<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Umat Islam Diminta Tak Takut ke Masjid Pasca-Tragedi Penembakan di Selandia Baru</title><description>Umat Islam diminta tak takut ke masjid pasca-penembakan brutal di Selandia Baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/16/18/2030707/umat-islam-diminta-tak-takut-ke-masjid-pasca-tragedi-penembakan-di-selandia-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/16/18/2030707/umat-islam-diminta-tak-takut-ke-masjid-pasca-tragedi-penembakan-di-selandia-baru"/><item><title>Umat Islam Diminta Tak Takut ke Masjid Pasca-Tragedi Penembakan di Selandia Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/16/18/2030707/umat-islam-diminta-tak-takut-ke-masjid-pasca-tragedi-penembakan-di-selandia-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/16/18/2030707/umat-islam-diminta-tak-takut-ke-masjid-pasca-tragedi-penembakan-di-selandia-baru</guid><pubDate>Sabtu 16 Maret 2019 00:02 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/15/18/2030707/umat-islam-diminta-tak-takut-ke-masjid-pasca-tragedi-penembakan-di-selandia-baru-gc291dBwGn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Achmad F/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/15/18/2030707/umat-islam-diminta-tak-takut-ke-masjid-pasca-tragedi-penembakan-di-selandia-baru-gc291dBwGn.jpg</image><title>(Foto: Achmad F/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengutuk aksi penembakan brutal di Mesjid An-Nur, Christchurch, Selandia Baru.
&quot;Sebagai bagian dari negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, MIUMI mengutuk pembantaian di Masjid An-Nur, Christchurch, Selandia Baru (New Zealand) yang dilakukan oleh para teroris biadab,&quot; kata Sekjen MIUMI, Ustad Bachtiar Nasir (UBN) di Hotel Balaiirung, Matraman, Jakarta Timur. Jumat (15/3/2019).
Menurut UBN, penyerangan yang menelan puluhan korban itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi antar umat beragama dan perdamaian dunia.
&quot;Untuk itu MIUMI menuntut kepada pemerintah New Zealand untuk mengusut dengan cepat dan tuntas serta menangkap dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku,&quot; kata dia.

MIUMI juga mendesak pemerintah Indonesia menuntut pemerintah Selandia Baru untuk memberikan jaminan keamanan secara sungguh-sungguh, terutama keamanan umat Islam di Selandia Baru dari tindakan biadab teroris.
(Baca juga: Seorang WNI Kritis Dalam Serangan Teror Dua Masjid di Selandia Baru)
&quot;MIUMI menyampaikan kepada dunia bahwa teror yang terjadi tidak akan menghentikan semangat umat Islam untuk mendatangi masjid dan animo orang Iain untuk memeluk agama Islam,&quot; ujarnya
Kemudian, UBN menghimbau umat Islam seluruh dunia untuk tetap melaksanakan salat berjamaah di masjid-masjid tanpa rasa takut sedikitpun dengan tetap waspada.
&quot;Peristiwa ini memberikan pesan kepada dunia bahwa keberadaan umat Islam yang berjumlah mayoritas selalu menjadi pengayom dan mengedepankan toleransi, tetapi sebaliknya jika posisinya minoritas selalu menjadi sasaran kezaliman,&quot; ucapnya.
Untuk itu. UBN juga mengimbau kepada masyarakat Indonesia dan dunia untuk tidak terpancing atas tindakan biadab yang dilakukan oleh para teroris internasional.
&quot;Mengimbau kepada umat Islam dunia untuk tidak melakukan tindakan balasan kepada umat lain yang tidak terlibat dan agar menyerahkan urusan ini kepada otoritas atau pihak yang berwenang,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengutuk aksi penembakan brutal di Mesjid An-Nur, Christchurch, Selandia Baru.
&quot;Sebagai bagian dari negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, MIUMI mengutuk pembantaian di Masjid An-Nur, Christchurch, Selandia Baru (New Zealand) yang dilakukan oleh para teroris biadab,&quot; kata Sekjen MIUMI, Ustad Bachtiar Nasir (UBN) di Hotel Balaiirung, Matraman, Jakarta Timur. Jumat (15/3/2019).
Menurut UBN, penyerangan yang menelan puluhan korban itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi antar umat beragama dan perdamaian dunia.
&quot;Untuk itu MIUMI menuntut kepada pemerintah New Zealand untuk mengusut dengan cepat dan tuntas serta menangkap dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku,&quot; kata dia.

MIUMI juga mendesak pemerintah Indonesia menuntut pemerintah Selandia Baru untuk memberikan jaminan keamanan secara sungguh-sungguh, terutama keamanan umat Islam di Selandia Baru dari tindakan biadab teroris.
(Baca juga: Seorang WNI Kritis Dalam Serangan Teror Dua Masjid di Selandia Baru)
&quot;MIUMI menyampaikan kepada dunia bahwa teror yang terjadi tidak akan menghentikan semangat umat Islam untuk mendatangi masjid dan animo orang Iain untuk memeluk agama Islam,&quot; ujarnya
Kemudian, UBN menghimbau umat Islam seluruh dunia untuk tetap melaksanakan salat berjamaah di masjid-masjid tanpa rasa takut sedikitpun dengan tetap waspada.
&quot;Peristiwa ini memberikan pesan kepada dunia bahwa keberadaan umat Islam yang berjumlah mayoritas selalu menjadi pengayom dan mengedepankan toleransi, tetapi sebaliknya jika posisinya minoritas selalu menjadi sasaran kezaliman,&quot; ucapnya.
Untuk itu. UBN juga mengimbau kepada masyarakat Indonesia dan dunia untuk tidak terpancing atas tindakan biadab yang dilakukan oleh para teroris internasional.
&quot;Mengimbau kepada umat Islam dunia untuk tidak melakukan tindakan balasan kepada umat lain yang tidak terlibat dan agar menyerahkan urusan ini kepada otoritas atau pihak yang berwenang,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
