<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mencekam, Sekelompok Beruang Berkeliaran di Perkarangan Warga   </title><description>Masyarakat Desa Lubuk Pungguk dan Desa Muara Madras, Kabupaten Merangin, Jambi dihebohkan dengan kemunculan sekelompok Beruang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/340/2019814/mencekam-sekelompok-beruang-berkeliaran-di-perkarangan-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/19/340/2019814/mencekam-sekelompok-beruang-berkeliaran-di-perkarangan-warga"/><item><title> Mencekam, Sekelompok Beruang Berkeliaran di Perkarangan Warga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/340/2019814/mencekam-sekelompok-beruang-berkeliaran-di-perkarangan-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/19/340/2019814/mencekam-sekelompok-beruang-berkeliaran-di-perkarangan-warga</guid><pubDate>Selasa 19 Februari 2019 00:29 WIB</pubDate><dc:creator>Abimayu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/18/340/2019814/mencekam-sekelompok-beruang-berkeliaran-di-perkarangan-warga-T30L0qJN80.gif" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/18/340/2019814/mencekam-sekelompok-beruang-berkeliaran-di-perkarangan-warga-T30L0qJN80.gif</image><title>Foto Ilustrasi</title></images><description>
MERANGIN - Masyarakat Desa Lubuk Pungguk dan Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi dihebohkan dengan kemunculan sekelompok Beruang yang masuk ke pemukiman warga beberapa minggu ini.

Salah satu masyarakat Desa Lubuk Pungguk, Andi Kurniawan, mengatakan kelompok Beruang tersebut sangat meresahkan masyarakat karena selain merusak tanaman dikhawatirkan akan menyerang masyarakat.

&quot;Masyarakat khawatir selain merusak tanaman, Beruang tersebut bisa juga menyerang warga, jadi masyarakat resah dan tidak berani pergi ke ladang untuk beraktivitas,&quot; ujar Andi Kurniawan, Senin (18/2/2019).
&amp;nbsp;
Begitu pun keterangan dari Kepala Desa Lubuk Pungguk, Adi Sutra, yang membenarkan kelompok Beruang tersebut juga memakan ternak warga seperti ayam dan kambing dalam minggu terakhir ini.

&quot;Beruang itu meresahkan sudah hampir sebulan ini, yang dimakannya ayam sudah tidak terhitung lagi dan juga kambing warga,&quot; ujar Adi Sutra.

Menurut Adi Sutra sudah ada pihak dari Kehutanan yang memberikan perangkap untuk menangkap Beruang tersebut, namun hingga hari ini tidak satu pun yang berhasil ditangkap.

&quot;Sudah ada orang Kehutanan yang memberikan perangkap untuk menangkap, namun karena disuruh warga yang memasang jadi belum efektif dan belum berhasil menangkapnya,&quot; ujar Adi Sutra.

Hingga saat ini kondisi warga desa diwilayag tersebut sangat mencekam, hingga warga mengurangi aktivitas diluar rumah.

</description><content:encoded>
MERANGIN - Masyarakat Desa Lubuk Pungguk dan Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi dihebohkan dengan kemunculan sekelompok Beruang yang masuk ke pemukiman warga beberapa minggu ini.

Salah satu masyarakat Desa Lubuk Pungguk, Andi Kurniawan, mengatakan kelompok Beruang tersebut sangat meresahkan masyarakat karena selain merusak tanaman dikhawatirkan akan menyerang masyarakat.

&quot;Masyarakat khawatir selain merusak tanaman, Beruang tersebut bisa juga menyerang warga, jadi masyarakat resah dan tidak berani pergi ke ladang untuk beraktivitas,&quot; ujar Andi Kurniawan, Senin (18/2/2019).
&amp;nbsp;
Begitu pun keterangan dari Kepala Desa Lubuk Pungguk, Adi Sutra, yang membenarkan kelompok Beruang tersebut juga memakan ternak warga seperti ayam dan kambing dalam minggu terakhir ini.

&quot;Beruang itu meresahkan sudah hampir sebulan ini, yang dimakannya ayam sudah tidak terhitung lagi dan juga kambing warga,&quot; ujar Adi Sutra.

Menurut Adi Sutra sudah ada pihak dari Kehutanan yang memberikan perangkap untuk menangkap Beruang tersebut, namun hingga hari ini tidak satu pun yang berhasil ditangkap.

&quot;Sudah ada orang Kehutanan yang memberikan perangkap untuk menangkap, namun karena disuruh warga yang memasang jadi belum efektif dan belum berhasil menangkapnya,&quot; ujar Adi Sutra.

Hingga saat ini kondisi warga desa diwilayag tersebut sangat mencekam, hingga warga mengurangi aktivitas diluar rumah.

</content:encoded></item></channel></rss>
