<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN: Visi-Misi Jokowi adalah Bentuk Optimisme Memetik Bonus Demografi</title><description>TKN menyebut visi dan misi yang dipaparkan capres 01 Jokowi sebagai bentuk optimisme menyambut peluang bonus demografi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/26/605/2022807/tkn-visi-misi-jokowi-adalah-bentuk-optimisme-memetik-bonus-demografi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/02/26/605/2022807/tkn-visi-misi-jokowi-adalah-bentuk-optimisme-memetik-bonus-demografi"/><item><title>TKN: Visi-Misi Jokowi adalah Bentuk Optimisme Memetik Bonus Demografi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/02/26/605/2022807/tkn-visi-misi-jokowi-adalah-bentuk-optimisme-memetik-bonus-demografi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/02/26/605/2022807/tkn-visi-misi-jokowi-adalah-bentuk-optimisme-memetik-bonus-demografi</guid><pubDate>Selasa 26 Februari 2019 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/26/605/2022807/tkn-visi-misi-jokowi-adalah-bentuk-optimisme-memetik-bonus-demografi-CImurcLse5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/26/605/2022807/tkn-visi-misi-jokowi-adalah-bentuk-optimisme-memetik-bonus-demografi-CImurcLse5.jpg</image><title>Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Juru Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Dedek Prayudi, memandang visi dan misi capres 01 Jokowi adalah bentuk optimisme dalam menyambut peluang yang bernama bonus demografi. Visi-misi ini dipaparkan di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, pada Minggu 24 Februari 2019 dalam sebuah acara bertajuk 'Konvensi Rakyat'.
&quot;Sebagai demografer, saya bangga sekali Pak Jokowi paham betul akan tantangan di era bonus demografi, dan itu tertuang secara komprehensif di dalam visi-misi yang disampaikan kemarin,&quot; ujar mantan peneliti kebijakan United Nations Population Fund ini.
(Baca juga: Pidato Jokowi di Konvensi Rakyat Dinilai Kobarkan Optimisme) 
 
Dedek menjelaskan bahwa setidaknya ada lima poin dari visi-misi tersebut yang menjawab dua tantangan fundamental bonus demografi, yakni pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan pemuda.
&quot;Pertama, Kartu Indonesia Pintar hingga bangku kuliah. Kedua, peningkatan kualitas pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan ekspansi badan-badan pelatihan. Ketiga, ekspansi, revitalisasi, dan penguatan sentra-sentra digital dan membangun pembangunan SDM digital,&quot; kata Dedek.

Ia menilai tiga poin ini tergabung di dalam rangkaian skema pemberdayaan pemuda. &quot;Tiga program tersebut akan mendorong peningkatan kualitas SDM pemuda kita agar siap pakai, sesuai kebutuhan zaman, dan kompetitif,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Jokowi Diserang Kampanye Hitam LGBT &amp;amp; Larangan Azan, TKN: Ini Fitnah Keji Terparah!) 
 
Mengenai pemberdayaan perempuan, Dedek turut membahas dua program unggulan Jokowi. &quot;Program 'childcare' atau penitipan dan pengasuhan anak secara masif juga akan mendorong kesetaraan kesempatan kerja antara perempuan dan laki-laki. Di samping program-program modal usaha bagi perempuan seperti Mekar akan dilipatgandakan jumlah penerimanya,&quot; kata Dedek.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Juru Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Dedek Prayudi, memandang visi dan misi capres 01 Jokowi adalah bentuk optimisme dalam menyambut peluang yang bernama bonus demografi. Visi-misi ini dipaparkan di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, pada Minggu 24 Februari 2019 dalam sebuah acara bertajuk 'Konvensi Rakyat'.
&quot;Sebagai demografer, saya bangga sekali Pak Jokowi paham betul akan tantangan di era bonus demografi, dan itu tertuang secara komprehensif di dalam visi-misi yang disampaikan kemarin,&quot; ujar mantan peneliti kebijakan United Nations Population Fund ini.
(Baca juga: Pidato Jokowi di Konvensi Rakyat Dinilai Kobarkan Optimisme) 
 
Dedek menjelaskan bahwa setidaknya ada lima poin dari visi-misi tersebut yang menjawab dua tantangan fundamental bonus demografi, yakni pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan pemuda.
&quot;Pertama, Kartu Indonesia Pintar hingga bangku kuliah. Kedua, peningkatan kualitas pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan ekspansi badan-badan pelatihan. Ketiga, ekspansi, revitalisasi, dan penguatan sentra-sentra digital dan membangun pembangunan SDM digital,&quot; kata Dedek.

Ia menilai tiga poin ini tergabung di dalam rangkaian skema pemberdayaan pemuda. &quot;Tiga program tersebut akan mendorong peningkatan kualitas SDM pemuda kita agar siap pakai, sesuai kebutuhan zaman, dan kompetitif,&quot; ujarnya.
(Baca juga: Jokowi Diserang Kampanye Hitam LGBT &amp;amp; Larangan Azan, TKN: Ini Fitnah Keji Terparah!) 
 
Mengenai pemberdayaan perempuan, Dedek turut membahas dua program unggulan Jokowi. &quot;Program 'childcare' atau penitipan dan pengasuhan anak secara masif juga akan mendorong kesetaraan kesempatan kerja antara perempuan dan laki-laki. Di samping program-program modal usaha bagi perempuan seperti Mekar akan dilipatgandakan jumlah penerimanya,&quot; kata Dedek.</content:encoded></item></channel></rss>
