<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Umumkan Penarikan Seluruh Staf Diplomatiknya dari Venezuela</title><description>Departemen Luar Negeri AS menyebut keberadaan staf diplomatiknya di kedutaan adalah sebuah kendala bagi kebijakan AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/12/18/2028818/as-umumkan-penarikan-seluruh-staf-diplomatiknya-dari-venezuela</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/12/18/2028818/as-umumkan-penarikan-seluruh-staf-diplomatiknya-dari-venezuela"/><item><title>AS Umumkan Penarikan Seluruh Staf Diplomatiknya dari Venezuela</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/12/18/2028818/as-umumkan-penarikan-seluruh-staf-diplomatiknya-dari-venezuela</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/12/18/2028818/as-umumkan-penarikan-seluruh-staf-diplomatiknya-dari-venezuela</guid><pubDate>Selasa 12 Maret 2019 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/12/18/2028818/as-umumkan-penarikan-seluruh-staf-diplomatiknya-dari-venezuela-cP97SlkWfs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kedutaan Besar AS di Caracas, Venezuela. (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/12/18/2028818/as-umumkan-penarikan-seluruh-staf-diplomatiknya-dari-venezuela-cP97SlkWfs.jpg</image><title>Kedutaan Besar AS di Caracas, Venezuela. (Foto: Facebook)</title></images><description>WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan segera menarik semua personel diplomatiknya yang masih berada di Venezuela karena situasi yang bertambah buruk. Departemen Luar Negeri menyebut keberadaan para staf diplomatiknya di kedutaan sebagai sebuah kendala bagi kebijakan Washington.
Diwartakan RT, Selasa (12/3/2019), keputusan untuk menarik staf diplomatik yang tersisa itu diumumkan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada Senin. Sebagian besar staf diplomatik AS yang bertugas di Caracas telah ditarik pulang pada Januari menyusul pernyataan dukungan AS terhadap pemimpin oposisi, Juan Guaido.
BACA JUGA: Setengah Wilayah Venezuela Mati Lampu, Presiden Maduro Tuding Ada Sabotase
Pada Senin, Maduro mengatakan bahwa otoritas Venezuela telah menangkap dua penyabot atas tuduhan merusak sistem komunikasi di bendungan Guri, yang menyuplai sebagian besar listrik di negara itu. Dia menyalahkan AS atas sabotase tersebut dan menyebutnya sebagai &quot;kudeta kriminal listrik&quot; yang merupakan sebuah &quot;pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.&quot;
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;The U.S. will withdraw all remaining personnel from &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/usembassyve?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;@usembassyve&amp;lt;/a&amp;gt; this week. This decision reflects the deteriorating situation in &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Venezuela?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#Venezuela&amp;lt;/a&amp;gt; as well as the conclusion that the presence of U.S. diplomatic staff at the embassy has become a constraint on U.S. policy.&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Secretary Pompeo (@SecPompeo) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/SecPompeo/status/1105314978393923586?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;March 12, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Washington mengatakan bahwa pemadaman listrik itu terjadi akibat &amp;ldquo;pengabaian selama bertahun-tahun&amp;rdquo; dan menyalahkan Pemerintahan Maduro yang dituding telah melakukan &amp;ldquo;kesalahan manajemen dan keserakahan&amp;rdquo;. Pompeo membantah tuduhan bahwa AS bertanggungjawab atas pemadaman listrik tersebut dan menekankan bahwa Washington &quot;hanya tertarik pada kesejahteraan rakyat Venezuela.&quot;
</description><content:encoded>WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan segera menarik semua personel diplomatiknya yang masih berada di Venezuela karena situasi yang bertambah buruk. Departemen Luar Negeri menyebut keberadaan para staf diplomatiknya di kedutaan sebagai sebuah kendala bagi kebijakan Washington.
Diwartakan RT, Selasa (12/3/2019), keputusan untuk menarik staf diplomatik yang tersisa itu diumumkan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada Senin. Sebagian besar staf diplomatik AS yang bertugas di Caracas telah ditarik pulang pada Januari menyusul pernyataan dukungan AS terhadap pemimpin oposisi, Juan Guaido.
BACA JUGA: Setengah Wilayah Venezuela Mati Lampu, Presiden Maduro Tuding Ada Sabotase
Pada Senin, Maduro mengatakan bahwa otoritas Venezuela telah menangkap dua penyabot atas tuduhan merusak sistem komunikasi di bendungan Guri, yang menyuplai sebagian besar listrik di negara itu. Dia menyalahkan AS atas sabotase tersebut dan menyebutnya sebagai &quot;kudeta kriminal listrik&quot; yang merupakan sebuah &quot;pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.&quot;
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;The U.S. will withdraw all remaining personnel from &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/usembassyve?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;@usembassyve&amp;lt;/a&amp;gt; this week. This decision reflects the deteriorating situation in &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Venezuela?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#Venezuela&amp;lt;/a&amp;gt; as well as the conclusion that the presence of U.S. diplomatic staff at the embassy has become a constraint on U.S. policy.&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Secretary Pompeo (@SecPompeo) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/SecPompeo/status/1105314978393923586?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;March 12, 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Washington mengatakan bahwa pemadaman listrik itu terjadi akibat &amp;ldquo;pengabaian selama bertahun-tahun&amp;rdquo; dan menyalahkan Pemerintahan Maduro yang dituding telah melakukan &amp;ldquo;kesalahan manajemen dan keserakahan&amp;rdquo;. Pompeo membantah tuduhan bahwa AS bertanggungjawab atas pemadaman listrik tersebut dan menekankan bahwa Washington &quot;hanya tertarik pada kesejahteraan rakyat Venezuela.&quot;
</content:encoded></item></channel></rss>
