<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Dinilai Lebih Visioner dan Optimis ketimbang Prabowo</title><description>Sutia Budi menuturkan, optimisme merupakan sikap mental yang memiliki pengharapan baik dalam berbagai keadaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/23/605/2021988/jokowi-dinilai-lebih-visioner-dan-optimis-ketimbang-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/23/605/2021988/jokowi-dinilai-lebih-visioner-dan-optimis-ketimbang-prabowo"/><item><title>Jokowi Dinilai Lebih Visioner dan Optimis ketimbang Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/23/605/2021988/jokowi-dinilai-lebih-visioner-dan-optimis-ketimbang-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/23/605/2021988/jokowi-dinilai-lebih-visioner-dan-optimis-ketimbang-prabowo</guid><pubDate>Sabtu 23 Februari 2019 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/23/605/2021988/jokowi-dinilai-lebih-visioner-dan-optimis-ketimbang-prabowo-4XFxgH463t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/23/605/2021988/jokowi-dinilai-lebih-visioner-dan-optimis-ketimbang-prabowo-4XFxgH463t.jpg</image><title>Jokowi dan Prabowo Subianto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Koordinator Nasional (Kornas) Jaringan Matahari (JM) menilai calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) lebih visioner dan optimis menghadapi tantangan ke depan, ketimbang capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Cerminan optimisme tersebut terungkap dalam debat capres putaran kedua.
&quot;Mencermati debat kedua para calon presiden, saya menilai Pak Jokowi memiliki visi dan optimisme yang kuat untuk membawa negeri ini ke arah kemajuan. Indonesia harus dibangun atas dasar optimisme,&quot; kata Ketua Umum Kornas Jaringan Matahari, Sutia Budi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/2/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ketika Tangis Prabowo Pecah saat Baca Surat Gendis)
Sutia Budi menuturkan, optimisme merupakan sikap mental yang memiliki pengharapan baik dalam berbagai keadaan. Sejatinya sikap seperti ini yang mesti dikembangkan oleh segenap masyarakat.
&quot;Mana bisa maju negeri ini, kalau kita, para pemimpin kita itu pesimis. Optimis merupakan sikap mental yang berpengharapan baik dalam menghadapi berbagai keadaan. Sikap inilah yang harus kita kembangkan dan kita gelorakan,&quot; ujar dia.
&amp;nbsp;
Sutia Budi menambahkan, ajaran agama pun menganjurkan kepada seseorang untuk bersikap optimis. Misalnya, dalam Alquran disebutkan bahwa janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.
&quot;Artinya kita harus selalu optimis dan tidak boleh putus asa dalam menghadapi berbagai keadaan,&quot; ujar Sutia Budi.
(Baca Juga:&amp;nbsp;LPI: Aksi Neno Warisman di Munajat 212 Sangat Berbahaya!)&amp;nbsp;
Ia mengajak segenap masyarakat menggelorakan dan menumbuhkan Generasi Optimis Indonesia bersama Jokowi. Gen Optimis merupakan organisasi sayap Jaringan Matahari.
Sebagaimana diketahui dalam debat capres putaran kedua, Jokowi menilai Probowo kurang optimis. &quot;Pak Prabowo ini kelihatannya ke depan kurang optimis&quot;, kata Jokowi yang disambut riuh dan tawa penonton di arena debat.</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Nasional (Kornas) Jaringan Matahari (JM) menilai calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) lebih visioner dan optimis menghadapi tantangan ke depan, ketimbang capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Cerminan optimisme tersebut terungkap dalam debat capres putaran kedua.
&quot;Mencermati debat kedua para calon presiden, saya menilai Pak Jokowi memiliki visi dan optimisme yang kuat untuk membawa negeri ini ke arah kemajuan. Indonesia harus dibangun atas dasar optimisme,&quot; kata Ketua Umum Kornas Jaringan Matahari, Sutia Budi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/2/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ketika Tangis Prabowo Pecah saat Baca Surat Gendis)
Sutia Budi menuturkan, optimisme merupakan sikap mental yang memiliki pengharapan baik dalam berbagai keadaan. Sejatinya sikap seperti ini yang mesti dikembangkan oleh segenap masyarakat.
&quot;Mana bisa maju negeri ini, kalau kita, para pemimpin kita itu pesimis. Optimis merupakan sikap mental yang berpengharapan baik dalam menghadapi berbagai keadaan. Sikap inilah yang harus kita kembangkan dan kita gelorakan,&quot; ujar dia.
&amp;nbsp;
Sutia Budi menambahkan, ajaran agama pun menganjurkan kepada seseorang untuk bersikap optimis. Misalnya, dalam Alquran disebutkan bahwa janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.
&quot;Artinya kita harus selalu optimis dan tidak boleh putus asa dalam menghadapi berbagai keadaan,&quot; ujar Sutia Budi.
(Baca Juga:&amp;nbsp;LPI: Aksi Neno Warisman di Munajat 212 Sangat Berbahaya!)&amp;nbsp;
Ia mengajak segenap masyarakat menggelorakan dan menumbuhkan Generasi Optimis Indonesia bersama Jokowi. Gen Optimis merupakan organisasi sayap Jaringan Matahari.
Sebagaimana diketahui dalam debat capres putaran kedua, Jokowi menilai Probowo kurang optimis. &quot;Pak Prabowo ini kelihatannya ke depan kurang optimis&quot;, kata Jokowi yang disambut riuh dan tawa penonton di arena debat.</content:encoded></item></channel></rss>
