<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai KRL Terguling, Kereta Melintas di Kebon Pedes dengan Kecepatan 40 Km/Jam</title><description>Meski sudah mulai beroperasi dengan satu jalur secara bergantian, kecepatan KRL di Kebon Pedes hanya 40 kilometer perjam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/338/2028350/usai-krl-terguling-kereta-melintas-di-kebon-pedes-dengan-kecepatan-40-km-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/11/338/2028350/usai-krl-terguling-kereta-melintas-di-kebon-pedes-dengan-kecepatan-40-km-jam"/><item><title>Usai KRL Terguling, Kereta Melintas di Kebon Pedes dengan Kecepatan 40 Km/Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/338/2028350/usai-krl-terguling-kereta-melintas-di-kebon-pedes-dengan-kecepatan-40-km-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/11/338/2028350/usai-krl-terguling-kereta-melintas-di-kebon-pedes-dengan-kecepatan-40-km-jam</guid><pubDate>Senin 11 Maret 2019 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/11/338/2028350/usai-krl-terguling-kereta-melintas-di-kebon-pedes-dengan-kecepatannya-40-km-jam-uaqgIhp3MO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi KRL yang Anjlok di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat (foto: Feri Usmawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/11/338/2028350/usai-krl-terguling-kereta-melintas-di-kebon-pedes-dengan-kecepatannya-40-km-jam-uaqgIhp3MO.jpg</image><title>Evakuasi KRL yang Anjlok di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat (foto: Feri Usmawan/Okezone)</title></images><description>BOGOR - PT KAI masih melakukan perbaikan terhadap prasarana yang rusak pasca anjloknya kereta di daerah Kebon Pedes, Kota Bogor. Saat ini perbaikan tinggal perbaikan listrik aliran atas (LAA).
&quot;Tinggal listrik aliran atas saja, kalau rel ada sedikit tadi. Sekitar 20 persen lagi selesai,&quot; kata Kepala Daops 1 Jakarta PT KAI Dadan Rudiansyah kepada wartawan di lokasi, Senin (11/3/2019).

(Baca Juga: Masinis KRL Anjlok di Bogor Dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto)&amp;nbsp;
Meski kereta sudah mulai beroperasi dengan satu jalur secara bergantian, lanjut Dadan, kecepatannya dibatasi. &quot;Kecepatan 40 kilometer perjam,&quot; ucap Dadan.
Ia berharap semua proses perbaikan prasarana kereta di sekitar lokasi anjlok akan selesai pada siang ini agar perjalanan KRL baik dari Bogor-Jakarta atau arah sebaliknya dapat kembali normal dua jalur.

(Lihat Juga: Agar Perjalanan KRL Bisa 2 Jalur, Perbaikan Listrik Aliran Atas Terus Dikerjakan)&amp;nbsp;
&quot;Saat ini baru satu jalur yang bisa dilewati, mudah-mudahan siang nanti selesai bisa dua jalur,&quot; tutupnya.
Sebelumnya, sebanyak 19 orang termasuk masinis mengalami luka-luka akibat anjloknya kereta di daerah Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Minggu 10 Maret 2019 kemarin.
Selain itu, anjloknya kereta menyebabkan perjalanan Bogor-Jakarta sempat terganggu selama kurang lebih 18 jam. Namun, saat ini perjalanan kereta berangsur normal meski harus dengan bergantian jalur.
(Baca Juga: KCI Siapkan Puluhan Bus dari Bogor Pasca-KRL Anjlok di Kebon Pedes)



</description><content:encoded>BOGOR - PT KAI masih melakukan perbaikan terhadap prasarana yang rusak pasca anjloknya kereta di daerah Kebon Pedes, Kota Bogor. Saat ini perbaikan tinggal perbaikan listrik aliran atas (LAA).
&quot;Tinggal listrik aliran atas saja, kalau rel ada sedikit tadi. Sekitar 20 persen lagi selesai,&quot; kata Kepala Daops 1 Jakarta PT KAI Dadan Rudiansyah kepada wartawan di lokasi, Senin (11/3/2019).

(Baca Juga: Masinis KRL Anjlok di Bogor Dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto)&amp;nbsp;
Meski kereta sudah mulai beroperasi dengan satu jalur secara bergantian, lanjut Dadan, kecepatannya dibatasi. &quot;Kecepatan 40 kilometer perjam,&quot; ucap Dadan.
Ia berharap semua proses perbaikan prasarana kereta di sekitar lokasi anjlok akan selesai pada siang ini agar perjalanan KRL baik dari Bogor-Jakarta atau arah sebaliknya dapat kembali normal dua jalur.

(Lihat Juga: Agar Perjalanan KRL Bisa 2 Jalur, Perbaikan Listrik Aliran Atas Terus Dikerjakan)&amp;nbsp;
&quot;Saat ini baru satu jalur yang bisa dilewati, mudah-mudahan siang nanti selesai bisa dua jalur,&quot; tutupnya.
Sebelumnya, sebanyak 19 orang termasuk masinis mengalami luka-luka akibat anjloknya kereta di daerah Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Minggu 10 Maret 2019 kemarin.
Selain itu, anjloknya kereta menyebabkan perjalanan Bogor-Jakarta sempat terganggu selama kurang lebih 18 jam. Namun, saat ini perjalanan kereta berangsur normal meski harus dengan bergantian jalur.
(Baca Juga: KCI Siapkan Puluhan Bus dari Bogor Pasca-KRL Anjlok di Kebon Pedes)



</content:encoded></item></channel></rss>
