<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>25 Ponpes dan Ratusan Mantan Anggota GAM Siap Menangkan Jokowi di Aceh</title><description>Ponpes di Pidie targetkan suara 70 persen untuk Jokowi-Ma'ruf.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/08/605/2027402/25-ponpes-dan-ratusan-mantan-anggota-gam-siap-menangkan-jokowi-di-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/08/605/2027402/25-ponpes-dan-ratusan-mantan-anggota-gam-siap-menangkan-jokowi-di-aceh"/><item><title>25 Ponpes dan Ratusan Mantan Anggota GAM Siap Menangkan Jokowi di Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/08/605/2027402/25-ponpes-dan-ratusan-mantan-anggota-gam-siap-menangkan-jokowi-di-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/08/605/2027402/25-ponpes-dan-ratusan-mantan-anggota-gam-siap-menangkan-jokowi-di-aceh</guid><pubDate>Jum'at 08 Maret 2019 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/08/605/2027402/25-ponpes-dan-ratusan-mantan-anggota-gam-siap-menangkan-jokowi-di-aceh-UT2RTxaaOh.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ponpes di Pidie dukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/08/605/2027402/25-ponpes-dan-ratusan-mantan-anggota-gam-siap-menangkan-jokowi-di-aceh-UT2RTxaaOh.jpeg</image><title>Ponpes di Pidie dukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)</title></images><description>PIDIE &amp;ndash; Dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin terus berdatangan di Aceh.

Kali ini, sebanyak 25 pondok pesantren dan ratusan mantan aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Kabupaten Pidie, Aceh, siap memenangkan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf di Pilpres 2019.

&quot;Kami 25 dayah (pesantren) siap memenangkan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Kami juga ratusan jangan-jangan GAM juga siap memenangkan 70 persen di Pidie,&quot; ucap pengurus Dayah Ikramul Fatah, Tengku Haji Muhibudin Husein Syeikh, di hadapan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto bersama rombongan, Jumat (8/3/2019).

Muhibudin menekankan, sejak Pilpres 2014, pihaknya sudah bekerja untuk memenangkan Jokowi. Bahkan, ia optimis rakyat Pidie dapat memenangkan kembali Jokowi pada Pilpres 2019.

&quot;Untuk Pilpres kali ini, insyaallah kami bersama dengan PDIP dan TKD Aceh, siap memenangkan 70 persen di Aceh untuk Jokowi-Ma'ruf,&quot; tutur Muhibudin.



Merespons hal itu, utusan dari KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Lukmanul Hakim, menyambut positif adanya dukungan itu. Dia berpesan agar pendukung Jokowi-Ma'ruf di Aceh untuk melawan hoaks dan fitnah.


&quot;Fitnah-fitnah yang menyebar, yang ditujukan pada paslon 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin telah kami sampaikan dan telah kami luruskan tadi. Masyarakat Aceh juga menyadari bahwa fitnah dapat merusak dan memorak-porandakan secara sejarah. Aceh juga sempat porak-poranda gara-gara fitnah,&quot; katanya.

(Baca Juga : Ajak Warga Dukung Jokowi, Kelompok Emak-Emak Ini Sosialisasikan Formulir A-5)

Di sisi lain, Ketua Majelis Ulama Indonesia ini juga mengatakan, isu SARA kerap kali digunakan untuk menyerang petahana. Terbaru puisi pendukung Prabowo-Sandi yang dibacakan Neno Warisman, dianggapnya memolitisasi doa Nabi Muhammad untuk kepentingan Pilpres.

&quot;Doa itu memang pernah dibacakan rasullullah, tapi konteksnya doa itu dibacakan ketika menghadapi orang kafir quraish. Ini perang pilpres, bukan perang bunuh-bunuhan, di hadapan para kiai dan pesantren, dan alhamdulillah mereka memahami,&quot; ujar Lukmanul.

(Baca Juga : Hasto Ngaku Tak Masalah Diolok Dungu oleh Rocky Gerung tapi Tak Terima KH Agus Salim Dihina)



</description><content:encoded>PIDIE &amp;ndash; Dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin terus berdatangan di Aceh.

Kali ini, sebanyak 25 pondok pesantren dan ratusan mantan aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Kabupaten Pidie, Aceh, siap memenangkan Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf di Pilpres 2019.

&quot;Kami 25 dayah (pesantren) siap memenangkan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Kami juga ratusan jangan-jangan GAM juga siap memenangkan 70 persen di Pidie,&quot; ucap pengurus Dayah Ikramul Fatah, Tengku Haji Muhibudin Husein Syeikh, di hadapan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto bersama rombongan, Jumat (8/3/2019).

Muhibudin menekankan, sejak Pilpres 2014, pihaknya sudah bekerja untuk memenangkan Jokowi. Bahkan, ia optimis rakyat Pidie dapat memenangkan kembali Jokowi pada Pilpres 2019.

&quot;Untuk Pilpres kali ini, insyaallah kami bersama dengan PDIP dan TKD Aceh, siap memenangkan 70 persen di Aceh untuk Jokowi-Ma'ruf,&quot; tutur Muhibudin.



Merespons hal itu, utusan dari KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Lukmanul Hakim, menyambut positif adanya dukungan itu. Dia berpesan agar pendukung Jokowi-Ma'ruf di Aceh untuk melawan hoaks dan fitnah.


&quot;Fitnah-fitnah yang menyebar, yang ditujukan pada paslon 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin telah kami sampaikan dan telah kami luruskan tadi. Masyarakat Aceh juga menyadari bahwa fitnah dapat merusak dan memorak-porandakan secara sejarah. Aceh juga sempat porak-poranda gara-gara fitnah,&quot; katanya.

(Baca Juga : Ajak Warga Dukung Jokowi, Kelompok Emak-Emak Ini Sosialisasikan Formulir A-5)

Di sisi lain, Ketua Majelis Ulama Indonesia ini juga mengatakan, isu SARA kerap kali digunakan untuk menyerang petahana. Terbaru puisi pendukung Prabowo-Sandi yang dibacakan Neno Warisman, dianggapnya memolitisasi doa Nabi Muhammad untuk kepentingan Pilpres.

&quot;Doa itu memang pernah dibacakan rasullullah, tapi konteksnya doa itu dibacakan ketika menghadapi orang kafir quraish. Ini perang pilpres, bukan perang bunuh-bunuhan, di hadapan para kiai dan pesantren, dan alhamdulillah mereka memahami,&quot; ujar Lukmanul.

(Baca Juga : Hasto Ngaku Tak Masalah Diolok Dungu oleh Rocky Gerung tapi Tak Terima KH Agus Salim Dihina)



</content:encoded></item></channel></rss>
