pilihan presiden, di majlis ta'lim karena beda pilihan enggak mau ngomong, jadi saya titip jangan begitu, karena beda pilihan presiden,&quot; kata Jokowi usai membagikan sertifikat tanah secara gratis di Halaman Pemerintah Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (18/2/2019).
(Baca Juga: Jokowi Luruskan Data soal Impor Jagung dalam Debat Kedua)&amp;nbsp;

Capres nomor urut 1 ini mengatakan, agar memilih pemimpin sesuai hati nurani. &quot;Memilih pemimpin itu pilih sesuai hati nurani kita. Programnya bagus enggak? Ide dan gagasannya bagus Enggak? Nah sudah lihat dari itunya saja,&quot; ucapnya.
Terkait isu dirinya seorang antek PKI, Jokowi mengaku geram bersabar atas isu-isu yang menimpa dirinya. &quot;Empat tahun dianggap PKI saya sabar. Akhirnya setelah empat tahun saya jawab. Saya ini lahir tahun 1961, ada PKI balita?&quot; imbuhnya.
Jokowi menegaskan, bahwa dirinya telah cukup lama bersabar namun tak lagi kuasa dengan isu-isu yang semakin menjadi-jadi. &quot;Saya empat tahun setengah diam, saya sabar tapi saya lama-lama nggak kuat juga, kan saya hanya manusia biasa. Saya nggak marah loh ini, hanya menjelaskan biar enggak kemakan isu-isu politik,&quot; tuturnya.
(Baca Juga: BPN Sebut Prabowo Tahu Istilah Unicorn, Ini Penjelasannya)



</content:encoded></item></channel></rss>
