<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gerindra: Tabloid Obor Rakyat Tak Ada Kaitannya dengan Prabowo-Sandi!   </title><description>Tabloid Obor Rakyat yang batal diluncurkan pada 8 Maret 2019 malam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/09/337/2027677/gerindra-tabloid-obor-rakyat-tak-ada-kaitannya-dengan-prabowo-sandi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/09/337/2027677/gerindra-tabloid-obor-rakyat-tak-ada-kaitannya-dengan-prabowo-sandi"/><item><title> Gerindra: Tabloid Obor Rakyat Tak Ada Kaitannya dengan Prabowo-Sandi!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/09/337/2027677/gerindra-tabloid-obor-rakyat-tak-ada-kaitannya-dengan-prabowo-sandi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/09/337/2027677/gerindra-tabloid-obor-rakyat-tak-ada-kaitannya-dengan-prabowo-sandi</guid><pubDate>Sabtu 09 Maret 2019 06:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/09/337/2027677/gerindra-tabloid-obor-rakyat-tak-ada-kaitannya-dengan-prabowo-sandi-JrMlJXNsU3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/09/337/2027677/gerindra-tabloid-obor-rakyat-tak-ada-kaitannya-dengan-prabowo-sandi-JrMlJXNsU3.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menegaskan tabloid Obor Rakyat yang batal diluncurkan pada 8 Maret 2019 malam, tidak memiliki kaitan apapun dengan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

&quot;Obor Rakyat tidak ada kaitannya apapun dengan pasangan 02,&quot; kata Poyuono saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (9/3/2019).
&amp;nbsp;(Baca juga: Kemenkumham: Cuti Bersyarat Pemred Obor Rakyat Tak Dibatalkan)
Dalam undangan peluncuran yang beredar, Obor Rakyat edisi sekarang mengangkat wawancara khusus dengan Habib Rizieq Shihab. Gambar pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu menguasai halaman cover.
&amp;nbsp;
Pemimpin redaksi Obor Rakyat Setiyardi Budiono bersama rekan-rekannya semula dijadwalkan meluncurkan lagi tabloid tersebut di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 8 Maret 2019 malam. Undangan peluncuran itu sudah disebar. Tapi, dibatalkan.
&amp;nbsp;(Baca juga: Masyarakat Diimbau Tak Termakan Informasi Tabloid Obor Rakyat)
Menurut Poyuono, pembatalan peluncuran tabloid Obor Rakyat merupakan hak mereka. Ia pun yakin pemerintah tidak ikut campur di balik pembatalan acara launching acara tersebut.

&quot;Yang batalkan siapa? Kalau pihak Obor Rakyat yang batalkan itu hak Obor Rakyat ya. Kalau pihak pemerintah sih kayaknya enggak mungkin ya,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sekadar informasi, tabloid Obor Rakyat pernah terbit menjelang Pilpres 2014. Isinya propaganda negatif terhadap Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu bertarung melawan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kasus Obor Rakyat lalu disidik Bareskrim Polri. Dewan Pers menyatakan Obor Rakyat bukan produk jurnalitik.

Pemimpin redaksi Obor Rakyat Setiyardi Budiono dan koleganya Darmawan ditangkap kemudian divonis masing-masing delapan bulan penjara pada 2 November 2016, karena dinyatakan terbukti melanggar Pasal 310 ayat 2 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menegaskan tabloid Obor Rakyat yang batal diluncurkan pada 8 Maret 2019 malam, tidak memiliki kaitan apapun dengan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

&quot;Obor Rakyat tidak ada kaitannya apapun dengan pasangan 02,&quot; kata Poyuono saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (9/3/2019).
&amp;nbsp;(Baca juga: Kemenkumham: Cuti Bersyarat Pemred Obor Rakyat Tak Dibatalkan)
Dalam undangan peluncuran yang beredar, Obor Rakyat edisi sekarang mengangkat wawancara khusus dengan Habib Rizieq Shihab. Gambar pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu menguasai halaman cover.
&amp;nbsp;
Pemimpin redaksi Obor Rakyat Setiyardi Budiono bersama rekan-rekannya semula dijadwalkan meluncurkan lagi tabloid tersebut di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 8 Maret 2019 malam. Undangan peluncuran itu sudah disebar. Tapi, dibatalkan.
&amp;nbsp;(Baca juga: Masyarakat Diimbau Tak Termakan Informasi Tabloid Obor Rakyat)
Menurut Poyuono, pembatalan peluncuran tabloid Obor Rakyat merupakan hak mereka. Ia pun yakin pemerintah tidak ikut campur di balik pembatalan acara launching acara tersebut.

&quot;Yang batalkan siapa? Kalau pihak Obor Rakyat yang batalkan itu hak Obor Rakyat ya. Kalau pihak pemerintah sih kayaknya enggak mungkin ya,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sekadar informasi, tabloid Obor Rakyat pernah terbit menjelang Pilpres 2014. Isinya propaganda negatif terhadap Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu bertarung melawan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Kasus Obor Rakyat lalu disidik Bareskrim Polri. Dewan Pers menyatakan Obor Rakyat bukan produk jurnalitik.

Pemimpin redaksi Obor Rakyat Setiyardi Budiono dan koleganya Darmawan ditangkap kemudian divonis masing-masing delapan bulan penjara pada 2 November 2016, karena dinyatakan terbukti melanggar Pasal 310 ayat 2 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
</content:encoded></item></channel></rss>
