<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detik-Detik Tergulingnya KRL di Bogor Menurut Kesaksian Warga</title><description>Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line relasi Jatinegara-Bogor mengalami anjlok di Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/10/338/2028094/detik-detik-tergulingnya-krl-di-bogor-menurut-kesaksian-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/10/338/2028094/detik-detik-tergulingnya-krl-di-bogor-menurut-kesaksian-warga"/><item><title>Detik-Detik Tergulingnya KRL di Bogor Menurut Kesaksian Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/10/338/2028094/detik-detik-tergulingnya-krl-di-bogor-menurut-kesaksian-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/10/338/2028094/detik-detik-tergulingnya-krl-di-bogor-menurut-kesaksian-warga</guid><pubDate>Minggu 10 Maret 2019 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/10/338/2028094/detik-detik-tergulingnya-krl-di-bogor-menurut-kesaksian-warga-gtMtnEm476.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yayat Hidayat, saksi mata sebelum KRL Jatinegara-Bogor terguling di Kebon Pedes, Bogor (Foto: Putra Ramadhani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/10/338/2028094/detik-detik-tergulingnya-krl-di-bogor-menurut-kesaksian-warga-gtMtnEm476.jpg</image><title>Yayat Hidayat, saksi mata sebelum KRL Jatinegara-Bogor terguling di Kebon Pedes, Bogor (Foto: Putra Ramadhani)</title></images><description>BOGOR - Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line KA 1722 relasi Jatinegara-Bogor mengalami anjlok di Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat. Sebelum kejadian, warga sempat mendengar suara keras ketika kereta nahas itu melintas.&amp;nbsp;
Menurut relawan parkir di perlintasan Kebon Pedes, Yayat Hidayat (52) mengatakan, kereta yang mengalami anjlok berjalan melintas seperti biasanya.
&quot;Keretanya biasanya aja melintas, kecepatannya juga biasa. Enggak ada tanda-tanda bunyiin klakson atau bagaimana,&quot; kata Yayat, saat ditemui Okezone di lokasi anjloknya kereta, Minggu (10/3/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;KRL Terguling, Perjalanan Kereta Jakarta-Bogor Hanya Sampai Stasiun Depok)
Namun, belum selesai kereta melintas kabel listrik yang berada di atas jatuh ke jalan. Lalu disusul dengan suara keras dari arah depan kereta.
&quot;Baru beberapa gerbong lewat, ada kabel putus. Saya takut ada listriknya terus kabur, pengendara yang lewat juga kabur. Enggak lama suara kenceng kaya tabrakan, pas dilihat bagian depan anjlok,&quot; ujarnya.

Sontak, warga sekitar pun berkerumun mendekati lokasi kejadian. Terlihat para penumpang di KRL panik berusaha keluar sampai akhirnya pintu pun terbuka.
&quot;Saya lihat penumpang pada panik, pada keluar lewat pintu. Ada yang mau keluar lewat jendela tapi enggak boleh sama satpamnya disuruh tenang. Kondisinya sedang, enggak begitu padat,&quot; tutur Yayat.
Hingga pada akhirnya, petugas PT KAI, Polri, TNI dan lainnya mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi kejadian. &quot;Langsung pada datang ramai, korban luka-luka dibawa ke rumah sakit,&quot; katanya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Korban Luka Akibat KRL Terguling di Bogor Jadi 17 Orang)
Kecelakaan tersebut diketahui mengakibatkan 17 orang luka. Sebanyak 9 orang dibawa ke RS Salak Bogor dan 8 lainnya di pos kesehatan Stasiun Bogor. KRL tersebut dikabarkan tertimpa tiang Listrik Aliran Atas (LAA).
&quot;Bagi para pengguna yang menjadi korban maka akan mendapatkan perawatan kesehatan,&quot; kata VP Komunikasi PT KCI Eva Chariunisa.
</description><content:encoded>BOGOR - Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line KA 1722 relasi Jatinegara-Bogor mengalami anjlok di Kebon Pedes, Kota Bogor, Jawa Barat. Sebelum kejadian, warga sempat mendengar suara keras ketika kereta nahas itu melintas.&amp;nbsp;
Menurut relawan parkir di perlintasan Kebon Pedes, Yayat Hidayat (52) mengatakan, kereta yang mengalami anjlok berjalan melintas seperti biasanya.
&quot;Keretanya biasanya aja melintas, kecepatannya juga biasa. Enggak ada tanda-tanda bunyiin klakson atau bagaimana,&quot; kata Yayat, saat ditemui Okezone di lokasi anjloknya kereta, Minggu (10/3/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;KRL Terguling, Perjalanan Kereta Jakarta-Bogor Hanya Sampai Stasiun Depok)
Namun, belum selesai kereta melintas kabel listrik yang berada di atas jatuh ke jalan. Lalu disusul dengan suara keras dari arah depan kereta.
&quot;Baru beberapa gerbong lewat, ada kabel putus. Saya takut ada listriknya terus kabur, pengendara yang lewat juga kabur. Enggak lama suara kenceng kaya tabrakan, pas dilihat bagian depan anjlok,&quot; ujarnya.

Sontak, warga sekitar pun berkerumun mendekati lokasi kejadian. Terlihat para penumpang di KRL panik berusaha keluar sampai akhirnya pintu pun terbuka.
&quot;Saya lihat penumpang pada panik, pada keluar lewat pintu. Ada yang mau keluar lewat jendela tapi enggak boleh sama satpamnya disuruh tenang. Kondisinya sedang, enggak begitu padat,&quot; tutur Yayat.
Hingga pada akhirnya, petugas PT KAI, Polri, TNI dan lainnya mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi kejadian. &quot;Langsung pada datang ramai, korban luka-luka dibawa ke rumah sakit,&quot; katanya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Korban Luka Akibat KRL Terguling di Bogor Jadi 17 Orang)
Kecelakaan tersebut diketahui mengakibatkan 17 orang luka. Sebanyak 9 orang dibawa ke RS Salak Bogor dan 8 lainnya di pos kesehatan Stasiun Bogor. KRL tersebut dikabarkan tertimpa tiang Listrik Aliran Atas (LAA).
&quot;Bagi para pengguna yang menjadi korban maka akan mendapatkan perawatan kesehatan,&quot; kata VP Komunikasi PT KCI Eva Chariunisa.
</content:encoded></item></channel></rss>
