<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Program KIP Kuliah Jokowi Jurus Setop Pernikahan Anak</title><description>Bahaya stunting akibat pernikahan anak masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang kerap terjadi di Tanah Air, seperti di Jember.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/606/2028622/program-kip-kuliah-jokowi-jurus-setop-pernikahan-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/11/606/2028622/program-kip-kuliah-jokowi-jurus-setop-pernikahan-anak"/><item><title>Program KIP Kuliah Jokowi Jurus Setop Pernikahan Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/11/606/2028622/program-kip-kuliah-jokowi-jurus-setop-pernikahan-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/11/606/2028622/program-kip-kuliah-jokowi-jurus-setop-pernikahan-anak</guid><pubDate>Senin 11 Maret 2019 20:02 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/11/606/2028622/program-kip-kuliah-jokowi-jurus-setop-pernikahan-anak-jHLntssGPf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Caleg NasDem Lathifa M. Al Anshori (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/11/606/2028622/program-kip-kuliah-jokowi-jurus-setop-pernikahan-anak-jHLntssGPf.jpg</image><title>Caleg NasDem Lathifa M. Al Anshori (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Bahaya stunting akibat pernikahan anak masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang kerap terjadi di Tanah Air, seperti di Jember, Jawa Timur. Hal itu yang menggerakkan Caleg NasDem Lathifa M. Al Anshori menuntaskan masalah tersebut.

Dalam kampanyenya di Kecamatan Bangsalsari, Jember, Caleg DPR RI nomor urut dua ini menjabarkan mega trend Indonesia di masa depan, di mana Indonesia akan menjadi negara terbesar ke empat di dunia pada 2045. Ia pun mengajak masyarakat di dapilnya untuk tidak ketinggalan.

&amp;ldquo;Jika generasi yang lahir sekarang sehat dan prima, tidak kena stunting, maka ketika Indonesia menjadi negara maju, generasi kita adalah generasi yang premium dan tidak ketinggalan zaman,&amp;rdquo; ujar Lathifa kepada konstituennya yang mayoritas perempuan, Senin (11/3/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ibu-Ibu Senam Sore Meriahkan Bazar Murah Perindo di Blora)&amp;nbsp;

Pada kesempatan yang sama, Lathifa mengkampanyekan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang menjadi program unggulan Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendapatkan respons positif masyarakat. Bahkan, seorang Ibu menjadi antusias dengan kehadiran KIP Kuliah ini dan mengakui pernah melakukan pernikahan anak.

&amp;ldquo;Saya suruh anak saya ini menikah umur 15 tahun karena saya tidak kuat untuk bayarin anak saya kuliah. Daripada biaya mahal. Tapi kalau ada KIP Kuliah ini, Bu, saya bisa kuliahin anak saya,&amp;rdquo; ujar seorang ibu.

Jumlah pernikahan anak di Jember kerap meningkat setiap tahunnya. Dari data Pengadilan Agama Jember, ada 168 kasus permohonan dispensasi pernikahan di bawah umur pada tahun 2018. Angka ini naik dari 111 permohonan di 2017.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Perindo Paling Potensial Tembus Ambang Batas, Rofiq: Kami Maksimalkan Program Kerja)&amp;nbsp;
Gayung bersambut, Lathifa berharap program Jokowi- KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin yang didukung Partai NasDem ini dapat menyelamatkan generasi-generasi muda Jember dari pernikahan anak.</description><content:encoded>JAKARTA - Bahaya stunting akibat pernikahan anak masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang kerap terjadi di Tanah Air, seperti di Jember, Jawa Timur. Hal itu yang menggerakkan Caleg NasDem Lathifa M. Al Anshori menuntaskan masalah tersebut.

Dalam kampanyenya di Kecamatan Bangsalsari, Jember, Caleg DPR RI nomor urut dua ini menjabarkan mega trend Indonesia di masa depan, di mana Indonesia akan menjadi negara terbesar ke empat di dunia pada 2045. Ia pun mengajak masyarakat di dapilnya untuk tidak ketinggalan.

&amp;ldquo;Jika generasi yang lahir sekarang sehat dan prima, tidak kena stunting, maka ketika Indonesia menjadi negara maju, generasi kita adalah generasi yang premium dan tidak ketinggalan zaman,&amp;rdquo; ujar Lathifa kepada konstituennya yang mayoritas perempuan, Senin (11/3/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Ibu-Ibu Senam Sore Meriahkan Bazar Murah Perindo di Blora)&amp;nbsp;

Pada kesempatan yang sama, Lathifa mengkampanyekan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang menjadi program unggulan Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendapatkan respons positif masyarakat. Bahkan, seorang Ibu menjadi antusias dengan kehadiran KIP Kuliah ini dan mengakui pernah melakukan pernikahan anak.

&amp;ldquo;Saya suruh anak saya ini menikah umur 15 tahun karena saya tidak kuat untuk bayarin anak saya kuliah. Daripada biaya mahal. Tapi kalau ada KIP Kuliah ini, Bu, saya bisa kuliahin anak saya,&amp;rdquo; ujar seorang ibu.

Jumlah pernikahan anak di Jember kerap meningkat setiap tahunnya. Dari data Pengadilan Agama Jember, ada 168 kasus permohonan dispensasi pernikahan di bawah umur pada tahun 2018. Angka ini naik dari 111 permohonan di 2017.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Perindo Paling Potensial Tembus Ambang Batas, Rofiq: Kami Maksimalkan Program Kerja)&amp;nbsp;
Gayung bersambut, Lathifa berharap program Jokowi- KH Ma&amp;rsquo;ruf Amin yang didukung Partai NasDem ini dapat menyelamatkan generasi-generasi muda Jember dari pernikahan anak.</content:encoded></item></channel></rss>
