<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU Akui Ada Komplain saat Debat Kedua Capres Berlangsung   </title><description>Arief menekankan, di dalam ruangan debat juga ada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyaksikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/605/2020091/kpu-akui-ada-komplain-saat-debat-kedua-capres-berlangsung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/19/605/2020091/kpu-akui-ada-komplain-saat-debat-kedua-capres-berlangsung"/><item><title>KPU Akui Ada Komplain saat Debat Kedua Capres Berlangsung   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/605/2020091/kpu-akui-ada-komplain-saat-debat-kedua-capres-berlangsung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/19/605/2020091/kpu-akui-ada-komplain-saat-debat-kedua-capres-berlangsung</guid><pubDate>Selasa 19 Februari 2019 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/19/605/2020091/kpu-akui-ada-komplain-saat-debat-kedua-capres-berlangsung-CUUia9Wcu9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/19/605/2020091/kpu-akui-ada-komplain-saat-debat-kedua-capres-berlangsung-CUUia9Wcu9.jpg</image><title>Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengakui, jika Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan komplain di sela-sela debat kedua Pilpres 2019.
&amp;ldquo;Ya memang ada komplain, tapi kan debat harus jalan, nanti kalau ada keberatan silakan saja,&amp;rdquo; kata Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).
Arief menjelaskan, komplain yang dimaksud karena keberatan soal ucapan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) yang membeberkan ribuan hektare lahan di Indonesia yang dimiliki calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
&amp;ldquo;Ya ada keberatan soal disampaikannya pertanyaan itu. Tapi kan kita harus mempelajari betul, betul enggak itu sebagaimana yang masuk dalam regulasi kita, bahwa terjadi pelanggaran atau tidak terjadi pelanggaran,&amp;rdquo; katanya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Mahfud MD Ingatkan Masyarakat Waspadai Gejala Perpecahan Jelang Pilpres 2019)

Arief menekankan, di dalam ruangan debat juga ada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyaksikan. Sehingga, pihaknya akan menyerahkan semuanya ke Bawaslu.
&amp;ldquo;Kan ada Bawaslu juga di situ langsung mengawasi, hadir di dalam ruangan, kita tunggu aja hasil pemeriksaan di Bawaslu seperti apa. Nanti kita liat dulu,&amp;rdquo; ujar Arief.
Meski begitu, ia tak bisa merincikan secara detail mengenai insiden komplain yang dilakukan BPN. Di mana, beberapa orang dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga turut maju ke depan.
&amp;ldquo;Kejadiannya seperti apa ya? Itu crowded sekali saya enggak ingat,&amp;rdquo; ujar Arief.
Sebelumnya Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief mem-posting video di dalam akun Twitter pribadinya. Terdapat momen saat di dalam ruang debat terlihat sejumlah anggota BPN Prabowo-Sandiaga menghampiri deretan kursi komisioner KPU dan Bawaslu di ruangan debat.
Adapun beberapa di antaranya Priyo Budi Santoso, Maher Algadri, Putra Jaya Husin, dan Jansen Sitindaon. Momen panas itu, bahkan memantik Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ikut maju. (Baca Juga:&amp;nbsp;Singgung Kepemilikan Lahan Prabowo, Kiai Ma'ruf: Itu Bukan Menyerang)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengakui, jika Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan komplain di sela-sela debat kedua Pilpres 2019.
&amp;ldquo;Ya memang ada komplain, tapi kan debat harus jalan, nanti kalau ada keberatan silakan saja,&amp;rdquo; kata Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).
Arief menjelaskan, komplain yang dimaksud karena keberatan soal ucapan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) yang membeberkan ribuan hektare lahan di Indonesia yang dimiliki calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
&amp;ldquo;Ya ada keberatan soal disampaikannya pertanyaan itu. Tapi kan kita harus mempelajari betul, betul enggak itu sebagaimana yang masuk dalam regulasi kita, bahwa terjadi pelanggaran atau tidak terjadi pelanggaran,&amp;rdquo; katanya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Mahfud MD Ingatkan Masyarakat Waspadai Gejala Perpecahan Jelang Pilpres 2019)

Arief menekankan, di dalam ruangan debat juga ada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyaksikan. Sehingga, pihaknya akan menyerahkan semuanya ke Bawaslu.
&amp;ldquo;Kan ada Bawaslu juga di situ langsung mengawasi, hadir di dalam ruangan, kita tunggu aja hasil pemeriksaan di Bawaslu seperti apa. Nanti kita liat dulu,&amp;rdquo; ujar Arief.
Meski begitu, ia tak bisa merincikan secara detail mengenai insiden komplain yang dilakukan BPN. Di mana, beberapa orang dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin juga turut maju ke depan.
&amp;ldquo;Kejadiannya seperti apa ya? Itu crowded sekali saya enggak ingat,&amp;rdquo; ujar Arief.
Sebelumnya Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief mem-posting video di dalam akun Twitter pribadinya. Terdapat momen saat di dalam ruang debat terlihat sejumlah anggota BPN Prabowo-Sandiaga menghampiri deretan kursi komisioner KPU dan Bawaslu di ruangan debat.
Adapun beberapa di antaranya Priyo Budi Santoso, Maher Algadri, Putra Jaya Husin, dan Jansen Sitindaon. Momen panas itu, bahkan memantik Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ikut maju. (Baca Juga:&amp;nbsp;Singgung Kepemilikan Lahan Prabowo, Kiai Ma'ruf: Itu Bukan Menyerang)</content:encoded></item></channel></rss>
