<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Usul Pertanyaan Debat Dihilangkan karena Sulit Ditangkap Masyarakat</title><description>Sandiaga Uno mengusulkan pertanyaan debat dihilangkan karena sulit ditangkap masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019617/sandiaga-usul-pertanyaan-debat-dihilangkan-karena-sulit-ditangkap-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019617/sandiaga-usul-pertanyaan-debat-dihilangkan-karena-sulit-ditangkap-masyarakat"/><item><title>Sandiaga Usul Pertanyaan Debat Dihilangkan karena Sulit Ditangkap Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019617/sandiaga-usul-pertanyaan-debat-dihilangkan-karena-sulit-ditangkap-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/18/605/2019617/sandiaga-usul-pertanyaan-debat-dihilangkan-karena-sulit-ditangkap-masyarakat</guid><pubDate>Senin 18 Februari 2019 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/18/605/2019617/sandiaga-usul-pertanyaan-debat-dihilangkan-karena-sulit-ditangkap-masyarakat-q256FN5C1U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: M Rizky/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/18/605/2019617/sandiaga-usul-pertanyaan-debat-dihilangkan-karena-sulit-ditangkap-masyarakat-q256FN5C1U.jpg</image><title>Foto: M Rizky/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menilai banyak pertanyaan debat yang dususun panelis tak bisa &amp;lsquo;ditangkap masyarakat&amp;rsquo;. Hal ini terkait debat kedua Pilpres 2019 yang telah selesai digelar di Hotel Sultan, Minggu 17 Februari 2019 malam.
&quot;Ternyata pertanyaan yang disampaikan dari panelis itu tidak ditangkap sama masyarakat, saya mengusulkan secara firm untuk debat selanjutnya bahwa kita tidak usah diberikan pertanyaan,&quot; kata Sandiaga di media center Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/02/17/55914/283600_medium.jpg&quot; alt=&quot;Debat Kedua Calon Presiden Antara Jokowi dan Prabowo Saling Serang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut Sandiaga, lebih baik calon langsung menjelaskan apa yang menjadi visi-misi yang diusung, sehingga mudah dipahami masyarakat.
(Baca juga: Jokowi: Orang Bawa Pulpen Saja Ribut)
&quot;Sampaikan aja apa yang ada menjadi program visi kita, dan langsung saling bertanya untuk masing-masing topik. Karena kalau ada pertanyaan itu susah sekali masyarakat menangkapnya,&quot; kata dia.
Sandiaga juga mengkritisi banyaknya tepuk tangan dari penonton saat peserta debat menyampaikan gagasannya. Ia mengusulkan agar tepuk tangan hanya dilakukan di akhir penjelasan sehingga tidak mengganggu jalannya debat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8xOC8xLzExODY0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tepuk tangan itu hanya boleh di awal dan akhir, jangan ditengah-tengah karena itu mendestruksi acara debat itu sendiri. Nah masukan ini saya sudah sampaikan ke pak Dirman (Sudirman Said), mudah-mudahan ini ada perbaikan di debat selanjutnya,&quot; imbuhnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menilai banyak pertanyaan debat yang dususun panelis tak bisa &amp;lsquo;ditangkap masyarakat&amp;rsquo;. Hal ini terkait debat kedua Pilpres 2019 yang telah selesai digelar di Hotel Sultan, Minggu 17 Februari 2019 malam.
&quot;Ternyata pertanyaan yang disampaikan dari panelis itu tidak ditangkap sama masyarakat, saya mengusulkan secara firm untuk debat selanjutnya bahwa kita tidak usah diberikan pertanyaan,&quot; kata Sandiaga di media center Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/02/17/55914/283600_medium.jpg&quot; alt=&quot;Debat Kedua Calon Presiden Antara Jokowi dan Prabowo Saling Serang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Menurut Sandiaga, lebih baik calon langsung menjelaskan apa yang menjadi visi-misi yang diusung, sehingga mudah dipahami masyarakat.
(Baca juga: Jokowi: Orang Bawa Pulpen Saja Ribut)
&quot;Sampaikan aja apa yang ada menjadi program visi kita, dan langsung saling bertanya untuk masing-masing topik. Karena kalau ada pertanyaan itu susah sekali masyarakat menangkapnya,&quot; kata dia.
Sandiaga juga mengkritisi banyaknya tepuk tangan dari penonton saat peserta debat menyampaikan gagasannya. Ia mengusulkan agar tepuk tangan hanya dilakukan di akhir penjelasan sehingga tidak mengganggu jalannya debat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMi8xOC8xLzExODY0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tepuk tangan itu hanya boleh di awal dan akhir, jangan ditengah-tengah karena itu mendestruksi acara debat itu sendiri. Nah masukan ini saya sudah sampaikan ke pak Dirman (Sudirman Said), mudah-mudahan ini ada perbaikan di debat selanjutnya,&quot; imbuhnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
