<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR: Satgas Harus Memberangus Mafia-Mafia Sepak Bola!</title><description>Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PSSI, Joko Driyono jadi tersangka kasus pengaturan skor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/22/337/2021509/dpr-satgas-harus-memberangus-mafia-mafia-sepak-bola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/22/337/2021509/dpr-satgas-harus-memberangus-mafia-mafia-sepak-bola"/><item><title>DPR: Satgas Harus Memberangus Mafia-Mafia Sepak Bola!</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/22/337/2021509/dpr-satgas-harus-memberangus-mafia-mafia-sepak-bola</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/22/337/2021509/dpr-satgas-harus-memberangus-mafia-mafia-sepak-bola</guid><pubDate>Jum'at 22 Februari 2019 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/22/337/2021509/dpr-satgas-harus-memberangus-mafia-mafia-sepak-bola-OVdZEFeonK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/22/337/2021509/dpr-satgas-harus-memberangus-mafia-mafia-sepak-bola-OVdZEFeonK.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PSSI, Joko Driyono jadi tersangka kasus pengaturan skor. Ia diduga mempunyai peranan penting dalam kasus tersebut. Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta kepada Polri agar mengusut tuntas kasus yang sudah mencoreng sepak bola tanah air.

Sahroni berkeyakinan penegakan hukum terhadap kasus mafia bola menjadi momentum membenahi persepakbolaan tanah air yang selama ini dikapitalisasi oleh mafia-mafia yang tidak bertanggungjawab.

&quot;Ini momentum baik untuk memberangus mafia- mafia itu. Puluhan tahun persepakbolaan kita jalan di tempat karena keserakahan sekelompok orang,&quot; tegas Sahroni kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).
&amp;nbsp;(Baca juga: Jokowi Minta Mafia Bola di Lingkungan PSSI Dibersihkan Sampai Tuntas)

Politisi NasDem itu menduga jejaring mafia bola yang selama ini bermain di tanah air bekerja secara sistemik dengan dukungan oknum-oknum di lingkungan PSSI. Oleh karenanya ia mendesak  Satgas Anti Mafia Bola menjangkau semua pihak yang terlibat.

&quot;Logikanya mafia-mafia bola itu tidak bisa beraksi tanpa ada 'restu' dari oknum-oknum PSSI, entah di level daerah maupun pusat,&quot; tuturnya.

&amp;nbsp;(Baca juga: Usai Diperiksa Selama 22 Jam, Joko Driyono Merasa Lelah)
Penegakan hukum menurut Sahroni juga harus mempertimbangkan rasa keadilan dari ratusan juta pencinta sepakbola tanah air, mengingat olahraga kulit bundar ini paling digandrungi masyarakat Indonesia. Hal itu tergambar dari fanatisme rakyat Indonesia terhadap tim nasionalnya yang tak pernah pupus mendukung dan berharap menghadirkan prestasi.

&quot;Bayangkan doa dan harapan ratusan juta penduduk itu selalu dipupus oleh mafia-mafia yang tidak bertanggungjawab. Rasa keadilan masyarakat itu harus menjadi pelecut penegak hukum menuntaskan kasus ini,&quot; ucap Caleg dari Dapil Jakarta III ini.

Dua bulan sejak pembentukannya, Satgas Antimafia Bola telah menerima 500 laporan terkait kasus ini. Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo mengatakan pihaknya telah menetapkan 15 tersangka pengaturan skor, termasuk Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono.
&amp;nbsp;
Hendro menambahkan kinerja Satgas Antimafia Bola akan lebih optimal dengan dukungan atau partisipasi masyarakat melaporkan kasus-kasus yang berkaitan dengan mafia bola.

&quot;Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan menuntaskan kasus ini. Satgas Anti Mafia Bola menjamin keselamatan pelapor,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PSSI, Joko Driyono jadi tersangka kasus pengaturan skor. Ia diduga mempunyai peranan penting dalam kasus tersebut. Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta kepada Polri agar mengusut tuntas kasus yang sudah mencoreng sepak bola tanah air.

Sahroni berkeyakinan penegakan hukum terhadap kasus mafia bola menjadi momentum membenahi persepakbolaan tanah air yang selama ini dikapitalisasi oleh mafia-mafia yang tidak bertanggungjawab.

&quot;Ini momentum baik untuk memberangus mafia- mafia itu. Puluhan tahun persepakbolaan kita jalan di tempat karena keserakahan sekelompok orang,&quot; tegas Sahroni kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).
&amp;nbsp;(Baca juga: Jokowi Minta Mafia Bola di Lingkungan PSSI Dibersihkan Sampai Tuntas)

Politisi NasDem itu menduga jejaring mafia bola yang selama ini bermain di tanah air bekerja secara sistemik dengan dukungan oknum-oknum di lingkungan PSSI. Oleh karenanya ia mendesak  Satgas Anti Mafia Bola menjangkau semua pihak yang terlibat.

&quot;Logikanya mafia-mafia bola itu tidak bisa beraksi tanpa ada 'restu' dari oknum-oknum PSSI, entah di level daerah maupun pusat,&quot; tuturnya.

&amp;nbsp;(Baca juga: Usai Diperiksa Selama 22 Jam, Joko Driyono Merasa Lelah)
Penegakan hukum menurut Sahroni juga harus mempertimbangkan rasa keadilan dari ratusan juta pencinta sepakbola tanah air, mengingat olahraga kulit bundar ini paling digandrungi masyarakat Indonesia. Hal itu tergambar dari fanatisme rakyat Indonesia terhadap tim nasionalnya yang tak pernah pupus mendukung dan berharap menghadirkan prestasi.

&quot;Bayangkan doa dan harapan ratusan juta penduduk itu selalu dipupus oleh mafia-mafia yang tidak bertanggungjawab. Rasa keadilan masyarakat itu harus menjadi pelecut penegak hukum menuntaskan kasus ini,&quot; ucap Caleg dari Dapil Jakarta III ini.

Dua bulan sejak pembentukannya, Satgas Antimafia Bola telah menerima 500 laporan terkait kasus ini. Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo mengatakan pihaknya telah menetapkan 15 tersangka pengaturan skor, termasuk Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono.
&amp;nbsp;
Hendro menambahkan kinerja Satgas Antimafia Bola akan lebih optimal dengan dukungan atau partisipasi masyarakat melaporkan kasus-kasus yang berkaitan dengan mafia bola.

&quot;Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan menuntaskan kasus ini. Satgas Anti Mafia Bola menjamin keselamatan pelapor,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
