<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemilu 2019 Diamankan 271.880 Polisi, 68.894 TNI dan 161 Ribu Linmas</title><description>Polri mengerahkan kepolisian untuk bertugas mengamankan seluruh proses tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/337/2020116/pemilu-2019-diamankan-271-880-polisi-68-894-tni-dan-161-ribu-linmas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/19/337/2020116/pemilu-2019-diamankan-271-880-polisi-68-894-tni-dan-161-ribu-linmas"/><item><title>Pemilu 2019 Diamankan 271.880 Polisi, 68.894 TNI dan 161 Ribu Linmas</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/337/2020116/pemilu-2019-diamankan-271-880-polisi-68-894-tni-dan-161-ribu-linmas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/19/337/2020116/pemilu-2019-diamankan-271-880-polisi-68-894-tni-dan-161-ribu-linmas</guid><pubDate>Selasa 19 Februari 2019 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/19/337/2020116/pemilu-2019-diamankan-271-880-polisi-68-894-tni-dan-161-ribu-linmas-gsfzWxUTNA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/19/337/2020116/pemilu-2019-diamankan-271-880-polisi-68-894-tni-dan-161-ribu-linmas-gsfzWxUTNA.jpg</image><title>Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polri mengerahkan kepolisian untuk bertugas mengamankan seluruh proses tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019. Selain Polri, jajaran TNI dan Lintas Masyarakat (Linmas) juga akan dikerahkan untuk menjaga pesta demokrasi.
&quot;Kemudian, personel yang dilibatkan  Polri 271.880 itu terlibat langsung pemilu. Dibantu TNI 68.894 dan Linmas 161.124,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam wawancara khusus bersama Okezone di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2019).

(Baca Juga: Heboh Kabar Ada Tanda Lubang di Surat Suara Pilpres 2019, Ini Faktanya)&amp;nbsp;
Ratusan ribuan personel gabungan itu juga akan diterjunkan untuk menjaga keamanan dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di seluruh Indonesia. Setidaknya, ada 805.964 total TPS yang tersedia.
&quot;Itu akan amankan dari jumlah TPS dalam negeri 805.075 , luar negeri 620 TPS, kotak suara keliling 269,&quot; tutur Dedi.
Dalam mengamankan lokasi pencoblosan, Polri membagi tiga klasifikasi, yakni wilayah cukup aman, rawan dan sangat rawan. Dari pemetaan itu, nantinya tiap pola pengamanan akan dibedakan pada tiap TPS-nya.
&quot;Tentunya TPS-nya ada tiga pola, pola cukup aman, rawan, sangat rawan,&quot; ujar Dedi.
Pembagian pola pengamanan untuk wilayah cukup rawan yakni, satu personel kepolisian ditugaskan menjaga dua TPS dibantu dengan empat personel Linmas.
(Baca Juga: Kemenag: Mari Doakan Indonesia Agar Tak Saling Caci Jelang Pilpres 2019)&amp;nbsp;
Kemudian, untuk kawasan kategori rawan, dua personel kepolisian dan enam linmas akan dikerahkan menjaga satu TPS. Sedangkan, wilayah sangat rawan, TPS akan diamankan oleh empat polisi dan 10 personel Linmas.
&quot;Ini dibagi menjadi lima dimensi untuk ukuran keamanan Pemilu, dari provinsi memiliki kerawanan tinggi, tingkat kab, kota,&quot; tutur Dedi.</description><content:encoded>JAKARTA - Polri mengerahkan kepolisian untuk bertugas mengamankan seluruh proses tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019. Selain Polri, jajaran TNI dan Lintas Masyarakat (Linmas) juga akan dikerahkan untuk menjaga pesta demokrasi.
&quot;Kemudian, personel yang dilibatkan  Polri 271.880 itu terlibat langsung pemilu. Dibantu TNI 68.894 dan Linmas 161.124,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam wawancara khusus bersama Okezone di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2019).

(Baca Juga: Heboh Kabar Ada Tanda Lubang di Surat Suara Pilpres 2019, Ini Faktanya)&amp;nbsp;
Ratusan ribuan personel gabungan itu juga akan diterjunkan untuk menjaga keamanan dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di seluruh Indonesia. Setidaknya, ada 805.964 total TPS yang tersedia.
&quot;Itu akan amankan dari jumlah TPS dalam negeri 805.075 , luar negeri 620 TPS, kotak suara keliling 269,&quot; tutur Dedi.
Dalam mengamankan lokasi pencoblosan, Polri membagi tiga klasifikasi, yakni wilayah cukup aman, rawan dan sangat rawan. Dari pemetaan itu, nantinya tiap pola pengamanan akan dibedakan pada tiap TPS-nya.
&quot;Tentunya TPS-nya ada tiga pola, pola cukup aman, rawan, sangat rawan,&quot; ujar Dedi.
Pembagian pola pengamanan untuk wilayah cukup rawan yakni, satu personel kepolisian ditugaskan menjaga dua TPS dibantu dengan empat personel Linmas.
(Baca Juga: Kemenag: Mari Doakan Indonesia Agar Tak Saling Caci Jelang Pilpres 2019)&amp;nbsp;
Kemudian, untuk kawasan kategori rawan, dua personel kepolisian dan enam linmas akan dikerahkan menjaga satu TPS. Sedangkan, wilayah sangat rawan, TPS akan diamankan oleh empat polisi dan 10 personel Linmas.
&quot;Ini dibagi menjadi lima dimensi untuk ukuran keamanan Pemilu, dari provinsi memiliki kerawanan tinggi, tingkat kab, kota,&quot; tutur Dedi.</content:encoded></item></channel></rss>
