<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Hadapan Jokowi, Ketum PPP Jelaskan Pentingnya Peran Keluarga untuk Bangun Bangsa</title><description>M Romahurmuziy (Romy) mengutip surat Al Luqman Ayat 12-15 sebagai bentuk pentingnya membangun keluarga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/01/605/2024653/di-hadapan-jokowi-ketum-ppp-jelaskan-pentingnya-peran-keluarga-untuk-bangun-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/01/605/2024653/di-hadapan-jokowi-ketum-ppp-jelaskan-pentingnya-peran-keluarga-untuk-bangun-bangsa"/><item><title>Di Hadapan Jokowi, Ketum PPP Jelaskan Pentingnya Peran Keluarga untuk Bangun Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/01/605/2024653/di-hadapan-jokowi-ketum-ppp-jelaskan-pentingnya-peran-keluarga-untuk-bangun-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/01/605/2024653/di-hadapan-jokowi-ketum-ppp-jelaskan-pentingnya-peran-keluarga-untuk-bangun-bangsa</guid><pubDate>Jum'at 01 Maret 2019 19:20 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/01/605/2024653/di-hadapan-jokowi-ketum-ppp-jelaskan-pentingnya-peran-keluarga-untuk-bangun-bangsa-RbF3P8Dtk7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/01/605/2024653/di-hadapan-jokowi-ketum-ppp-jelaskan-pentingnya-peran-keluarga-untuk-bangun-bangsa-RbF3P8Dtk7.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy (Romy) mengutip surat Al Luqman Ayat 12-15 sebagai bentuk pentingnya membangun keluarga.
Romy mengatakan, alasan dirinya membaca surat Al Luqman di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara Hari Lahir ke-46 PPP di Ancol, Jakarta Utara, karena sengaja dipilih karena PPP menyadari bahwa pendidikan di keluarga mempunyai peranan penting dalam perjalanan bangsa.
&amp;ldquo;Keluarga adalah bangsa kecil, dan bangsa adalah keluarga besar. Hanya dengan membangun keluarga sebuah bangsa akan maju, makmur dan adil,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Dikesempatan yang sama, Romy juga menyebutkan ada sejumlah tantangan yang dihadapi oleh bangsa ini. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, pornografi, sekularisme, liberalisme, hingga hoax. Di masa pemerintahan Joko Widodo, kemiskinan berhasil ditekan hingga di bawah 10 persen atau single digit.
Sementara itu, terkait hoax, Romy menyoroti viralnya video yang menyebut Jokowi akan melegalkan pernikahan sejenis dan melarang azan. Ini merupakan hoax keji yang pelakunya perlu diproses secara hukum.
&amp;ldquo;Kita perlu mendidik keluarga sebaik mungkin. Jangan mendidiknya dengan hoax, agar bisa melahirkan generasi bangsa berkualitas untuk membangun bangsa ini di masa depan,&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy (Romy) mengutip surat Al Luqman Ayat 12-15 sebagai bentuk pentingnya membangun keluarga.
Romy mengatakan, alasan dirinya membaca surat Al Luqman di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara Hari Lahir ke-46 PPP di Ancol, Jakarta Utara, karena sengaja dipilih karena PPP menyadari bahwa pendidikan di keluarga mempunyai peranan penting dalam perjalanan bangsa.
&amp;ldquo;Keluarga adalah bangsa kecil, dan bangsa adalah keluarga besar. Hanya dengan membangun keluarga sebuah bangsa akan maju, makmur dan adil,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Dikesempatan yang sama, Romy juga menyebutkan ada sejumlah tantangan yang dihadapi oleh bangsa ini. Mulai dari kemiskinan, pengangguran, pornografi, sekularisme, liberalisme, hingga hoax. Di masa pemerintahan Joko Widodo, kemiskinan berhasil ditekan hingga di bawah 10 persen atau single digit.
Sementara itu, terkait hoax, Romy menyoroti viralnya video yang menyebut Jokowi akan melegalkan pernikahan sejenis dan melarang azan. Ini merupakan hoax keji yang pelakunya perlu diproses secara hukum.
&amp;ldquo;Kita perlu mendidik keluarga sebaik mungkin. Jangan mendidiknya dengan hoax, agar bisa melahirkan generasi bangsa berkualitas untuk membangun bangsa ini di masa depan,&amp;rdquo; tutupnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
