<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ma'ruf Amin: Saya Masih Keturunan Sunan Gunung Jati   </title><description>Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengungkapkan, jika dirinya masih keturunan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022533/ma-ruf-amin-saya-masih-keturunan-sunan-gunung-jati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022533/ma-ruf-amin-saya-masih-keturunan-sunan-gunung-jati"/><item><title>Ma'ruf Amin: Saya Masih Keturunan Sunan Gunung Jati   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022533/ma-ruf-amin-saya-masih-keturunan-sunan-gunung-jati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/25/605/2022533/ma-ruf-amin-saya-masih-keturunan-sunan-gunung-jati</guid><pubDate>Senin 25 Februari 2019 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/25/605/2022533/ma-ruf-amin-saya-masih-keturunan-sunan-gunung-jati-rEjWzizsz6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Sindo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/25/605/2022533/ma-ruf-amin-saya-masih-keturunan-sunan-gunung-jati-rEjWzizsz6.jpg</image><title>Foto: Sindo</title></images><description>

CIREBON - Dalam lawatannya ke Pondok Pesantren (Ponpes) Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengungkapkan, jika dirinya masih keturunan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.

Dalam sambutannya, Ma'ruf mengatakan, salah satu alasan mengapa dirinya bersedia mencalonkan diri sebagai Cawapres, salah satunya adalah sebagai penghormatan kepada masyarakat Cirebon.

&quot;Saya ini masih turunan Cirebon dari Sunan Gunung Jati melalui Maulana Hasanuddin langsung ke Maulana Sari. Karena saya menganggap ketika saya jadi Cawapres, berarti saya menghormati warga Cirebon dan Jawa Barat,&quot; kata Ma'ruf dalam sambutannya, dihadapan puluhan santri Ponpes Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Senin (25/2/2019)
&amp;nbsp;
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menjelaskan, alasan kenapa ia mau dicalonkan sebagai Cawapres dari Jokowi, karena banyak ulama yang memintanya untuk menjadi Cawapres. Meskipun pada saat itu ia masih menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

&quot;Banyak orang yang bertanya kepada saya. Kok mau jadi cawapres. Padahal kiyai hanya mentok jadi ketua NU. Saya diminta langsung oleh para ulama sebagai cawapres,&quot; jelasnya.

Terakhir ia menyampaikan, selama ini banyak pejabat atau politisi yang akan meminta dukungan kepada ulama. Namun, Jokowi melakukan hal yang berbeda. Jokowi tidak hanya meminta dukungan, tapi menjadikan ulama sebagai wakil presidennya.

&quot;Pak Jokowi bukan saja meminta dukungan kepada ulama, tapi dia justru menjadikan ulama sebagai wakil presidennya, &quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>

CIREBON - Dalam lawatannya ke Pondok Pesantren (Ponpes) Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengungkapkan, jika dirinya masih keturunan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.

Dalam sambutannya, Ma'ruf mengatakan, salah satu alasan mengapa dirinya bersedia mencalonkan diri sebagai Cawapres, salah satunya adalah sebagai penghormatan kepada masyarakat Cirebon.

&quot;Saya ini masih turunan Cirebon dari Sunan Gunung Jati melalui Maulana Hasanuddin langsung ke Maulana Sari. Karena saya menganggap ketika saya jadi Cawapres, berarti saya menghormati warga Cirebon dan Jawa Barat,&quot; kata Ma'ruf dalam sambutannya, dihadapan puluhan santri Ponpes Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Senin (25/2/2019)
&amp;nbsp;
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menjelaskan, alasan kenapa ia mau dicalonkan sebagai Cawapres dari Jokowi, karena banyak ulama yang memintanya untuk menjadi Cawapres. Meskipun pada saat itu ia masih menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

&quot;Banyak orang yang bertanya kepada saya. Kok mau jadi cawapres. Padahal kiyai hanya mentok jadi ketua NU. Saya diminta langsung oleh para ulama sebagai cawapres,&quot; jelasnya.

Terakhir ia menyampaikan, selama ini banyak pejabat atau politisi yang akan meminta dukungan kepada ulama. Namun, Jokowi melakukan hal yang berbeda. Jokowi tidak hanya meminta dukungan, tapi menjadikan ulama sebagai wakil presidennya.

&quot;Pak Jokowi bukan saja meminta dukungan kepada ulama, tapi dia justru menjadikan ulama sebagai wakil presidennya, &quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
