<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketum PAN: Pemilu Bukan Perang Badar</title><description>Ketum PAN&amp;nbsp;Zulkifli Hasan, menyebut Pemilu bukanlah Perang Badar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/13/605/2029465/ketum-pan-pemilu-bukan-perang-badar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/13/605/2029465/ketum-pan-pemilu-bukan-perang-badar"/><item><title>Ketum PAN: Pemilu Bukan Perang Badar</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/13/605/2029465/ketum-pan-pemilu-bukan-perang-badar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/13/605/2029465/ketum-pan-pemilu-bukan-perang-badar</guid><pubDate>Rabu 13 Maret 2019 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/13/605/2029465/ketum-pan-pemilu-bukan-perang-perang-badar-hRlzT0Zug7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/13/605/2029465/ketum-pan-pemilu-bukan-perang-perang-badar-hRlzT0Zug7.jpg</image><title>Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (foto: Okezone)</title></images><description>SEMARANG - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, menyebut Pemilu bukanlah Perang Badar. Menurutnya, pemilu adalah pesta demokrasi untuk membangun bangsa sekaligus pemimpin.
&quot;Kami menolak bila Pemilu ini dikatakan sebagai perang total, seperti kata Pak Moeldoko. Maupun Perang Badar seperti kata Bu Neno (Neno Warisman),&quot; kata Zulkifli saat membuka forum Pikiran, Akal, dan Nalar di Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Rabu (13/3/2019).
(Baca Juga: Wasekjen MUI: Kami Rindu Pak Amien Rais yang Dulu)&amp;nbsp;

Dia mengatakan, Pemilu menjadi momentum untuk menentukan Indonesia ke arah yang lebih baik. Semua lapisan masyarakat yang telah memiliki hak pilih, dipersilakan untuk menentukan pilihan masing-masing karena telah dijamin konstitusi.
&quot;Yang merasa Indonesia sudah bagus, sudah damai, tanpa ada keributan, ekonominya bagus, rakyatnya senang, sejahtera, silakan lanjutkan,&quot; kata pria yang akrab disapa Zulhasan itu.
&quot;Tapi kalau merasa ekonominya turun, rakyat merasa kesulitan, hidupnya gaduh, hukum tidak adil, kepemimpinan yang kita rasakan tidak adil, tidak berpihak kepada seluruh rakyat Indonesia, maka ada harapan baru, 02, Prabowo-Sandi,&quot; ucap dia.
Dia pun berharap, Pemilu tetap berjalan sesuai asas yakni Luber dan Jurdil. &quot;Konstitusi jelas, Luber yakni langsung, umum, bebas, rahasia dan jurdil, jujur dan adil,&quot; tutur dia.
(Baca Juga: Sebut Jokowi Sumber Nestapa, TKN Tuding Amien Rais Sedang Putus Asa)</description><content:encoded>SEMARANG - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, menyebut Pemilu bukanlah Perang Badar. Menurutnya, pemilu adalah pesta demokrasi untuk membangun bangsa sekaligus pemimpin.
&quot;Kami menolak bila Pemilu ini dikatakan sebagai perang total, seperti kata Pak Moeldoko. Maupun Perang Badar seperti kata Bu Neno (Neno Warisman),&quot; kata Zulkifli saat membuka forum Pikiran, Akal, dan Nalar di Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Rabu (13/3/2019).
(Baca Juga: Wasekjen MUI: Kami Rindu Pak Amien Rais yang Dulu)&amp;nbsp;

Dia mengatakan, Pemilu menjadi momentum untuk menentukan Indonesia ke arah yang lebih baik. Semua lapisan masyarakat yang telah memiliki hak pilih, dipersilakan untuk menentukan pilihan masing-masing karena telah dijamin konstitusi.
&quot;Yang merasa Indonesia sudah bagus, sudah damai, tanpa ada keributan, ekonominya bagus, rakyatnya senang, sejahtera, silakan lanjutkan,&quot; kata pria yang akrab disapa Zulhasan itu.
&quot;Tapi kalau merasa ekonominya turun, rakyat merasa kesulitan, hidupnya gaduh, hukum tidak adil, kepemimpinan yang kita rasakan tidak adil, tidak berpihak kepada seluruh rakyat Indonesia, maka ada harapan baru, 02, Prabowo-Sandi,&quot; ucap dia.
Dia pun berharap, Pemilu tetap berjalan sesuai asas yakni Luber dan Jurdil. &quot;Konstitusi jelas, Luber yakni langsung, umum, bebas, rahasia dan jurdil, jujur dan adil,&quot; tutur dia.
(Baca Juga: Sebut Jokowi Sumber Nestapa, TKN Tuding Amien Rais Sedang Putus Asa)</content:encoded></item></channel></rss>
