<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 10 Kali Gempa</title><description>Selain erupsi, Gunung Anak Krakatau mengalami 10 kali gempa kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/19/337/2031981/gunung-anak-krakatau-digoyang-10-kali-gempa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/19/337/2031981/gunung-anak-krakatau-digoyang-10-kali-gempa"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 10 Kali Gempa</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/19/337/2031981/gunung-anak-krakatau-digoyang-10-kali-gempa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/19/337/2031981/gunung-anak-krakatau-digoyang-10-kali-gempa</guid><pubDate>Selasa 19 Maret 2019 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/19/337/2031981/gunung-anak-krakatau-digoyang-10-kali-gempa-QPCmHSdLmP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau (Foto Dispar Banten)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/19/337/2031981/gunung-anak-krakatau-digoyang-10-kali-gempa-QPCmHSdLmP.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau (Foto Dispar Banten)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi kemarin. Gunung api di Selat Sunda, Lampung itu juga dilanda 10 kali gempa sepanjang Senin 18 Maret 2019. Statusnya masih siaga atau level III, belum naik ke awas.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, dari kemarin hingga pagi tadi, secara visual Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga tertutup Kabut, teramati asap kawah utama putih dengan intensitas tipis hingga tebal setinggi 500 meter dari puncak.
&amp;ldquo;Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Selasa (19/3/2019).
Berdasarkan rekaman seismograf, gunung api setinggi 156,9 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami 10 kali gempa kemarin. Masing-masing enam kali gempa letusan, tiga kali gempa embusan dan sekali gempa dengan frekuanesi lemah (Low frequency)
&amp;ldquo;Tremor menerus dengan amplitudo 1-16 mm, dominan 2 mm,&amp;rdquo; sebut PVMBG.
Karena aktivitas vulkanologi masih menggeliat, masyarakat atau wisatawan dilarang mendekati dalam radius 5 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.
Anak Krakatau kemarin pagi sempat erupsi dengan menyemburkan kolom abu dengan ketinggian hingga 500 meter.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi kemarin. Gunung api di Selat Sunda, Lampung itu juga dilanda 10 kali gempa sepanjang Senin 18 Maret 2019. Statusnya masih siaga atau level III, belum naik ke awas.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, dari kemarin hingga pagi tadi, secara visual Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga tertutup Kabut, teramati asap kawah utama putih dengan intensitas tipis hingga tebal setinggi 500 meter dari puncak.
&amp;ldquo;Angin bertiup lemah ke arah utara dan barat,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Selasa (19/3/2019).
Berdasarkan rekaman seismograf, gunung api setinggi 156,9 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami 10 kali gempa kemarin. Masing-masing enam kali gempa letusan, tiga kali gempa embusan dan sekali gempa dengan frekuanesi lemah (Low frequency)
&amp;ldquo;Tremor menerus dengan amplitudo 1-16 mm, dominan 2 mm,&amp;rdquo; sebut PVMBG.
Karena aktivitas vulkanologi masih menggeliat, masyarakat atau wisatawan dilarang mendekati dalam radius 5 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.
Anak Krakatau kemarin pagi sempat erupsi dengan menyemburkan kolom abu dengan ketinggian hingga 500 meter.
</content:encoded></item></channel></rss>
