<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dekati Petani, Caleg Perindo Ikut Panen Padi </title><description>Caleg Partai Perindo memiliki cara tersendiri untuk mendekati masyarakat petani di Banyumas Jawa Tengah</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/09/512/2027913/dekati-petani-caleg-perindo-ikut-panen-padi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/09/512/2027913/dekati-petani-caleg-perindo-ikut-panen-padi"/><item><title>Dekati Petani, Caleg Perindo Ikut Panen Padi </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/09/512/2027913/dekati-petani-caleg-perindo-ikut-panen-padi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/09/512/2027913/dekati-petani-caleg-perindo-ikut-panen-padi</guid><pubDate>Sabtu 09 Maret 2019 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/09/512/2027913/dekati-petani-caleg-perindo-ikut-panen-padi-WshQnW082P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Caleg Partai Perindo (Foto: Taufik/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/09/512/2027913/dekati-petani-caleg-perindo-ikut-panen-padi-WshQnW082P.jpg</image><title>Caleg Partai Perindo (Foto: Taufik/Okezone)</title></images><description>BANYUMAS - Caleg Partai Perindo memiliki cara tersendiri untuk mendekati masyarakat petani di Banyumas Jawa Tengah. Selain berdialog, dia turun ke sawah untuk membantu petani yang tengah memanen padi.
Dia bernama Heri Susanto yang tercatat sebagai Caleg DPRD Jateng Dapil 8 (Banyumas, Cilacap) nomor urut 1. Sebagai caleg millenial, Heri tak canggung untuk melepas sepatu agar bisa menyapa warga di tengah sawah.
Bapak satu anak ini sengaja datang ke Desa Sokawera Kecamatan Cilongok Banyumas, yang warganya mayoritas sebagai petani. Sokawera dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen).
&quot;Ini ikut petani panen, biar bisa merasakan apa yang warga lakukan untuk mencari nafkah. Ikut manggul dan ngepyok padi juga,&quot; ujar Heri sembari melepas lelah setelah berulangkali ngepyok padi, Sabtu (9/3/2019).
Baca Juga: Fogging Perindo Cegah Warga Terkena Virus DBD

Heri mengaku mendapat banyak masukan dari petani. Kebanyakan mengeluhkan tentang harga padi yang sering kali anjlok setiap memasuki musim panen. Mereka pun terpaksa menjual hasil panen dengan harga murah karena terbentur kebutuhsn keluarga.
&quot;Petani ini sering mengeluhkan harga padi terlalu murah. Makanya kadang mereka tidak untung, habis untuk biaya operasional pupuk dan perawatan selama masa tanam. Setelah itu, uang hasil penjualan padi juga habis untuk kebutuhan sehari-hari, makan keluarga, biaya sekolah anak,&quot; beber Heri.
Heri yang juga Sekretaris DPW Partai Perindo Jateng bertekad akan membawa aspirasi petani tersebut ketika terpilih sebagai wakil rakyat. Dia akan mengusulkan untuk memberikan mekanisne perlindungan harga padi agar tidak dipermainkan tengkulak.</description><content:encoded>BANYUMAS - Caleg Partai Perindo memiliki cara tersendiri untuk mendekati masyarakat petani di Banyumas Jawa Tengah. Selain berdialog, dia turun ke sawah untuk membantu petani yang tengah memanen padi.
Dia bernama Heri Susanto yang tercatat sebagai Caleg DPRD Jateng Dapil 8 (Banyumas, Cilacap) nomor urut 1. Sebagai caleg millenial, Heri tak canggung untuk melepas sepatu agar bisa menyapa warga di tengah sawah.
Bapak satu anak ini sengaja datang ke Desa Sokawera Kecamatan Cilongok Banyumas, yang warganya mayoritas sebagai petani. Sokawera dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen).
&quot;Ini ikut petani panen, biar bisa merasakan apa yang warga lakukan untuk mencari nafkah. Ikut manggul dan ngepyok padi juga,&quot; ujar Heri sembari melepas lelah setelah berulangkali ngepyok padi, Sabtu (9/3/2019).
Baca Juga: Fogging Perindo Cegah Warga Terkena Virus DBD

Heri mengaku mendapat banyak masukan dari petani. Kebanyakan mengeluhkan tentang harga padi yang sering kali anjlok setiap memasuki musim panen. Mereka pun terpaksa menjual hasil panen dengan harga murah karena terbentur kebutuhsn keluarga.
&quot;Petani ini sering mengeluhkan harga padi terlalu murah. Makanya kadang mereka tidak untung, habis untuk biaya operasional pupuk dan perawatan selama masa tanam. Setelah itu, uang hasil penjualan padi juga habis untuk kebutuhan sehari-hari, makan keluarga, biaya sekolah anak,&quot; beber Heri.
Heri yang juga Sekretaris DPW Partai Perindo Jateng bertekad akan membawa aspirasi petani tersebut ketika terpilih sebagai wakil rakyat. Dia akan mengusulkan untuk memberikan mekanisne perlindungan harga padi agar tidak dipermainkan tengkulak.</content:encoded></item></channel></rss>
