<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Survei SMRC Pacu TKN Genjot Suara Jokowi-Ma'ruf hingga 70% </title><description>TKN tak ingin terbuai atau berpuas diri atas keunggulan ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028481/survei-smrc-pacu-tkn-genjot-suara-jokowi-ma-ruf-hingga-70</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028481/survei-smrc-pacu-tkn-genjot-suara-jokowi-ma-ruf-hingga-70"/><item><title> Survei SMRC Pacu TKN Genjot Suara Jokowi-Ma'ruf hingga 70% </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028481/survei-smrc-pacu-tkn-genjot-suara-jokowi-ma-ruf-hingga-70</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/11/605/2028481/survei-smrc-pacu-tkn-genjot-suara-jokowi-ma-ruf-hingga-70</guid><pubDate>Senin 11 Maret 2019 16:07 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/11/605/2028481/survei-smrc-pacu-tkn-genjot-suara-jokowi-ma-ruf-hingga-70-PZgZ22K8NJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir TKN Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/11/605/2028481/survei-smrc-pacu-tkn-genjot-suara-jokowi-ma-ruf-hingga-70-PZgZ22K8NJ.jpg</image><title>Jubir TKN Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tidak ingin terbuai dengan hasil sigi Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebutkan pasangan calon (paslon) 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul jauh atas paslon 02 Prabowo-Sandiaga.
Dalam hasil survei SMRC disebutkan bahwa elektabilitas Jokowi-Amin 54,9 persen, dan Prabowo-Sandi 32,1 persen. Selisihnya terpaut cukup jauh yakni sebesar 22,8 persen. Adapun yang responden yang belum menentukan pilihan sebesar 13 persen.&amp;nbsp;
&quot;Sisa waktu 40 hari lagi, di atas kertas kami Insya Allah akan menang. Hasil ini tentu semakin memperkuat hasil lembaga-lembaga survei sebelumnya yang menempatkan kami unggul dengan selisih di atas 20%,&quot; kata Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Senin (11/3/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Cara Relawan Jokowi-Maruf Amin Keruk Suara Milenial)
Namun, TKN tak ingin terbuai atau berpuas diri atas keunggulan ini. Sebaliknya, mereka akan terus menggenjot perolehan suara sebagaimana target kemenangan sebesar 70 persen.

&quot;Kami harus terus mengkampanyekan program-program yang lebih menyentuh rakyat, terutama Pragram Kartu Sembako Murah, Kartu KIP Pintar, Kartu Pra Kerja serta program yang lebih menitikberatkan pada Sumber Daya Manusia (SDM),&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Di samping itu, politikus Golkar ini juga mengatakan TKN 01 harus terus bekerja keras menangkal berbagai kampanye hitam, hoaks dan fitnah yang ditujukan kepada Jokowi-Ma'ruf.

&quot;Isu identitas masih kuat ditujukan kepada pasangan kami. Kasus Ibu-ibu di Karawang, Sulsel dan gambar kondom, salah satu bentuk kampanye hitam yang terus ditujukan kepada kami. Jika tidak kami lawan kampanye itu, akan menggerus suara kami,&quot; ujar Ace.

Diwartakan sebelumnya, elektabilitas capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin kembali menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan hasil lembaga survei SMRC, tingkat kepercayaan publik terhadap pasangan calon nomor urut 01 itu 54,9 persen.

&quot;Saat survei akhir Januari 2019, elektabilitas Prabowo-Sandi hanya sebesar 32,1 persen,&quot; kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani saat memaparkan hasil surveinya di Kantor SMRC, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu 10 Maret 2019.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ma'ruf Amin: Jika Umat NU Tak Dukung Saya, Innalillahi)&amp;nbsp;
Dalam survei itu, terdapat 13 persen responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters. Deni menilai, paslon nomor urut 02 akan sulit menyalip elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

Survei SMRC dilakukan secara nasional pada 24 -31 Januari 2019 dengan metode multistage random sampling yang melibatkan sebanyak 1.426 responden. Margin of error 2,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tidak ingin terbuai dengan hasil sigi Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menyebutkan pasangan calon (paslon) 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul jauh atas paslon 02 Prabowo-Sandiaga.
Dalam hasil survei SMRC disebutkan bahwa elektabilitas Jokowi-Amin 54,9 persen, dan Prabowo-Sandi 32,1 persen. Selisihnya terpaut cukup jauh yakni sebesar 22,8 persen. Adapun yang responden yang belum menentukan pilihan sebesar 13 persen.&amp;nbsp;
&quot;Sisa waktu 40 hari lagi, di atas kertas kami Insya Allah akan menang. Hasil ini tentu semakin memperkuat hasil lembaga-lembaga survei sebelumnya yang menempatkan kami unggul dengan selisih di atas 20%,&quot; kata Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Senin (11/3/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Cara Relawan Jokowi-Maruf Amin Keruk Suara Milenial)
Namun, TKN tak ingin terbuai atau berpuas diri atas keunggulan ini. Sebaliknya, mereka akan terus menggenjot perolehan suara sebagaimana target kemenangan sebesar 70 persen.

&quot;Kami harus terus mengkampanyekan program-program yang lebih menyentuh rakyat, terutama Pragram Kartu Sembako Murah, Kartu KIP Pintar, Kartu Pra Kerja serta program yang lebih menitikberatkan pada Sumber Daya Manusia (SDM),&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Di samping itu, politikus Golkar ini juga mengatakan TKN 01 harus terus bekerja keras menangkal berbagai kampanye hitam, hoaks dan fitnah yang ditujukan kepada Jokowi-Ma'ruf.

&quot;Isu identitas masih kuat ditujukan kepada pasangan kami. Kasus Ibu-ibu di Karawang, Sulsel dan gambar kondom, salah satu bentuk kampanye hitam yang terus ditujukan kepada kami. Jika tidak kami lawan kampanye itu, akan menggerus suara kami,&quot; ujar Ace.

Diwartakan sebelumnya, elektabilitas capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin kembali menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan hasil lembaga survei SMRC, tingkat kepercayaan publik terhadap pasangan calon nomor urut 01 itu 54,9 persen.

&quot;Saat survei akhir Januari 2019, elektabilitas Prabowo-Sandi hanya sebesar 32,1 persen,&quot; kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani saat memaparkan hasil surveinya di Kantor SMRC, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu 10 Maret 2019.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ma'ruf Amin: Jika Umat NU Tak Dukung Saya, Innalillahi)&amp;nbsp;
Dalam survei itu, terdapat 13 persen responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters. Deni menilai, paslon nomor urut 02 akan sulit menyalip elektabilitas Jokowi-Ma'ruf.

Survei SMRC dilakukan secara nasional pada 24 -31 Januari 2019 dengan metode multistage random sampling yang melibatkan sebanyak 1.426 responden. Margin of error 2,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
