<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN Tegaskan Pembatalan Konser Dewa 19 All Stars Tak Ada Kaitannya dengan Jokowi</title><description>Kubu oposisi mencurigai pembatalan konser band Dewa 19 All Stars besutan Ahmad Dhani itu karena ketakutan rezim Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028391/tkn-tegaskan-pembatalan-konser-dewa-19-all-stars-tak-ada-kaitannya-dengan-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028391/tkn-tegaskan-pembatalan-konser-dewa-19-all-stars-tak-ada-kaitannya-dengan-jokowi"/><item><title>TKN Tegaskan Pembatalan Konser Dewa 19 All Stars Tak Ada Kaitannya dengan Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028391/tkn-tegaskan-pembatalan-konser-dewa-19-all-stars-tak-ada-kaitannya-dengan-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028391/tkn-tegaskan-pembatalan-konser-dewa-19-all-stars-tak-ada-kaitannya-dengan-jokowi</guid><pubDate>Senin 11 Maret 2019 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/11/605/2028391/tkn-tegaskan-pembatalan-konser-dewa-19-all-stars-tak-ada-kaitannya-dengan-jokowi-1CfIroIYrc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/11/605/2028391/tkn-tegaskan-pembatalan-konser-dewa-19-all-stars-tak-ada-kaitannya-dengan-jokowi-1CfIroIYrc.jpg</image><title>Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pembatalan konser Dewa 19 All Stars di Grand City, Surabaya, kemarin malam menuai polemik. Polisi tidak memberi izin konser bertajuk &quot;Hadapi dengan Senyuman&quot; itu karena belum adanya izin keramaian.

Kubu oposisi mencurigai pembatalan konser band besutan Ahmad Dhani itu karena ketakutan rezim Joko Widodo (Jokowi).

(Baca Juga: Mulan Jameela Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan Medaeng Bahas Konser Dewa 19 yang Tertunda)&amp;nbsp;
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Abdul Kadir Karding mengingatkan kubu oposisi tidak mudah membangun framing seolah-olah pelarangan konser didalangi Jokowi.

&quot;Jangan mudah membangun framing. Tentu ada alasan yang diberikan kepolisian,&quot; kata Karding saat dihubungi Okezone, Senin (11/3/2019).

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, pemberian izin atas kegiatan keramaian merupakan domain pihak Kepolisian. Karena itu, Jokowi maupun tim suksesnya tidak tahu menahu pembatalan konser tersebut.

&quot;Kami tidak mengerti itu acara apa dan kami tidak ikut-ikut apa yang menjadi urusan kepolisian. Sebaiknya ditanya saja ke kepolisian daerah setempat,&quot; imbuh Karding.

&quot;Jangan semua kegiatan ada yang kurang bagus, semua (salah) Pak Jokowi. Misalnya ada yang cerai, juga Pak Jokowi. Semoga ini tidak menjadi cara berpolitik yang apa-apa diarahkan kepada Pak Jokowi. Itu tidak baik,&quot; sambung Karding.
(Baca Juga: Penjelasan Ketua Panitia soal Batalnya Konser Dewa 19 All Stars)&amp;nbsp;
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengkritik pembatalan konser &quot;Hadapi dengan Senyuman&quot; di Surabaya, Jawa Timur, kemarin malam. Menurut Fadli pembatalan konser tersebut bentuk ketakutan rezim Jokowi.

&quot;Kini dg konser musikpun takut. Negara demokrasi macam apa? Rezim otoriter pasti tumbang,&quot; ujar Fadli lewat akun Twitternya @fadlizon.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Kini dg konser musikpun takut. Negara demokrasi macam apa? Rezim otoriter pasti tumbang. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/dqnEgmPqFz&quot;&amp;gt;https://t.co/dqnEgmPqFz&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Fadli Zon (@fadlizon) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/fadlizon/status/1104729068581339139?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;March 10, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Pembatalan konser Dewa 19 All Stars di Grand City, Surabaya, kemarin malam menuai polemik. Polisi tidak memberi izin konser bertajuk &quot;Hadapi dengan Senyuman&quot; itu karena belum adanya izin keramaian.

Kubu oposisi mencurigai pembatalan konser band besutan Ahmad Dhani itu karena ketakutan rezim Joko Widodo (Jokowi).

(Baca Juga: Mulan Jameela Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan Medaeng Bahas Konser Dewa 19 yang Tertunda)&amp;nbsp;
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Abdul Kadir Karding mengingatkan kubu oposisi tidak mudah membangun framing seolah-olah pelarangan konser didalangi Jokowi.

&quot;Jangan mudah membangun framing. Tentu ada alasan yang diberikan kepolisian,&quot; kata Karding saat dihubungi Okezone, Senin (11/3/2019).

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, pemberian izin atas kegiatan keramaian merupakan domain pihak Kepolisian. Karena itu, Jokowi maupun tim suksesnya tidak tahu menahu pembatalan konser tersebut.

&quot;Kami tidak mengerti itu acara apa dan kami tidak ikut-ikut apa yang menjadi urusan kepolisian. Sebaiknya ditanya saja ke kepolisian daerah setempat,&quot; imbuh Karding.

&quot;Jangan semua kegiatan ada yang kurang bagus, semua (salah) Pak Jokowi. Misalnya ada yang cerai, juga Pak Jokowi. Semoga ini tidak menjadi cara berpolitik yang apa-apa diarahkan kepada Pak Jokowi. Itu tidak baik,&quot; sambung Karding.
(Baca Juga: Penjelasan Ketua Panitia soal Batalnya Konser Dewa 19 All Stars)&amp;nbsp;
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, mengkritik pembatalan konser &quot;Hadapi dengan Senyuman&quot; di Surabaya, Jawa Timur, kemarin malam. Menurut Fadli pembatalan konser tersebut bentuk ketakutan rezim Jokowi.

&quot;Kini dg konser musikpun takut. Negara demokrasi macam apa? Rezim otoriter pasti tumbang,&quot; ujar Fadli lewat akun Twitternya @fadlizon.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;in&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Kini dg konser musikpun takut. Negara demokrasi macam apa? Rezim otoriter pasti tumbang. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/dqnEgmPqFz&quot;&amp;gt;https://t.co/dqnEgmPqFz&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Fadli Zon (@fadlizon) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/fadlizon/status/1104729068581339139?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;March 10, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
