<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatihan Cooking Class Caleg Perindo Sajikan Menu Favorit untuk Peluang Usaha</title><description>Pelatihan wirausaha dan cooking class yang digelar caleg Partai Perindo selalu menyajikan menu-menu favorit kepada masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/606/2020221/pelatihan-cooking-class-caleg-perindo-sajikan-menu-favorit-untuk-peluang-usaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/19/606/2020221/pelatihan-cooking-class-caleg-perindo-sajikan-menu-favorit-untuk-peluang-usaha"/><item><title>Pelatihan Cooking Class Caleg Perindo Sajikan Menu Favorit untuk Peluang Usaha</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/19/606/2020221/pelatihan-cooking-class-caleg-perindo-sajikan-menu-favorit-untuk-peluang-usaha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/19/606/2020221/pelatihan-cooking-class-caleg-perindo-sajikan-menu-favorit-untuk-peluang-usaha</guid><pubDate>Selasa 19 Februari 2019 18:56 WIB</pubDate><dc:creator>Wijayakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/19/606/2020221/pelatihan-cooking-class-caleg-perindo-sajikan-menu-favorit-untuk-peluang-usaha-SC8b3a6neT.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/19/606/2020221/pelatihan-cooking-class-caleg-perindo-sajikan-menu-favorit-untuk-peluang-usaha-SC8b3a6neT.jpg</image><title></title></images><description>BEKASI - Pelatihan wirausaha dan cooking class yang digelar caleg Partai Perindo selalu menyajikan menu-menu favorit kepada masyarakat. Sesuai dengan tujuannya, yakni menciptakan bibit-bibit wirausaha, menu yang diajarkan di pelatihan juga memiliki segmen pasar yang luas dan berpeluang baik jika dijadikan usaha.

Dari sekian banyak menu yang ditawarkan, fried chicken merupakan yang paling banyak diminati masyarakat untuk diajarkan. Salah satunya masyarakat di RT 02 RW 04 Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

&quot;Menu ini sangat favorit dan disukai oleh semua kalangan masyarakat. Dan ini kalau dijadikan usaha, modalnya juga kecil dan bisa dibuat skala rumahan ataupun dijual di sekolah. Harganya juga bisa bersaing,&quot; kata caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Bekasi-Depok), Henky Eko Sriyantono di lokasi, Selasa (19/2/2019).

Meski tidak dijadikan usaha, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk menghemat pengeluaran belanja. Ibu-ibu bisa membuat fried chicken sendiri dan tidak perlu lagi membeli di luar.



&quot;Paling tidak, bisa mengurangi uang jajan anaknya. Biasanya tiap hari minta dibelikan fried chicken, akhirnya bisa bikin sendiri. Nah yang juga penting, ini higienis. Karena bikin sendiri, jadi kebersihannya juga tahu, bagaimana mencuci ayamnya, sampai dengan matang,&quot; ujarnya.

Caleg nomor urut 1 itu juga merasa prihatin dengan kondisi sektor UMKM di Indonesia yang cenderung stagnan. Menurut, perkembangan UMKM terkendala sejumlah hal, diantaranya marketing dan akses permodalan.

&quot;Jadi kami dalam pelatihan yang sudah dilakukan, juga melakukan pembinaan dalam hal memasarkan produk, menentukan harga jual supaya bisa kompetitif dengan pemain yang lain. Kami juga mengajarkan cara menggunakan sosial media untuk berjualan. Ini karena sebagian besar masyarakat sudah menggunakan gadget dan paham penggunaan sosial media,&quot; paparnya.

&quot;Terkait dengan akses permodalan, tentunya itu juga menjadi komitmen kami bersama Partai Perindo. Maka dari itu sejak tahun 2015 ada program pemberian gerobak gratis. Lalu kami juga membangun unit koperasi, yang mana itu juga bisa membantu akses permodalan dari binaan-binaan Partai Perindo,&quot; tutupnya.

Sementara caleg DPRD provinsi Jawa Barat Dapil VIII (Kota Bekasi-Depok), Dudung Prilaksono menambahkan, kepedulian Perindo terhadap pemberdayaan masyarakat, salah satunya diwujudkan melalui program pelatihan cooking class. Hal ini akan terus diupayakan para caleg Perindo jika kelak dipercaya masyarakat untuk menjadi wakil mereka di dewan.



&quot;Khususnya dalam kondisi saat ini, bahwa daya beli masyarakat menurun, sehingga kita perlu melakukan edukasi khususnya kepada ibu-ibu. Ini dalam rangka memberikan pendidikan wirausaha agar mereka mampu produktif dan mandiri,&quot; katanya.

&quot;Tentunya kita juga akan memberikan ilmu lain, bagaimana meningkatkan wirausaha dari bawah hingga menengah. Bagaimana memanage cara berwirausaha, itu yang akan kita berikan,&quot; ujar caleg nomor urut 4 itu.

Menurut Dudung, banyaknya UMKM yang masih eksis khususnya di Jawa Barat, masih berjalan secara mandiri atau sendiri-sendiri. Kondisi inilah yang akhirnya menumbuhkan gagasan untuk membuka sebuah komunitas UMKM, agar para pelaku usaha bisa saling bertukar informasi seputar pengetahuan dan pengalaman masing-masing.

&quot;Sehingga saling bahu-membahu memberikan informasi bagaimana melawan pesaing-pesaing di lingkungannya. Misal caranya dengan membuat produk yang unik. Katakanlah fried chicken itu kita beri toping-toping khusus, contohnya ayam geprek. Nah itulah yang akan meningkatkan daya beli masyarakat,&quot; imbuhnya.

Dan ketika ada kemajuan dalam berwirausaha, lanjut Dudung, maka perlu didorong dengan UMKM. Ia pun menegaskan akan membangun kebijakan yang pro rakyat dan untuk kesejahteraan rakyat, khususnya Jawa Barat.

&quot;Dengan demikian, Jawa Barat diharapkan dapat menjadi barometer perekonomian di Indonesia,&quot; ujarnya.

Ati, salah satu peserta pelatihan mengaku sangat antusias dengan kegiatan ini, karena bisa mendapat ilmu secara cuma-cuma.

&quot;Kegiatan ini bermanfaat sekali, saya jadi bisa bikin ayam crispy. Terus tahu kalau buat ayam crispy pakai tepung biasa juga enak rasanya. Kirain pakai tepung bumbu, tahunya bisa pakai tepung biasa. Terus ayamnya ternyata yang dibumbuin, bukan tepungnya. Enak deh pokoknya, besok saya mau bikin yang kaya gitu,&quot; katanya.

Ia berharap Perindo dapat membantu masyarakat setempat yang ingin berwirausaha, yang diakui masih terbentur masalah fasilitas.

&quot;Kita maunya buka usaha kaya orang-orang. Kita juga mau dikasih gerobak gratis, kan rumah saya di pinggir jalan. Biar kita masyarakat pada maju semua,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>BEKASI - Pelatihan wirausaha dan cooking class yang digelar caleg Partai Perindo selalu menyajikan menu-menu favorit kepada masyarakat. Sesuai dengan tujuannya, yakni menciptakan bibit-bibit wirausaha, menu yang diajarkan di pelatihan juga memiliki segmen pasar yang luas dan berpeluang baik jika dijadikan usaha.

Dari sekian banyak menu yang ditawarkan, fried chicken merupakan yang paling banyak diminati masyarakat untuk diajarkan. Salah satunya masyarakat di RT 02 RW 04 Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

&quot;Menu ini sangat favorit dan disukai oleh semua kalangan masyarakat. Dan ini kalau dijadikan usaha, modalnya juga kecil dan bisa dibuat skala rumahan ataupun dijual di sekolah. Harganya juga bisa bersaing,&quot; kata caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Bekasi-Depok), Henky Eko Sriyantono di lokasi, Selasa (19/2/2019).

Meski tidak dijadikan usaha, masyarakat dapat memanfaatkannya untuk menghemat pengeluaran belanja. Ibu-ibu bisa membuat fried chicken sendiri dan tidak perlu lagi membeli di luar.



&quot;Paling tidak, bisa mengurangi uang jajan anaknya. Biasanya tiap hari minta dibelikan fried chicken, akhirnya bisa bikin sendiri. Nah yang juga penting, ini higienis. Karena bikin sendiri, jadi kebersihannya juga tahu, bagaimana mencuci ayamnya, sampai dengan matang,&quot; ujarnya.

Caleg nomor urut 1 itu juga merasa prihatin dengan kondisi sektor UMKM di Indonesia yang cenderung stagnan. Menurut, perkembangan UMKM terkendala sejumlah hal, diantaranya marketing dan akses permodalan.

&quot;Jadi kami dalam pelatihan yang sudah dilakukan, juga melakukan pembinaan dalam hal memasarkan produk, menentukan harga jual supaya bisa kompetitif dengan pemain yang lain. Kami juga mengajarkan cara menggunakan sosial media untuk berjualan. Ini karena sebagian besar masyarakat sudah menggunakan gadget dan paham penggunaan sosial media,&quot; paparnya.

&quot;Terkait dengan akses permodalan, tentunya itu juga menjadi komitmen kami bersama Partai Perindo. Maka dari itu sejak tahun 2015 ada program pemberian gerobak gratis. Lalu kami juga membangun unit koperasi, yang mana itu juga bisa membantu akses permodalan dari binaan-binaan Partai Perindo,&quot; tutupnya.

Sementara caleg DPRD provinsi Jawa Barat Dapil VIII (Kota Bekasi-Depok), Dudung Prilaksono menambahkan, kepedulian Perindo terhadap pemberdayaan masyarakat, salah satunya diwujudkan melalui program pelatihan cooking class. Hal ini akan terus diupayakan para caleg Perindo jika kelak dipercaya masyarakat untuk menjadi wakil mereka di dewan.



&quot;Khususnya dalam kondisi saat ini, bahwa daya beli masyarakat menurun, sehingga kita perlu melakukan edukasi khususnya kepada ibu-ibu. Ini dalam rangka memberikan pendidikan wirausaha agar mereka mampu produktif dan mandiri,&quot; katanya.

&quot;Tentunya kita juga akan memberikan ilmu lain, bagaimana meningkatkan wirausaha dari bawah hingga menengah. Bagaimana memanage cara berwirausaha, itu yang akan kita berikan,&quot; ujar caleg nomor urut 4 itu.

Menurut Dudung, banyaknya UMKM yang masih eksis khususnya di Jawa Barat, masih berjalan secara mandiri atau sendiri-sendiri. Kondisi inilah yang akhirnya menumbuhkan gagasan untuk membuka sebuah komunitas UMKM, agar para pelaku usaha bisa saling bertukar informasi seputar pengetahuan dan pengalaman masing-masing.

&quot;Sehingga saling bahu-membahu memberikan informasi bagaimana melawan pesaing-pesaing di lingkungannya. Misal caranya dengan membuat produk yang unik. Katakanlah fried chicken itu kita beri toping-toping khusus, contohnya ayam geprek. Nah itulah yang akan meningkatkan daya beli masyarakat,&quot; imbuhnya.

Dan ketika ada kemajuan dalam berwirausaha, lanjut Dudung, maka perlu didorong dengan UMKM. Ia pun menegaskan akan membangun kebijakan yang pro rakyat dan untuk kesejahteraan rakyat, khususnya Jawa Barat.

&quot;Dengan demikian, Jawa Barat diharapkan dapat menjadi barometer perekonomian di Indonesia,&quot; ujarnya.

Ati, salah satu peserta pelatihan mengaku sangat antusias dengan kegiatan ini, karena bisa mendapat ilmu secara cuma-cuma.

&quot;Kegiatan ini bermanfaat sekali, saya jadi bisa bikin ayam crispy. Terus tahu kalau buat ayam crispy pakai tepung biasa juga enak rasanya. Kirain pakai tepung bumbu, tahunya bisa pakai tepung biasa. Terus ayamnya ternyata yang dibumbuin, bukan tepungnya. Enak deh pokoknya, besok saya mau bikin yang kaya gitu,&quot; katanya.

Ia berharap Perindo dapat membantu masyarakat setempat yang ingin berwirausaha, yang diakui masih terbentur masalah fasilitas.

&quot;Kita maunya buka usaha kaya orang-orang. Kita juga mau dikasih gerobak gratis, kan rumah saya di pinggir jalan. Biar kita masyarakat pada maju semua,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
