<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ingin SDM Indonesia Bisa Bersaing Secara Global</title><description>Jokowi menambahkan, sebentar lagi akan masuk ke Revolusi Industri Jilid 4. Untuk itu, perlu adanya SDM standar global agar dapat bersaing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/02/605/2024960/jokowi-ingin-sdm-indonesia-bisa-bersaing-secara-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/02/605/2024960/jokowi-ingin-sdm-indonesia-bisa-bersaing-secara-global"/><item><title>Jokowi Ingin SDM Indonesia Bisa Bersaing Secara Global</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/02/605/2024960/jokowi-ingin-sdm-indonesia-bisa-bersaing-secara-global</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/02/605/2024960/jokowi-ingin-sdm-indonesia-bisa-bersaing-secara-global</guid><pubDate>Sabtu 02 Maret 2019 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/02/605/2024960/jokowi-ingin-sdm-indonesia-bisa-bersaing-secara-global-VqRB1Q6VLM.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Joko Widodo selfie bersama warga (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/02/605/2024960/jokowi-ingin-sdm-indonesia-bisa-bersaing-secara-global-VqRB1Q6VLM.jpeg</image><title>Joko Widodo selfie bersama warga (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan tanpa alasan menerbitkan berbagai kartu, melainkan untuk menunjang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Tanah Air. Sebab, ia ingin anak bangsa bisa bersaing secara global.
Jokowi menyampaikan tujuan dari kartu tersebut kepada para milenial di Kendari, Sulawesi Tenggara. Berbincang santai, bertempat di Kopi Haji Anto 2, Jumat 1 Maret 2019 malam, ia berdiskusi dengan muda-mudi Kendari.
Menurut Jokowi, dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, jika ada lulusan SMA atau SMK yang ingin melanjutkan kuliah tetapi tidak mampu, bisa menggunakan kartu tersebut untuk kuliah dengan cuma-cuma.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Beda dengan AHY, PDIP: Pemilu Serentak Tak Akan Bunuh Parpol)
Sedangkan Kartu Prakerja, juga bermanfaat yang baru lulus sekolah, baik SMA, SMK, dan Politeknik, dan universitas bisa mendapatkan pelatihan sehingga matang masuk ke dunia industri. &quot;Selama belum mendapat pekerjaan, mereka akan dikasih honor yang besarnya masih dirahasiakan,&amp;rdquo; katanya.

Jokowi menambahkan, sebentar lagi akan masuk ke Revolusi Industri Jilid 4. Untuk itu, perlu adanya SDM standar global agar dapat bersaing, dan ia mengaku akan terus mendorong peningkatan kualitas SDM anak bangsa.
&quot;Sebentar lagi, kita akan masuk dalam Revolusi Industri jilid 4, sehingga perlu adanya SDM kualitas premium agar ke depannya kualitas SDM kita mampu bersaing dengan negara luar,&quot; ujarnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Kartu Prakerja Jokowi Jawab Kebutuhan SDM di Industri Kreatif)
Jokowi pun berencana membantu anak-anak muda yang berprestasi untuk bisa melanjutkan pendidikan S1, S2, S3, di dalam negeri maupun di luar Negeri. Tujuannya agar muda-mudi berkualitas premium ini ke depan bisa membangun daerahnya masing-masing dengan ilmu yang diperolehnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan tanpa alasan menerbitkan berbagai kartu, melainkan untuk menunjang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Tanah Air. Sebab, ia ingin anak bangsa bisa bersaing secara global.
Jokowi menyampaikan tujuan dari kartu tersebut kepada para milenial di Kendari, Sulawesi Tenggara. Berbincang santai, bertempat di Kopi Haji Anto 2, Jumat 1 Maret 2019 malam, ia berdiskusi dengan muda-mudi Kendari.
Menurut Jokowi, dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, jika ada lulusan SMA atau SMK yang ingin melanjutkan kuliah tetapi tidak mampu, bisa menggunakan kartu tersebut untuk kuliah dengan cuma-cuma.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Beda dengan AHY, PDIP: Pemilu Serentak Tak Akan Bunuh Parpol)
Sedangkan Kartu Prakerja, juga bermanfaat yang baru lulus sekolah, baik SMA, SMK, dan Politeknik, dan universitas bisa mendapatkan pelatihan sehingga matang masuk ke dunia industri. &quot;Selama belum mendapat pekerjaan, mereka akan dikasih honor yang besarnya masih dirahasiakan,&amp;rdquo; katanya.

Jokowi menambahkan, sebentar lagi akan masuk ke Revolusi Industri Jilid 4. Untuk itu, perlu adanya SDM standar global agar dapat bersaing, dan ia mengaku akan terus mendorong peningkatan kualitas SDM anak bangsa.
&quot;Sebentar lagi, kita akan masuk dalam Revolusi Industri jilid 4, sehingga perlu adanya SDM kualitas premium agar ke depannya kualitas SDM kita mampu bersaing dengan negara luar,&quot; ujarnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Kartu Prakerja Jokowi Jawab Kebutuhan SDM di Industri Kreatif)
Jokowi pun berencana membantu anak-anak muda yang berprestasi untuk bisa melanjutkan pendidikan S1, S2, S3, di dalam negeri maupun di luar Negeri. Tujuannya agar muda-mudi berkualitas premium ini ke depan bisa membangun daerahnya masing-masing dengan ilmu yang diperolehnya.</content:encoded></item></channel></rss>
