<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menlu Iran Mohammad Javad Zarif Mengundurkan Diri</title><description>Javad Zarif adalah salah satu arsitek dari tercapainya kesepakatan nuklir Iran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/26/18/2022857/menlu-iran-mohammad-javad-zarif-mengundurkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/26/18/2022857/menlu-iran-mohammad-javad-zarif-mengundurkan-diri"/><item><title>Menlu Iran Mohammad Javad Zarif Mengundurkan Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/26/18/2022857/menlu-iran-mohammad-javad-zarif-mengundurkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/26/18/2022857/menlu-iran-mohammad-javad-zarif-mengundurkan-diri</guid><pubDate>Selasa 26 Februari 2019 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/26/18/2022857/menlu-iran-mohammad-javad-zarif-mengundurkan-diri-g2T9pH9yd4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mohammad Javad Zarif. (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/26/18/2022857/menlu-iran-mohammad-javad-zarif-mengundurkan-diri-g2T9pH9yd4.jpg</image><title>Mohammad Javad Zarif. (Foto: AFP)</title></images><description>TEHERAN &amp;ndash; Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin, 25 Februari. Zarif mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Instagramnya.
&quot;Saya meminta maaf kepada Anda untuk semua kekurangan... dalam beberapa tahun terakhir selama saya menjabat sebagai menteri luar negeri ... Saya berterima kasih kepada bangsa dan pejabat Iran,&quot; tulis Zarif dalam laman Instagramnya jzarif_ir sebagaimana dilansir dari Al Jazeera, Selasa (26/2/2019).
Pria berusia 59 tahun itu ditunjuk menjadi menteri luar negeri Iran pada Agustus 2013, dua tahun sebelum Iran memutuskan menghentikan program pengembangan senjata nuklir dan pengayaan uraniumnya sebagai ganti pencabutan sanksi dalam kesepakatan program nuklir yang dikenal dengan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
Kesepakatan program nuklir yang dicapai dengan Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Jerman, Prancis dan Uni Eropa itu mendapat reaksi beragam di dalam negeri Iran, sebagian mendukung sementara sebagian lain menolaknya.
Namun, Zarif dan para pendukung JCPOA mendapat tekanan setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menarik AS dari JCPOA dan menjatuhkan kembali sanksi terhadap Iran.
Zarif tidak mengungkapkan alasannya pengunduran dirinya, tetapi mungkin keputusan itu ada hubungannya dengan situasi yang saat ini dialami Iran terkait dengan kegagalan JCPOA tersebut.
</description><content:encoded>TEHERAN &amp;ndash; Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin, 25 Februari. Zarif mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Instagramnya.
&quot;Saya meminta maaf kepada Anda untuk semua kekurangan... dalam beberapa tahun terakhir selama saya menjabat sebagai menteri luar negeri ... Saya berterima kasih kepada bangsa dan pejabat Iran,&quot; tulis Zarif dalam laman Instagramnya jzarif_ir sebagaimana dilansir dari Al Jazeera, Selasa (26/2/2019).
Pria berusia 59 tahun itu ditunjuk menjadi menteri luar negeri Iran pada Agustus 2013, dua tahun sebelum Iran memutuskan menghentikan program pengembangan senjata nuklir dan pengayaan uraniumnya sebagai ganti pencabutan sanksi dalam kesepakatan program nuklir yang dikenal dengan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
Kesepakatan program nuklir yang dicapai dengan Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Jerman, Prancis dan Uni Eropa itu mendapat reaksi beragam di dalam negeri Iran, sebagian mendukung sementara sebagian lain menolaknya.
Namun, Zarif dan para pendukung JCPOA mendapat tekanan setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menarik AS dari JCPOA dan menjatuhkan kembali sanksi terhadap Iran.
Zarif tidak mengungkapkan alasannya pengunduran dirinya, tetapi mungkin keputusan itu ada hubungannya dengan situasi yang saat ini dialami Iran terkait dengan kegagalan JCPOA tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
