<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 1.100 Meter</title><description>Awan panas guguran Gunung Merapi tersebut mengarah ke Kali Gendol.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/25/510/2022416/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-1-100-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/25/510/2022416/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-1-100-meter"/><item><title>Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 1.100 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/25/510/2022416/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-1-100-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/25/510/2022416/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-1-100-meter</guid><pubDate>Senin 25 Februari 2019 11:59 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/25/510/2022416/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-1-100-meter-yvMDGi4b9r.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi (Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/25/510/2022416/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-1-100-meter-yvMDGi4b9r.jpeg</image><title>Gunung Merapi (Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Merapi masih terus menggeliat. Siang ini, gunung api yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta itu memunculkan awan panas guguran dengan durasi 110 detik dan jarak luncur 1.100 meter.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, awan panas guguran di Gunung Merapi terjadi, Senin (25/2/2019) sekira pukul 11.24 WIB.
Awan panas tersebut mengarah ke Kali Gendol dan tidak teramati kamera pengintai atau CCTV.
&amp;ldquo;Telah terjadi awanpanas guguran di G. #Merapi pada pukul 11.24 WIB dengan durasi 110 detik, jarak luncur 1100 m, dan arah ke K. Gendol. Awanpanas tidak teramati dari CCTV karena cuaca berkabut,&amp;rdquo; demikian informasi dari akun Twitter resmi @BPPTKG.
Status gunung api setinggi 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu hingga kini masih waspada atau level II, belum naik ke siaga.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Telah terjadi awanpanas guguran di G. &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Merapi?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#Merapi&amp;lt;/a&amp;gt; pada pukul 11.24 WIB dengan durasi 110 detik, jarak luncur 1100 m, dan arah ke K. Gendol. Awanpanas tidak teramati dari CCTV karena cuaca berkabut. &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/StatusWaspada?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#StatusWaspada&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/R5VGf3TPsB&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/R5VGf3TPsB&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; BPPTKG (@BPPTKG) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/BPPTKG/status/1099891459887587331?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;February 25, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, sepanjang Minggu 24 Februari kemarin, dilanda 34 kali gempa berdasarkan rekaman seismograf.
Rinciannya adalah 19 kali gempa guguran, lima kali gempa embusan, tiga kali gempa low frequency, empat gempa fase banyak, dua gempa vulkanik dangkal dan sekali gempa tektonik jauh.
Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
PVMBG meminta radius 3 kilometer dari puncak Merapi dikosongkan dari aktivitas penduduk.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Merapi masih terus menggeliat. Siang ini, gunung api yang berada di Jawa Tengah dan Yogyakarta itu memunculkan awan panas guguran dengan durasi 110 detik dan jarak luncur 1.100 meter.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, awan panas guguran di Gunung Merapi terjadi, Senin (25/2/2019) sekira pukul 11.24 WIB.
Awan panas tersebut mengarah ke Kali Gendol dan tidak teramati kamera pengintai atau CCTV.
&amp;ldquo;Telah terjadi awanpanas guguran di G. #Merapi pada pukul 11.24 WIB dengan durasi 110 detik, jarak luncur 1100 m, dan arah ke K. Gendol. Awanpanas tidak teramati dari CCTV karena cuaca berkabut,&amp;rdquo; demikian informasi dari akun Twitter resmi @BPPTKG.
Status gunung api setinggi 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu hingga kini masih waspada atau level II, belum naik ke siaga.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Telah terjadi awanpanas guguran di G. &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Merapi?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#Merapi&amp;lt;/a&amp;gt; pada pukul 11.24 WIB dengan durasi 110 detik, jarak luncur 1100 m, dan arah ke K. Gendol. Awanpanas tidak teramati dari CCTV karena cuaca berkabut. &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/StatusWaspada?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#StatusWaspada&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/R5VGf3TPsB&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/R5VGf3TPsB&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; BPPTKG (@BPPTKG) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/BPPTKG/status/1099891459887587331?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;February 25, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, sepanjang Minggu 24 Februari kemarin, dilanda 34 kali gempa berdasarkan rekaman seismograf.
Rinciannya adalah 19 kali gempa guguran, lima kali gempa embusan, tiga kali gempa low frequency, empat gempa fase banyak, dua gempa vulkanik dangkal dan sekali gempa tektonik jauh.
Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
PVMBG meminta radius 3 kilometer dari puncak Merapi dikosongkan dari aktivitas penduduk.
</content:encoded></item></channel></rss>
