<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cooking Class Perindo di Bekasi Menyasar Ibu-Ibu untuk Mandiri dan Produktif</title><description>Caleg Partai Perindo konsisten memberikan pelatihan memasak untuk ibu-ibu di Bekasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/18/606/2031357/cooking-class-perindo-di-bekasi-menyasar-ibu-ibu-untuk-mandiri-dan-produktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/18/606/2031357/cooking-class-perindo-di-bekasi-menyasar-ibu-ibu-untuk-mandiri-dan-produktif"/><item><title>Cooking Class Perindo di Bekasi Menyasar Ibu-Ibu untuk Mandiri dan Produktif</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/18/606/2031357/cooking-class-perindo-di-bekasi-menyasar-ibu-ibu-untuk-mandiri-dan-produktif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/18/606/2031357/cooking-class-perindo-di-bekasi-menyasar-ibu-ibu-untuk-mandiri-dan-produktif</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2019 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wijayakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/18/606/2031357/cooking-class-perindo-di-bekasi-menyasar-ibu-ibu-untuk-mandiri-dan-produktif-MMizhMhPXU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cooking class dari caleg Perindo di Bekasi. (Foto: Wijayakusuma/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/18/606/2031357/cooking-class-perindo-di-bekasi-menyasar-ibu-ibu-untuk-mandiri-dan-produktif-MMizhMhPXU.jpg</image><title>Cooking class dari caleg Perindo di Bekasi. (Foto: Wijayakusuma/Okezone)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Caleg Partai Perindo mengadakan pelatihan usaha rumahan dan cooking class kepada warga di Kampung Rawabugel, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelatihan yang menyasar kaum ibu ini merupakan salah satu program andalan Perindo dalam pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah caleg Perindo hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya adalah caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Bekasi-Depok) Henky Eko Sriyantono, caleg DPRD Provinsi Jabar Dapil VIII (Kota Bekasi-Depok) Dudung Prilaksono, dan caleg DPRD Kota Bekasi Dapil II (Bekasi Utara) Jepina Natalia.
Sedikitnya ada dua menu yang diajarkan kepada peserta pelatihan, yaitu fried chicken dan martabak manis. Kedua menu ini merupakan favorit masyarakat luas dan berpeluang besar untuk dijadikan usaha rumahan karena bisa dimulai dengan modal kecil.
&quot;Karena peluang usahanya cukup besar, jadi segmentasi pasarnya cukup luas ya, dari anak kecil, remaja sampai dewasa itu suka dengan dua menu masakan ini,&quot; kata Henky Eko Sriyantono di lokasi kegiatan, Minggu 17 Maret 2019.

Menurut dia, para peserta sangat antusias selama mengikuti pelatihan. Mereka ingin bisa menguasai ilmu pembuatan fried chicken dan martabak manis yang diajarkan secara cuma-cuma.
&quot;Karena memang ilmu ini kan cukup mahal. Kalau belajar sendiri pun seringkali tidak berhasil. Jadi, kami memberikan ilmu ini agar tercipta kemandirian ekonomi keluarga,&quot; ujar Wasekjen UMKM Perindo itu.
Meski tidak digunakan sebagai usaha, kata dia, para peserta bisa memanfaatkan ilmu tersebut untuk menghemat pengeluaran belanja dan mengurangi uang jajan anak.
&quot;Jadi yang biasanya anak-anaknya minta uang untuk membeli kedua menu ini, ibu-ibunya akhirnya bisa membuatkan sendiri di rumah dan tentunya lebih higienis,&quot; papar caleg nomor urut 1 itu.
Pria yang biasa disapa Cak Eko tersebut menyebutkan Perindo akan terus konsisten melakukan program pembelajaran dan pembinaan terhadap UMKM agar bisa bertumbuh dan naik kelas. Dengan demikian, membuka kesempatan lowongan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan.
&quot;Nah program ini juga akhirnya menjadi sinkron dengan penciptaan lapangan pekerjaan, apabila usahanya dijalankan dengan benar. Marketingnya juga kami lakukan edukasi, bagaimana memanfaatkan sosial media untuk bisa digunakan secara produktif untuk berjualan,&quot; tuturnya.

Sementara Dudung Prilaksono juga menegaskan akan terus fokus pada pengembangan sektor UMKM dengan memberikan pelatihan-pelatihan, terutama bagi kaum ibu agar bisa mandiri dan produktif.
&quot;Yang perlu kita kembangkan adalah bagaimana masyarakat ini berwirausaha. Jadi kita kembangkan UMKM ya, khususnya ibu-ibu sehingga mereka bisa mandiri dan produktif,&quot; tegasnya.
Kemauan masyarakat menjalani usaha tentunya terus dipacu dengan pembinaan yang berkesinambungan, mulai dari memulai usaha, mengelola, hingga memasarkan produk.
&quot;Ini penting supaya mereka bisa naik kelas. Tidak berhenti di satu titik saja, tapi bagaimana mengembangkan. Misalkan memiliki satu outlet, baik di rumah dan lainnya, bisa lebih banyak lagi. Jadi targetnya tidak satu tempat saja, tapi bagaimana berkembang. Itulah yang kita inginkan agar kondisi ekonomi secara makro jadi lebih baik,&quot; papar Dudung.
Berkaca dari blusukan yang dilakoninya selama ini, Dudung mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat saat ini tengah mengalami penurunan. Kondisi inilah yang akhirnya membuat Perindo intens memberikan pelatihan pemberdayaan agar masyarakat semakin mandiri dan produktif.
&quot;Dengan demikian diharapkan akan membuat perkembangan besar bagi sektor UMKM, sehingga Jawa Barat bisa menjaga barometer perekonomian Indonesia,&quot; imbuh caleg nomor urut 4 itu.</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Caleg Partai Perindo mengadakan pelatihan usaha rumahan dan cooking class kepada warga di Kampung Rawabugel, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelatihan yang menyasar kaum ibu ini merupakan salah satu program andalan Perindo dalam pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah caleg Perindo hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya adalah caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Bekasi-Depok) Henky Eko Sriyantono, caleg DPRD Provinsi Jabar Dapil VIII (Kota Bekasi-Depok) Dudung Prilaksono, dan caleg DPRD Kota Bekasi Dapil II (Bekasi Utara) Jepina Natalia.
Sedikitnya ada dua menu yang diajarkan kepada peserta pelatihan, yaitu fried chicken dan martabak manis. Kedua menu ini merupakan favorit masyarakat luas dan berpeluang besar untuk dijadikan usaha rumahan karena bisa dimulai dengan modal kecil.
&quot;Karena peluang usahanya cukup besar, jadi segmentasi pasarnya cukup luas ya, dari anak kecil, remaja sampai dewasa itu suka dengan dua menu masakan ini,&quot; kata Henky Eko Sriyantono di lokasi kegiatan, Minggu 17 Maret 2019.

Menurut dia, para peserta sangat antusias selama mengikuti pelatihan. Mereka ingin bisa menguasai ilmu pembuatan fried chicken dan martabak manis yang diajarkan secara cuma-cuma.
&quot;Karena memang ilmu ini kan cukup mahal. Kalau belajar sendiri pun seringkali tidak berhasil. Jadi, kami memberikan ilmu ini agar tercipta kemandirian ekonomi keluarga,&quot; ujar Wasekjen UMKM Perindo itu.
Meski tidak digunakan sebagai usaha, kata dia, para peserta bisa memanfaatkan ilmu tersebut untuk menghemat pengeluaran belanja dan mengurangi uang jajan anak.
&quot;Jadi yang biasanya anak-anaknya minta uang untuk membeli kedua menu ini, ibu-ibunya akhirnya bisa membuatkan sendiri di rumah dan tentunya lebih higienis,&quot; papar caleg nomor urut 1 itu.
Pria yang biasa disapa Cak Eko tersebut menyebutkan Perindo akan terus konsisten melakukan program pembelajaran dan pembinaan terhadap UMKM agar bisa bertumbuh dan naik kelas. Dengan demikian, membuka kesempatan lowongan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan.
&quot;Nah program ini juga akhirnya menjadi sinkron dengan penciptaan lapangan pekerjaan, apabila usahanya dijalankan dengan benar. Marketingnya juga kami lakukan edukasi, bagaimana memanfaatkan sosial media untuk bisa digunakan secara produktif untuk berjualan,&quot; tuturnya.

Sementara Dudung Prilaksono juga menegaskan akan terus fokus pada pengembangan sektor UMKM dengan memberikan pelatihan-pelatihan, terutama bagi kaum ibu agar bisa mandiri dan produktif.
&quot;Yang perlu kita kembangkan adalah bagaimana masyarakat ini berwirausaha. Jadi kita kembangkan UMKM ya, khususnya ibu-ibu sehingga mereka bisa mandiri dan produktif,&quot; tegasnya.
Kemauan masyarakat menjalani usaha tentunya terus dipacu dengan pembinaan yang berkesinambungan, mulai dari memulai usaha, mengelola, hingga memasarkan produk.
&quot;Ini penting supaya mereka bisa naik kelas. Tidak berhenti di satu titik saja, tapi bagaimana mengembangkan. Misalkan memiliki satu outlet, baik di rumah dan lainnya, bisa lebih banyak lagi. Jadi targetnya tidak satu tempat saja, tapi bagaimana berkembang. Itulah yang kita inginkan agar kondisi ekonomi secara makro jadi lebih baik,&quot; papar Dudung.
Berkaca dari blusukan yang dilakoninya selama ini, Dudung mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat saat ini tengah mengalami penurunan. Kondisi inilah yang akhirnya membuat Perindo intens memberikan pelatihan pemberdayaan agar masyarakat semakin mandiri dan produktif.
&quot;Dengan demikian diharapkan akan membuat perkembangan besar bagi sektor UMKM, sehingga Jawa Barat bisa menjaga barometer perekonomian Indonesia,&quot; imbuh caleg nomor urut 4 itu.</content:encoded></item></channel></rss>
