<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puisi Neno Warisman Berbuntut Panjang, Jika Bermuatan Hate Speech Akan Dipolisikan</title><description>Relawan Solidaritas Ulama Jokowi (Samawi) mengecam puisi kontroversial yang dibacakan Neno Warisman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022274/puisi-neno-warisman-berbuntut-panjang-jika-bermuatan-hate-speech-akan-dipolisikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022274/puisi-neno-warisman-berbuntut-panjang-jika-bermuatan-hate-speech-akan-dipolisikan"/><item><title>Puisi Neno Warisman Berbuntut Panjang, Jika Bermuatan Hate Speech Akan Dipolisikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022274/puisi-neno-warisman-berbuntut-panjang-jika-bermuatan-hate-speech-akan-dipolisikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022274/puisi-neno-warisman-berbuntut-panjang-jika-bermuatan-hate-speech-akan-dipolisikan</guid><pubDate>Senin 25 Februari 2019 03:31 WIB</pubDate><dc:creator>Anggun Tifani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/25/605/2022274/puisi-neno-warisman-berbuntut-panjang-jika-bermuatan-hate-speech-akan-dipolisikan-9thyQ3ITDX.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Neno Warisman (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/25/605/2022274/puisi-neno-warisman-berbuntut-panjang-jika-bermuatan-hate-speech-akan-dipolisikan-9thyQ3ITDX.JPG</image><title>Neno Warisman (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Relawan Solidaritas Ulama Jokowi (Samawi) mengecam puisi kontroversial yang dibacakan Neno Warisman saat kegiatan Munajat 212. Mereka menilai, puisi tersebut telah menyudutkan para ulama pendukung capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi).
Sekjen Samawi Nasional, Aminuddin Ma'ruf sangat menyayangkan puisi yang dibacakan Neno. &quot;Kita sayangkan sekali, Neno membawakan persoalan agama yang tidak sangat kontekstual,&quot; kata dia di Tangerang, Minggu 24 Februari 2019.
Menurutnya, puisi yang dibawakan Neno merupakan doa nabi yang dibacakan saat terjadinya perang badar. Di mana, saat itu kaum muslimin sedang perang melawan kaum musyrik.
&quot;Artinya, dengan kata lain kan Neno mengatakan bahwa ulama dan semua yang mendukung Jokowi ini musyrik. Kita tidak akan berkampanye dengan black campaign, apalagi membawa propaganda perang seperti puisi Neno,&quot; ujar Aminuddin.
Ia mengaku pihaknya akan mengkaji lebih dalam isi dari puisi tersebut. Jika memang nantinya terbukti bermuatan ujaran kebencian (hate speech), maka pihaknya tak segan menempuh jalur hukum dengan melaporkannya ke pihak kepolisian.
&quot;Nah, ini juga yang sedang kita kaji, juga apakah puisi yang dibacakan Neno ini mengandung hate speech atau tidak. Kalau memang ada unsur pelanggaran di situ maka akan kami laporkan,&quot; tuturnya.

Kegiatan bimbingan teknis dan pembekalan bagi koordinator relawan ini turut dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Ketua DPD Golkar Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.
Airin yang juga merupakan Wali Kota Tangerang Selatan mengaku sangat mengapresiasi adanya kegiatan relawan pendukung pasangan capres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.
&quot;Tentu saya sangat berterima kasih banyak kepada tim Relawan Samawi, yang bisa membantu kordinator daerah untuk bisa mendukung dan memenangkan Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin. Kita berharap ini menjadi tambahan semangat, dan juga apa namanya mesin untuk bekerja agar maksimal pada saat nanti tanggal 17 April,&quot; kata Airin.</description><content:encoded>TANGERANG - Relawan Solidaritas Ulama Jokowi (Samawi) mengecam puisi kontroversial yang dibacakan Neno Warisman saat kegiatan Munajat 212. Mereka menilai, puisi tersebut telah menyudutkan para ulama pendukung capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi).
Sekjen Samawi Nasional, Aminuddin Ma'ruf sangat menyayangkan puisi yang dibacakan Neno. &quot;Kita sayangkan sekali, Neno membawakan persoalan agama yang tidak sangat kontekstual,&quot; kata dia di Tangerang, Minggu 24 Februari 2019.
Menurutnya, puisi yang dibawakan Neno merupakan doa nabi yang dibacakan saat terjadinya perang badar. Di mana, saat itu kaum muslimin sedang perang melawan kaum musyrik.
&quot;Artinya, dengan kata lain kan Neno mengatakan bahwa ulama dan semua yang mendukung Jokowi ini musyrik. Kita tidak akan berkampanye dengan black campaign, apalagi membawa propaganda perang seperti puisi Neno,&quot; ujar Aminuddin.
Ia mengaku pihaknya akan mengkaji lebih dalam isi dari puisi tersebut. Jika memang nantinya terbukti bermuatan ujaran kebencian (hate speech), maka pihaknya tak segan menempuh jalur hukum dengan melaporkannya ke pihak kepolisian.
&quot;Nah, ini juga yang sedang kita kaji, juga apakah puisi yang dibacakan Neno ini mengandung hate speech atau tidak. Kalau memang ada unsur pelanggaran di situ maka akan kami laporkan,&quot; tuturnya.

Kegiatan bimbingan teknis dan pembekalan bagi koordinator relawan ini turut dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Ketua DPD Golkar Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.
Airin yang juga merupakan Wali Kota Tangerang Selatan mengaku sangat mengapresiasi adanya kegiatan relawan pendukung pasangan capres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.
&quot;Tentu saya sangat berterima kasih banyak kepada tim Relawan Samawi, yang bisa membantu kordinator daerah untuk bisa mendukung dan memenangkan Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin. Kita berharap ini menjadi tambahan semangat, dan juga apa namanya mesin untuk bekerja agar maksimal pada saat nanti tanggal 17 April,&quot; kata Airin.</content:encoded></item></channel></rss>
