<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Bantu Palestina Melalui Pelatihan Usaha</title><description>Membangun sebuah bangsa Palestina, tidak mudah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/05/18/2026274/indonesia-bantu-palestina-melalui-pelatihan-usaha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/05/18/2026274/indonesia-bantu-palestina-melalui-pelatihan-usaha"/><item><title>Indonesia Bantu Palestina Melalui Pelatihan Usaha</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/05/18/2026274/indonesia-bantu-palestina-melalui-pelatihan-usaha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/05/18/2026274/indonesia-bantu-palestina-melalui-pelatihan-usaha</guid><pubDate>Selasa 05 Maret 2019 20:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/05/18/2026274/indonesia-bantu-palestina-melalui-pelatihan-usaha-tM2JVLcOhF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Retno Marsudi saat memberikan sambutan dalam acara bantuan untuk pengungsi Palestina di Amman, Yordania. Foto/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/05/18/2026274/indonesia-bantu-palestina-melalui-pelatihan-usaha-tM2JVLcOhF.jpg</image><title>Menlu Retno Marsudi saat memberikan sambutan dalam acara bantuan untuk pengungsi Palestina di Amman, Yordania. Foto/Okezone</title></images><description>
AMMAN &amp;ndash; Indonesia membuka pelatihan usaha bagi para pengungsi palestina di Amman, Yordania, sebagai upaya pemerintah untuk membantu Palestina yang merdeka.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bahwa isu Palestina penting bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia, terutama dalam pemberdayaan perempuan.
&amp;ldquo;Palestina ada di jantung politik luar negeri Indonesia, isu Palestina dan pemberdayaan perempuan sangat dekat di hati saya,&amp;rdquo; ucap Menlu Retno dalam sebuah pernyataan, Selasa (5/3/2019).

Menlu Retno yang berada di Amman menyampaikan bahwa membangun sebuah bangsa Palestina, tidak mudah. Dibutuhkan kondisi yang kondisif, serta dukungan internasional baik dalam bidang ekonomi, pembangunan maupun pengembangan kapasitas.
Baca: Arab Saudi Sempat Tawarkan Alternatif Ibu Kota untuk Palestina
Baca:&amp;nbsp;Ini Berbagai Bentuk Dukungan Indonesia bagi Palestina
Oleh karena itu, kata Retno, dukungan Indonesia melalui penyelenggaraan program pelatihan diharapkan dapat semakin memperkuat upaya untuk mempersiapkan Palestina dalam meraih kemerdekannya.
&amp;ldquo;Indonesia telah sejak lama telah memberikan dukungan bantuan kapasitas bagi Palestina, seperti antara lain dalam bidang pengembangan UMKM, pemberdayaan perempuan, good governance, pendanaan mikro maupun pelestarian lingkungan hidup, yang akan membentuk fondasi penting bagi pengembangan institusi Palestina,&amp;rdquo; tutur Retno.
Retno yang sebelumnya menghadiri Konferensi Tingkat Menteri ke-46 Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada Minggu 3 Maret 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab mendorong negara-negara OKI untuk tegas dan berani dalam memberikan dukungannya kepada Palestina.
&amp;ldquo;Di pertemuan OKI minggu lalu, saya tegaskan bahwa tidak ada pilihan lain bagi OKI kecuali memberikan dukungan tegas dan konkrit bagi kemerdekaan Palestina,&amp;rdquo; ujar dia.
</description><content:encoded>
AMMAN &amp;ndash; Indonesia membuka pelatihan usaha bagi para pengungsi palestina di Amman, Yordania, sebagai upaya pemerintah untuk membantu Palestina yang merdeka.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bahwa isu Palestina penting bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia, terutama dalam pemberdayaan perempuan.
&amp;ldquo;Palestina ada di jantung politik luar negeri Indonesia, isu Palestina dan pemberdayaan perempuan sangat dekat di hati saya,&amp;rdquo; ucap Menlu Retno dalam sebuah pernyataan, Selasa (5/3/2019).

Menlu Retno yang berada di Amman menyampaikan bahwa membangun sebuah bangsa Palestina, tidak mudah. Dibutuhkan kondisi yang kondisif, serta dukungan internasional baik dalam bidang ekonomi, pembangunan maupun pengembangan kapasitas.
Baca: Arab Saudi Sempat Tawarkan Alternatif Ibu Kota untuk Palestina
Baca:&amp;nbsp;Ini Berbagai Bentuk Dukungan Indonesia bagi Palestina
Oleh karena itu, kata Retno, dukungan Indonesia melalui penyelenggaraan program pelatihan diharapkan dapat semakin memperkuat upaya untuk mempersiapkan Palestina dalam meraih kemerdekannya.
&amp;ldquo;Indonesia telah sejak lama telah memberikan dukungan bantuan kapasitas bagi Palestina, seperti antara lain dalam bidang pengembangan UMKM, pemberdayaan perempuan, good governance, pendanaan mikro maupun pelestarian lingkungan hidup, yang akan membentuk fondasi penting bagi pengembangan institusi Palestina,&amp;rdquo; tutur Retno.
Retno yang sebelumnya menghadiri Konferensi Tingkat Menteri ke-46 Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada Minggu 3 Maret 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab mendorong negara-negara OKI untuk tegas dan berani dalam memberikan dukungannya kepada Palestina.
&amp;ldquo;Di pertemuan OKI minggu lalu, saya tegaskan bahwa tidak ada pilihan lain bagi OKI kecuali memberikan dukungan tegas dan konkrit bagi kemerdekaan Palestina,&amp;rdquo; ujar dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
